LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Diriku yang Berharga: Menerima dan Mencintai Diri Sendiri
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Diriku yang Berharga: Menerima dan Mencintai Diri Sendiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Diriku yang Berharga: Menerima dan Mencintai Diri Sendiri
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1
Bab 1 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Diriku yang Berharga: Menerima dan Mencintai Diri Sendiri INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Mengenal Diriku yang BerhargaEstimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Siapa namamu? Tuliskan namamu di dalam kotak bintang di bawah ini! 2. Lihat gambar tubuh di bawah ini. Tarik garis dari nama pancaindra ke gambar bagian tubuh yang tepat! (Mata — Telinga — Hidung — Lidah — Kulit) Ruang gambar 3. Pancaindramu berguna untukmu setiap hari. Isi tabel di bawah ini! Tulis kegunaan setiap pancaindra dan satu contoh kegiatannya. Ruang tabel jawaban Soal 1: kotak bintang kosong untuk menulis nama. Soal 2: gambar tubuh anak dengan 5 panah berlabel, murid menarik garis penghubung. Soal 3: tabel 3 kolom (Pancaindra | Kegunaannya | Contoh Kegiatanku), 5 baris untuk diisi. Kegiatan 2: Bermain Peran: Aku Menerima DirikuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bagaimana perasaan Aiko pada awalnya? Lingkari gambar ekspresi wajah yang paling tepat! 😢 😠 😊 😐 Ruang gambar 2. Apa yang dikatakan Dino untuk membantu Aiko menerima dirinya? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri! 3. Sekarang giliranmu! Sebutkan satu hal dari dirimu yang kamu sukai. Tuliskan dan gambarkan di kotak di bawah ini! Ruang gambar 4. Diskusi bersama temanmu: Mengapa Buddha mengajarkan kita untuk menyayangi diri sendiri? Tuliskan satu jawaban dari hasil diskusimu! Soal 1: empat gambar ekspresi wajah emoji untuk dilingkari. Soal 2: kotak uraian bergaris 3 baris. Soal 3: kotak gambar kosong (5x5 cm) di sebelah kotak tulisan 2 baris. Soal 4: kotak diskusi bergaris 2 baris dengan ikon bicara/balon kata. Kegiatan 3: Aku Merawat Diriku — Wujud Rasa SyukurkuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lihat gambar-gambar di bawah ini. Beri tanda centang (✓) pada gambar cara merawat diri yang sudah pernah kamu lakukan! (Gambar: mencuci tangan, menggosok gigi, mandi, makan sayur, tidur cukup, olahraga) Ruang gambar 2. Dari gambar di atas, pilih SATU cara merawat diri yang akan kamu lakukan hari ini. Tulis atau gambarkan pilihanmu di dalam kotak hati di bawah ini! Ruang gambar 3. Lengkapi kalimat ini: Aku merawat diriku dengan _____________ karena tubuhku adalah anugerah yang _____________. 4. Ceritakan kepada teman sebangkumu: caramu merawat diri yang kamu pilih, dan kapan kamu akan melakukannya. Setelah bercerita, minta temanmu memberi bintang untukmu di kotak di bawah ini! ⭐⭐⭐ Soal 1: enam ilustrasi kecil bergambar cara merawat diri, masing-masing dengan kotak centang. Soal 2: kotak berbentuk hati besar untuk menulis atau menggambar. Soal 3: kalimat rumpang bergaris untuk diisi. Soal 4: kotak apresiasi teman berisi tiga gambar bintang kosong untuk diwarnai/dicentang oleh teman. REFLEKSI1. Hari ini aku belajar bahwa diriku adalah manusia yang berharga. Satu hal yang membuatku bersyukur karena punya tubuh adalah... 2. Ketika aku bermain peran tadi, bagaimana perasaanku saat membantu teman menerima dirinya sendiri? 3. Mulai besok, satu cara merawat diri yang akan selalu aku ingat untuk dilakukan adalah... |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.