LKPD Matematika Kelas 2: Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 2: Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100
Matematika - Kelas 2
Bab 7 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 2 (Fase A) Topik: Mengenal Konsep Lebih dari dan Kurang dari pada Bilangan sampai dengan 100 INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Siapa yang Lebih Banyak? Ayo Kita Selidiki!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Rafi mempunyai 47 butir kelereng. Siti mempunyai 74 butir kelereng. Lengkapi tabel nilai tempat berikut:
Siapa yang mempunyai kelereng lebih banyak? 2. Dinda mempunyai 63 buah permen. Budi mempunyai 68 buah permen. Lengkapi tabel nilai tempat berikut:
Mengapa kita perlu melihat angka satuan untuk menjawab siapa yang lebih banyak? 3. Dari dua soal di atas, kapan kita cukup melihat angka puluhan saja untuk tahu bilangan mana yang lebih besar? Tuliskan jawabanmu dengan kata-katamu sendiri. Tulis jawaban tabel di kotak 3 kolom (Nama, Puluhan, Satuan). Tulis jawaban uraian di baris kosong di bawah setiap pertanyaan, minimal 1–2 kalimat. Kegiatan 2: Pasang Simbolnya — Mana yang Lebih dari dan Kurang dari?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pasang simbol > atau < yang tepat di antara dua bilangan berikut. Lalu bacakan kalimatnya!
2. Lengkapi kalimat berikut dengan bilangan yang tepat sehingga kalimatnya benar!
3. Gambarkan 'mulut buaya' di antara dua bilangan ini, lalu tulis simbolnya! [ 83 ] ___ [ 38 ] Gambar mulut buayamu di sini: ________________ Ruang gambar 4. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Apakah simbol > dan < bisa saling dibalik? Contoh: apakah '57 > 42' sama artinya dengan '42 < 57'? Jelaskan pendapatmu! Tulis simbol langsung di antara pasangan bilangan yang tercetak. Untuk soal gambar, gunakan kotak gambar yang tersedia di lembar LKPD. Untuk diskusi, tuliskan hasil diskusi dalam 2–3 kalimat. Kegiatan 3: Detektif Bilangan — Ayo Selesaikan Tantangannya!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ibu membeli 76 butir telur ayam dan 67 butir telur bebek. Tuliskan kalimat matematika yang menunjukkan perbandingan kedua bilangan itu menggunakan simbol > atau <. Lalu jelaskan bagaimana kamu mengetahuinya. 2. Lihat tabel ini! Pasang simbol > atau < yang tepat, lalu centang (✓) bilangan yang lebih besar di setiap baris.
3. Tantangan Detektif! Aku adalah sebuah bilangan antara 50 dan 60. Aku lebih besar dari 55, tetapi lebih kecil dari 59. Siapakah aku? Tuliskan semua kemungkinan bilangan yang sesuai, lalu lingkari jawabanmu! 4. Ceritakan kepada temanmu: dalam kehidupan sehari-hari, di mana kamu pernah membandingkan dua bilangan? Tuliskan satu contoh nyata dari pengalamanmu, lalu buatkan kalimat matematikanya dengan simbol > atau <. Soal uraian: tulis jawaban di baris-baris kosong yang tersedia, minimal 2 kalimat. Soal tabel: isi langsung kolom Simbol dan Centang. Soal diskusi: tulis hasil diskusi atau ceritamu dalam 3–4 kalimat beserta kalimat matematikanya. REFLEKSI1. Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini? Mengapa? 2. Sebutkan satu hal yang kamu pelajari hari ini tentang membandingkan bilangan. Bagaimana cara kamu mengingatnya? 3. Di mana kamu bisa menggunakan simbol > dan < dalam kehidupan sehari-harimu? Berikan satu contoh nyata! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.