LKPDPertemuan 1Bab 5Fase ASemester 2

LKPD Matematika Kelas 2: Menunjukkan Pecahan Setengah Melalui Eksplorasi Membagi Benda Konkret Menjadi Dua Sama Besar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 2 dengan topik "Menunjukkan Pecahan Setengah Melalui Eksplorasi Membagi Benda Konkret Menjadi Dua Sama Besar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Menunjukkan Pecahan Setengah Melalui Eksplorasi Membagi Benda Konkret Menjadi Dua Sama Besar

Matematika - Kelas 2

Bab 5 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menunjukkan Pecahan Setengah Melalui Eksplorasi Membagi Benda Konkret Menjadi Dua Sama Besar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenunjukkan Pecahan Setengah Melalui Eksplorasi Membagi Benda Konkret Menjadi Dua Sama Besar
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan pemahaman pecahan setengah sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda sama banyak

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama dan nomor presensimu di sudut kanan atas lembar kerja.
  • Siapkan pensil, pensil warna (merah dan biru), serta kertas lipat (origami).
  • Ikuti setiap petunjuk guru dengan cermat dan tanyakan jika ada petunjuk yang belum kamu pahami.
  • Lakukan kegiatan melipat dan mengamati bersama teman sebangkumu dengan gembira dan tertib.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Melipat Kertas Menjadi Setengah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • 1 lembar kertas origami
  • Pensil
  • Pensil warna
  • Lem kertas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambillah 1 lembar kertas origami berbentuk persegi yang telah disediakan.
  2. Lipatlah kertas tersebut tepat di tengah menjadi 2 bagian sehingga ujung-ujungnya saling berhimpit dan kedua bagian sama besar.
  3. Buka kembali lipatan kertasmu, lalu tebalkan garis bekas lipatan menggunakan pensil.
  4. Warnai 1 bagian saja dengan pensil warna.
  5. Amati bagian yang diwarnai dan jawablah pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Apakah kedua bagian kertas hasil lipatanmu berukuran sama besar? Tuliskan kata 'Sama besar' atau 'Tidak sama besar'.

2. Satu bagian yang kamu warnai dari dua bagian yang sama besar itu menunjukkan pecahan apa?

Tersedia kotak kosong berukuran 12 cm x 12 cm untuk menempelkan kertas origami hasil lipatan dan pewarnaan, diikuti 2 baris garis berbayang untuk menuliskan jawaban singkat pertanyaan 1 dan 2.

Kegiatan 2: Memilih Potongan Benda yang Menunjukkan Setengah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 pasang gambar makanan utuh yang dibagi menjadi dua bagian di bawah ini.
  2. Amati baik-baik: apakah pembagian benda tersebut menghasilkan dua bagian yang 'sama besar' atau 'tidak sama besar'.
  3. Beri tanda centang (✓) pada lingkaran gambar yang menunjukkan pecahan setengah (dibagi menjadi dua sama besar).
  4. Beri tanda silang (✗) pada lingkaran gambar yang TIDAK menunjukkan pecahan setengah.

Pertanyaan:

1. Pasangan Gambar 1: Roti bulat A dipotong tepat di tengah menjadi 2 potong sama besar. Roti bulat B dipotong di bagian tepi sehingga satu potong kecil dan satu potong besar. Manakah yang menunjukkan setengah?

Ruang gambar

2. Pasangan Gambar 2: Martabak manis C dipotong lurus tepat di tengah menjadi 2 bagian sama besar. Martabak manis D dipotong miring tidak rata menghasilkan 1 bagian sangat besar dan 1 bagian sangat kecil. Tentukan tanda untuk Martabak C dan Martabak D!

Ruang gambar

3. Pasangan Gambar 3: Buah semangka E dibelah tepat di tengah menjadi 2 potong sama besar. Buah semangka F dipotong menyerong tidak sama besar. Tentukan tanda untuk Semangka E dan Semangka F!

Ruang gambar

Tersedia 3 baris panel visual. Tiap baris memuat 2 kotak ilustrasi benda (A vs B, C vs D, E vs F) dengan lingkaran kecil di bawah tiap ilustrasi untuk membubuhkan tanda centang (✓) atau tanda silang (✗).

Kegiatan 3: Menunjukkan Setengah dengan Menarik Garis dan Mengarsir

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil
  • Pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar bangun utuh: sebuah bangun persegi panjang utuh dan sebuah bangun lingkaran utuh.
  2. Tariklah satu garis lurus lurus membelah bangun tersebut agar terbagi menjadi 2 bagian yang sama besar.
  3. Arsirlah satu bagian dari bangun tersebut untuk menunjukkan pecahan setengah.
  4. Tuliskan pada tabel pengelompokan apakah potongan yang kamu buat bernilai setengah atau bukan.

Pertanyaan:

1. Tarik satu garis lurus tepat di tengah gambar persegi panjang utuh agar menjadi dua bagian sama besar, lalu warnai 1 bagiannya. Apakah bagian yang diwarnai menunjukkan pecahan setengah?

Ruang gambar

2. Tarik satu garis lurus tepat di tengah gambar lingkaran utuh agar menjadi dua bagian sama besar, lalu warnai 1 bagiannya. Apakah bagian yang diwarnai menunjukkan pecahan setengah?

Ruang gambar

3. Lengkapilah pernyataan berikut: Suatu bagian benda utuh dapat disebut 'setengah' jika benda itu dibagi menjadi dua bagian yang berukuran ....

Tersedia 2 bidang gambar garis tebal (persegi panjang ukuran 6 cm x 4 cm dan lingkaran diameter 5 cm) dengan ruang untuk menarik garis dan mengarsir, serta 1 kolom isian singkat untuk melengkapi kalimat kesimpulan.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah belajar melipat dan membagi benda menjadi dua bagian sama besar hari ini?

2. Jika kamu memiliki satu kue utuh dan ingin memberikan setengah bagian kepada temanmu, bagaimana cara kamu memotongnya?

3. Kegiatan mana yang paling kamu sukai: melipat kertas, memberi tanda centang pada gambar, atau membagi gambar bangun datar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.