LKPDPertemuan 8Bab 5Fase ASemester 2

LKPD Matematika Kelas 2: Membandingkan Setengah dan Seperempat dari Benda Utuh

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Membandingkan Setengah dan Seperempat dari Benda Utuh". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Membandingkan Setengah dan Seperempat dari Benda Utuh

Matematika - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membandingkan Setengah dan Seperempat dari Benda Utuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembandingkan Setengah dan Seperempat dari Benda Utuh
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan eksplorasi benda konkret dan diskusi, murid dapat membandingkan pecahan setengah dan seperempat dari benda utuh yang sama.
  2. Melalui kegiatan kreasi memotong dan menempel potongan kertas, murid dapat menyajikan representasi visual pecahan setengah dan seperempat dari lingkaran.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan.
  • Kerjakan dengan rapi dan hati-hati, terutama saat menggunting.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru atau teman kelompokmu.
  • Selamat belajar dan berkreasi!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Eksplorasi: Membandingkan Setengah dan Seperempat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 2 lembar kertas origami persegi (warna berbeda)
  • Pensil warna atau crayon
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil 2 lembar kertas origami berbentuk persegi dengan warna berbeda.
  2. Lipat kertas pertama menjadi 2 bagian sama besar. Ini adalah setengah.
  3. Lipat kertas kedua menjadi 4 bagian sama besar. Ini adalah seperempat.
  4. Buka lipatan kedua kertas dan amati dengan teliti.
  5. Bandingkan ukuran 1 bagian setengah dengan 1 bagian seperempat.
  6. Diskusikan dengan teman sebangkumu: mana yang lebih besar?
  7. Jawab pertanyaan di bawah ini berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Berapa bagian yang terbentuk saat kamu melipat kertas menjadi setengah?

2. Berapa bagian yang terbentuk saat kamu melipat kertas menjadi seperempat?

3. Manakah yang lebih besar: 1 bagian setengah atau 1 bagian seperempat? Mengapa?

4. Gambarlah persegi, lalu bagilah menjadi setengah dan seperempat. Beri warna berbeda untuk setiap bagian.

Ruang gambar

Jawaban nomor 1-3 ditulis di kolom jawaban yang disediakan. Untuk nomor 4, gambar di kotak kosong yang tersedia.

Kegiatan 2: Ayo Berlatih: Membandingkan Pecahan dari Berbagai Benda

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar gambar benda (disediakan guru atau di buku)
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar benda yang sudah dibagi di bawah ini.
  2. Identifikasi apakah benda tersebut dibagi menjadi setengah atau seperempat.
  3. Bandingkan bagian yang diarsir pada setiap pasangan gambar.
  4. Lengkapi tabel perbandingan yang disediakan.
  5. Diskusikan hasilmu dengan teman kelompok.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan mengamati gambar yang diberikan guru.

Ruang tabel jawaban

2. Jika kamu punya martabak yang dibagi setengah dan martabak yang sama dibagi seperempat, potongan mana yang lebih besar?

3. Benar atau salah: 'Seperempat selalu lebih kecil daripada setengah jika bendanya sama.' Jelaskan jawabanmu!

Tabel dikerjakan dengan 4 kolom: Nama Benda, Dibagi Menjadi, Bagian yang Diarsir, Pecahan. Pertanyaan uraian ditulis dalam 2-3 kalimat.

Kegiatan 3: Ayo Berkarya: Kreasi Lingkaran Setengah dan Seperempat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 4 lembar kertas berbentuk lingkaran (diameter sekitar 10 cm)
  • Gunting
  • Lem kertas
  • Kertas karton (ukuran A4 atau A3)
  • Pensil warna atau crayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil 4 lembar kertas berbentuk lingkaran (bisa dari kertas origami yang digunting atau template dari guru).
  2. Lipat 1 lingkaran menjadi setengah, lalu gunting mengikuti lipatan. Kamu mendapat 2 potong setengah lingkaran.
  3. Lipat 3 lingkaran lainnya masing-masing menjadi seperempat, lalu gunting. Kamu mendapat 12 potong seperempat lingkaran.
  4. Susun potongan-potongan tersebut di kertas karton menjadi bentuk yang menarik (bisa bunga, kupu-kupu, mobil, atau bentuk bebas).
  5. Tempelkan dengan lem, lalu warnai hasil karyamu agar lebih indah.
  6. Presentasikan karyamu di depan kelas dan jelaskan berapa banyak potongan setengah dan seperempat yang kamu gunakan.

Pertanyaan:

1. Berapa potongan setengah lingkaran yang kamu buat?

2. Berapa potongan seperempat lingkaran yang kamu buat?

3. Bentuk apa yang kamu buat dari potongan-potongan lingkaran tersebut? Gambar atau tempelkan hasil karyamu di kotak di bawah!

Ruang gambar

4. Menurutmu, apakah 2 potong seperempat lingkaran sama dengan 1 potong setengah lingkaran? Coba susun dan bandingkan!

Jawaban nomor 1-2 ditulis singkat. Untuk nomor 3, hasil karya ditempelkan atau difoto lalu ditempel di kotak yang disediakan. Nomor 4 dijawab dalam 1-2 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari belajar membandingkan setengah dan seperempat hari ini?

2. Kapan kamu pernah melihat atau menggunakan setengah atau seperempat dalam kehidupan sehari-hari? (Contoh: membagi kue, pizza, buah, dll.)

3. Apa yang masih ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang pecahan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.