LKPDPertemuan 7Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Matematika Kelas 2: Pengurangan dengan Pasangan Bilangan (Number Bond)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Pengurangan dengan Pasangan Bilangan (Number Bond)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Pengurangan dengan Pasangan Bilangan (Number Bond)

Matematika - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Pengurangan dengan Pasangan Bilangan (Number Bond)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPengurangan dengan Pasangan Bilangan (Number Bond)
Alokasi Waktu60 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan menjadi puluhan dan satuan untuk membantu proses pengurangan dua bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan strategi pasangan bilangan (number bond).
  2. Murid dapat memilih strategi pengurangan (menghitung mundur, bersusun, atau pasangan bilangan) yang paling mudah bagi diri sendiri dan menjelaskan alasannya.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan alat tulis dan kertas untuk mengerjakan soal.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan dengan teman sebangku atau kelompok kecil sesuai petunjuk guru.
  • Jika ada yang belum jelas, tanyakan kepada guru sebelum memulai.
  • Selamat belajar dan bersenang-senang!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mari Urai Bilangan dengan Pasangan Bilangan

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Kertas atau buku tulis
  • Pensil warna (opsional untuk mewarnai diagram)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan contoh cara mengurai bilangan 18 menjadi puluhan dan satuan.
  2. 18 dapat diurai menjadi 10 dan 8 (karena 18 = 10 + 8).
  3. Gambarlah diagram pasangan bilangan seperti contoh di bawah ini untuk setiap soal.
  4. Tuliskan bilangan di atas, lalu tuliskan uraiannya di bawah (puluhan di kiri, satuan di kanan).

Pertanyaan:

1. Uraikan bilangan 17 menggunakan diagram pasangan bilangan. 17 = ... + ...

Ruang gambar

2. Uraikan bilangan 15 menggunakan diagram pasangan bilangan. 15 = ... + ...

Ruang gambar

3. Uraikan bilangan 19 menggunakan diagram pasangan bilangan. 19 = ... + ...

Ruang gambar

4. Uraikan bilangan 12 menggunakan diagram pasangan bilangan. 12 = ... + ...

Ruang gambar

Gambar diagram pasangan bilangan untuk setiap soal dengan lingkaran untuk bilangan dan garis penghubung ke puluhan dan satuan. Contoh: lingkaran besar berisi 17, dua garis ke bawah menuju lingkaran kecil berisi 10 dan 7.

Kegiatan 2: Pengurangan dengan Pasangan Bilangan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Buku tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kita akan menggunakan cara pasangan bilangan untuk mengurangi dua bilangan.
  2. Langkah-langkahnya: (1) Urai bilangan pertama menjadi puluhan dan satuan, (2) Urai bilangan kedua menjadi puluhan dan satuan, (3) Kurangi puluhan dengan puluhan, (4) Kurangi satuan dengan satuan, (5) Jumlahkan hasilnya.
  3. Perhatikan contoh: 18 - 12 = ? → 18 adalah 10 dan 8, 12 adalah 10 dan 2 → 10 - 10 = 0, 8 - 2 = 6 → 0 + 6 = 6.
  4. Kerjakan soal-soal berikut dengan cara yang sama.

Pertanyaan:

1. Hitunglah 17 - 13 menggunakan pasangan bilangan. Tunjukkan uraian bilangan dan langkah pengurangannya.

2. Hitunglah 19 - 14 menggunakan pasangan bilangan. Tunjukkan uraian bilangan dan langkah pengurangannya.

3. Hitunglah 20 - 15 menggunakan pasangan bilangan. Tunjukkan uraian bilangan dan langkah pengurangannya.

4. Buatlah satu soal pengurangan sendiri (bilangan 11-20 dikurangi bilangan 11-15). Selesaikan dengan pasangan bilangan.

Tuliskan langkah-langkah pengerjaan dengan format: 'Bilangan pertama adalah ... dan ..., bilangan kedua adalah ... dan .... Puluhan: ... - ... = ..., Satuan: ... - ... = .... Jadi hasilnya adalah ....'

Kegiatan 3: Cara Mana yang Paling Mudah?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Buku tulis
  • Teman sebangku untuk diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sudah belajar tiga cara pengurangan: (1) menghitung mundur, (2) pengurangan bersusun, (3) pasangan bilangan.
  2. Sekarang saatnya mencoba ketiga cara dan memilih yang paling mudah bagimu.
  3. Kerjakan soal berikut dengan ketiga cara.
  4. Setelah selesai, diskusikan dengan teman sebangkumu cara mana yang paling mudah dan jelaskan alasannya.

Pertanyaan:

1. Hitunglah 18 - 13 dengan tiga cara berbeda: (a) menghitung mundur, (b) pengurangan bersusun, (c) pasangan bilangan. Tuliskan langkah-langkah setiap cara.

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga cara di atas, cara mana yang paling mudah bagimu? Jelaskan alasanmu dengan kalimat lengkap.

3. Diskusikan dengan teman sebangkumu: apakah kalian memilih cara yang sama? Apa yang membuat suatu cara lebih mudah bagi seseorang?

Buatlah tabel dengan 3 kolom (Cara 1, Cara 2, Cara 3) dan 1 baris untuk soal 18-13. Tuliskan langkah-langkah di setiap kolom. Untuk soal 2 dan 3, tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf pendek (3-5 kalimat).

REFLEKSI

1. Apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara menguraikan bilangan untuk pengurangan?

2. Kapan kamu bisa menggunakan cara pasangan bilangan dalam kehidupan sehari-hari? (Contoh: menghitung uang kembalian, menghitung mainan yang tersisa)

3. Mengapa penting untuk mengerti berbagai cara pengurangan? Apa manfaatnya bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.