LKPDPertemuan 3Bab 6Fase ASemester 2

LKPD Matematika Kelas 2: Membandingkan Berat Beberapa Benda Menggunakan Satuan Tidak Baku

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Membandingkan Berat Beberapa Benda Menggunakan Satuan Tidak Baku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Membandingkan Berat Beberapa Benda Menggunakan Satuan Tidak Baku

Matematika - Kelas 2

Bab 6 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membandingkan Berat Beberapa Benda Menggunakan Satuan Tidak Baku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembandingkan Berat Beberapa Benda Menggunakan Satuan Tidak Baku
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membandingkan berat dua benda atau lebih berdasarkan hasil pengukuran dengan satuan tidak baku, dan menyimpulkan benda yang paling berat dan paling ringan.
  2. Murid dapat melengkapi kalimat perbandingan berat (lebih berat, lebih ringan, sama berat, paling berat, paling ringan) berdasarkan data hasil pengukuran satuan tidak baku.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan seksama sebelum mengerjakan.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk setiap kegiatan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan bersama teman kelompokmu.
  • Tanyakan pada guru jika ada yang belum jelas.
  • Tuliskan semua jawabanmu dengan rapi di ruang yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengamati dan Membandingkan!

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar timbangan jungkat-jungkit pada setiap soal.
  2. Perhatikan benda mana yang lebih turun (lebih berat) dan mana yang lebih naik (lebih ringan).
  3. Lengkapi kalimat dengan kata yang tepat: 'lebih berat', 'lebih ringan', atau 'sama berat'.
  4. Jawab semua pertanyaan dengan teliti.

Pertanyaan:

1. Perhatikan gambar timbangan ini:
[Gambar: Timbangan jungkat-jungkit dengan apel di kiri (turun) dan jeruk di kanan (naik)]
Apel ________ dari jeruk.

2. Perhatikan gambar timbangan ini:
[Gambar: Timbangan jungkat-jungkit dengan semangka di kiri (turun) dan apel di kanan (naik)]
Semangka ________ dari apel.

3. Perhatikan gambar timbangan ini:
[Gambar: Timbangan jungkat-jungkit dengan dua jeruk di kedua sisi (seimbang)]
Jeruk dan jeruk ________.

4. Lihat ketiga buah ini:
[Gambar: Semangka = 8 kelereng, Apel = 3 kelereng, Jeruk = 2 kelereng]
Buah yang paling berat adalah ________.
Buah yang paling ringan adalah ________.

5. Mengapa kamu bisa mengetahui benda mana yang lebih berat? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

Tulis jawabanmu pada garis yang tersedia di bawah setiap pertanyaan. Untuk nomor 5, gunakan 2-3 kalimat.

Kegiatan 2: Ayo Mengukur Berat Benda!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Timbangan jungkat-jungkit atau gantungan baju
  • 3 benda: kotak pensil, buku, gunting
  • Kelereng (minimal 20 butir)
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4 orang.
  2. Siapkan 3 benda yang akan ditimbang (kotak pensil, buku, dan gunting).
  3. Siapkan satuan tidak baku: kelereng (minimal 20 butir).
  4. Letakkan benda pertama di satu sisi timbangan jungkat-jungkit atau gantungan baju.
  5. Tambahkan kelereng satu per satu di sisi lain sampai timbangan seimbang.
  6. Hitung jumlah kelereng yang digunakan. Itu adalah berat benda tersebut.
  7. Ulangi untuk benda kedua dan ketiga.
  8. Catat hasil pengukuranmu di tabel.
  9. Bandingkan hasil pengukuran dan jawab pertanyaan.

Pertanyaan:

1. Isi tabel hasil pengukuranmu!

Ruang tabel jawaban

2. Benda apa yang paling berat? Berapa beratnya?

3. Benda apa yang paling ringan? Berapa beratnya?

4. Lengkapi kalimat ini:
Kotak pensil ________ dari gunting.
Buku ________ dari kotak pensil.

5. Apakah hasil pengukuran kelompokmu sama dengan kelompok lain? Mengapa bisa berbeda?

Tabel dengan 3 kolom: Nama Benda | Satuan Ukur | Hasil Pengukuran (berisi 3 baris untuk kotak pensil, buku, dan gunting). Untuk pertanyaan lainnya, tulis pada garis yang disediakan.

Kegiatan 3: Ayo Mengurutkan dan Menyimpulkan!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Pensil warna atau krayon (opsional untuk mewarnai gambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca data hasil pengukuran berat sayuran berikut dengan teliti.
  2. Perhatikan berapa berat setiap sayuran dalam satuan balok mainan.
  3. Urutkan sayuran dari yang paling ringan sampai paling berat.
  4. Lengkapi kalimat perbandingan berat dengan kata yang tepat.
  5. Gambarlah timbangan sederhana untuk menunjukkan perbandingan dua sayuran.

Pertanyaan:

1. Perhatikan data ini:

  • Wortel = 3 balok mainan
  • Kol = 8 balok mainan
  • Tomat = 2 balok mainan
  • Labu = 10 balok mainan

Urutkan sayuran dari yang paling ringan ke paling berat!

2. Lengkapi kalimat berikut:

  1. Wortel ________ dari kol.
    1. Tomat ________ dari labu.
    2. Kol dan wortel ________.
    3. Sayuran yang paling berat adalah ________.
    4. Sayuran yang paling ringan adalah ________.

3. Gambarlah timbangan jungkat-jungkit yang menunjukkan perbandingan berat kol dan wortel! Beri label pada gambarmu.

Ruang gambar

4. Jika kamu ingin membeli sayuran yang paling ringan untuk salad, sayuran apa yang akan kamu pilih? Mengapa?

Tulis urutan sayuran dalam bentuk daftar bertanda panah (→). Lengkapi kalimat pada garis yang disediakan. Untuk gambar, gunakan kotak gambar ukuran 10x10 cm. Untuk pertanyaan terakhir, tulis 2-3 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa yang kamu pelajari hari ini tentang berat benda?

2. Kapan kamu bisa menggunakan pengetahuan tentang membandingkan berat dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya!

3. Bagaimana perasaanmu saat melakukan percobaan menimbang benda? Apa yang paling menyenangkan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.