LKPDPertemuan 2Bab 6Fase ASemester 2

LKPD Matematika Kelas 2: Mengukur Berat Benda dengan Satuan Tidak Baku

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Mengukur Berat Benda dengan Satuan Tidak Baku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Mengukur Berat Benda dengan Satuan Tidak Baku

Matematika - Kelas 2

Bab 6 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengukur Berat Benda dengan Satuan Tidak Baku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengukur Berat Benda dengan Satuan Tidak Baku
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengukur berat benda menggunakan satuan tidak baku (kelereng, balok mainan, bola tenis) dan menuliskan hasil pengukurannya dalam tabel.
  2. Murid dapat mengestimasi berat benda sebelum mengukur, lalu membandingkan hasil estimasi dengan hasil pengukuran menggunakan satuan tidak baku.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan.
  • Kerjakan bersama teman kelompokmu dengan semangat dan gembira.
  • Tuliskan semua jawabanmu dengan rapi dan jelas.
  • Jika ada yang tidak dimengerti, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Menebak Berat Benda!

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • 3 benda untuk diukur (kotak pensil, buku tulis, gunting)
  • Kelereng secukupnya (minimal 20 butir per kelompok)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 benda yang telah disiapkan guru di meja kelompokmu (contoh: kotak pensil, buku tulis, gunting).
  2. Pegang dan rasakan setiap benda dengan tangan kalian.
  3. Tebak kira-kira berat setiap benda jika diukur dengan kelereng. Berapa kelereng kira-kira?
  4. Tuliskan tebakan kalian di tabel yang tersedia.
  5. Diskusikan dengan teman sekelompok: Mengapa kalian menebak angka tersebut? Benda mana yang paling berat menurutmu?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel tebakan berat benda berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa kamu menebak buku tulis lebih berat dari kotak pensil?

3. Benda mana yang menurutmu paling ringan? Mengapa?

Tabel dengan 3 kolom: Nama Benda | Tebakanku (berapa kelereng?) | Alasanku. Sediakan 3 baris untuk 3 benda. Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan 3-4 baris kosong untuk jawaban uraian.

Kegiatan 2: Ayo Mengukur dengan Timbangan Sederhana!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Timbangan jungkat-jungkit atau gantungan baju dengan 2 kantong plastik transparan
  • Kelereng minimal 20 butir
  • 3 benda untuk diukur (sama dengan Kegiatan 1)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan timbangan jungkat-jungkit atau gantungan baju dengan 2 kantong plastik yang sudah disiapkan guru.
  2. Pilih salah satu benda dari Kegiatan 1, misalnya kotak pensil.
  3. Letakkan kotak pensil di kantong sebelah kiri.
  4. Masukkan kelereng satu per satu ke kantong sebelah kanan sampai kedua kantong seimbang (sama tinggi).
  5. Hitung berapa kelereng yang dibutuhkan. Itu adalah berat kotak pensil!
  6. Ulangi cara yang sama untuk 2 benda lainnya.
  7. Tuliskan hasil pengukuran kalian di tabel.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil pengukuran berat benda!

Ruang tabel jawaban

2. Bandingkan tebakan kalian di Kegiatan 1 dengan hasil pengukuran. Apakah tebakanmu tepat? Berapa selisihnya?

Ruang tabel jawaban

3. Urutkan ketiga benda dari yang paling ringan sampai paling berat!

4. Berapa selisih berat antara benda yang paling berat dengan yang paling ringan?

Tabel pertama dengan 3 kolom: Nama Benda | Hasil Pengukuran (berapa kelereng?) | Gambar timbangan seimbang (boleh gambar sederhana). Tabel kedua dengan 5 kolom sesuai pertanyaan nomor 2. Untuk nomor 3 dan 4, sediakan 2-3 baris untuk jawaban.

Kegiatan 3: Tantangan: Ukur dengan Alat Berbeda!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Timbangan jungkat-jungkit
  • Kelereng dan balok mainan
  • 1 benda untuk diukur (kotak pensil atau benda lain dari Kegiatan 1)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kalian akan mengukur SATU benda yang sama (misalnya kotak pensil) dengan 2 alat ukur berbeda: kelereng dan balok mainan.
  2. Ukur berat kotak pensil dengan kelereng (kalian sudah tahu hasilnya dari Kegiatan 2).
  3. Ukur lagi berat kotak pensil yang sama dengan balok mainan menggunakan timbangan.
  4. Tuliskan kedua hasil di tabel.
  5. Amati dan pikirkan: Mengapa hasilnya berbeda?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengukuran dengan 2 alat ukur berbeda!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa hasil pengukuran berbeda padahal bendanya sama?

3. Menurutmu, mana yang lebih berat: 1 kelereng atau 1 balok mainan? Jelaskan jawabanmu!

4. Jika kamu mengukur tas sekolahmu, alat ukur mana yang lebih cepat: kelereng atau balok mainan? Mengapa?

Tabel dengan 3 kolom sesuai pertanyaan nomor 1. Untuk pertanyaan 2-4, sediakan 4-5 baris kosong untuk jawaban uraian dan diskusi kelompok.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan mengukur berat benda hari ini?

2. Di rumah, benda apa yang ingin kamu ukur beratnya? Alat apa yang akan kamu gunakan?

3. Menurutmu, mengapa kita perlu mengukur berat benda dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.