LKPDPertemuan 4Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Matematika Kelas 2: Latihan Berbagai Strategi Penjumlahan sampai 20

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Latihan Berbagai Strategi Penjumlahan sampai 20". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Latihan Berbagai Strategi Penjumlahan sampai 20

Matematika - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Latihan Berbagai Strategi Penjumlahan sampai 20

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikLatihan Berbagai Strategi Penjumlahan sampai 20
Alokasi Waktu90 menit (3 x 30 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyelesaikan soal penjumlahan bilangan cacah (hasil kurang dari 20) menggunakan minimal dua strategi berbeda (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan) secara mandiri.
  2. Murid dapat menunjukkan pemahaman makna simbol '=' dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 20 melalui representasi gambar atau benda konkret.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan alat tulis, pensil warna, dan benda-benda kecil di sekitarmu (bisa kelereng, biji-bijian, atau lidi).
  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Cobalah berbagai cara menghitung yang sudah kamu pelajari: menghitung maju, bersusun, dan pasangan bilangan.
  • Kerjakan dengan teliti dan minta bantuan guru jika ada yang kurang jelas.
  • Kerjakan dengan semangat dan nikmati setiap kegiatan!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Jagoan Penjumlahan!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Pensil warna untuk mewarnai bintang
  • Kertas buram (jika perlu coret-coretan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 5 soal penjumlahan di bawah ini.
  2. Untuk setiap soal, kamu harus menyelesaikannya dengan DUA CARA BERBEDA yang kamu pilih sendiri (menghitung maju, bersusun, atau pasangan bilangan).
  3. Tulis langkah-langkah penghitunganmu dengan jelas.
  4. Warnai bintang di sebelah cara yang menurutmu paling mudah!

Pertanyaan:

1. 13 + 5 = .... Selesaikan dengan 2 cara berbeda!

2. 11 + 7 = .... Selesaikan dengan 2 cara berbeda!

3. 14 + 6 = .... Selesaikan dengan 2 cara berbeda!

4. 12 + 6 = .... Selesaikan dengan 2 cara berbeda!

5. 15 + 4 = .... Selesaikan dengan 2 cara berbeda!

6. Cara mana yang paling mudah bagimu? Mengapa?

Setiap nomor soal diberi kotak besar untuk menulis 2 cara penghitungan dan hasilnya. Ada kolom Cara 1 dan Cara 2 dengan bintang kecil di sebelahnya untuk diwarnai.

Kegiatan 2: Tanda Sama Dengan (=) Itu Asyik!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan pensil warna
  • Benda konkret: kelereng, lidi, biji-bijian, atau stiker bulat
  • Lem (jika ingin menempel benda/stiker)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tanda '=' artinya kedua ruas (sisi kiri dan kanan) mempunyai nilai yang sama.
  2. Amati setiap kalimat matematika di bawah ini.
  3. Gunakan benda konkret (kelereng, lidi, atau gambar) untuk membuktikan bahwa kedua ruas sama.
  4. Gambar benda-benda tersebut di kotak yang tersedia, atau tempelkan stiker/lingkari jumlahnya.
  5. Tulis apakah kalimat matematika tersebut BENAR atau SALAH.

Pertanyaan:

1. 12 + 3 = 10 + 5. Benar atau salah? Buktikan dengan gambar!

Ruang gambar

2. 7 + 8 = 9 + 6. Benar atau salah? Buktikan dengan gambar!

Ruang gambar

3. 11 + 4 = 13 + 3. Benar atau salah? Buktikan dengan gambar!

Ruang gambar

4. 8 + 7 = 6 + 9. Benar atau salah? Buktikan dengan gambar!

Ruang gambar

5. Menurutmu, kapan tanda '=' bisa dipakai? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!

Setiap nomor soal disediakan 2 kotak besar: kotak kiri untuk menggambar ruas kiri (misalnya 12 + 3), kotak kanan untuk ruas kanan (misalnya 10 + 5). Di bawahnya ada tempat menulis BENAR atau SALAH.

Kegiatan 3: Tantangan Kartu Penjumlahan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu bilangan (10, 11, 12, 13, 14, 15, 2, 3, 4, 5, 6, 7) - disediakan di bagian akhir LKPD atau oleh guru
  • Gunting (untuk menggunting kartu)
  • Pensil dan kertas buram untuk coret-coretan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan berpasangan atau berkelompok (3-4 orang).
  2. Gunting kartu bilangan yang ada di bagian akhir LKPD (atau guru sudah menyiapkan).
  3. Ambil 2 kartu secara acak, lalu jumlahkan kedua bilangan tersebut.
  4. Selesaikan dengan cara yang kamu suka, lalu tulis hasilnya di tabel.
  5. Lakukan 5 kali pengambilan kartu.
  6. Diskusikan: Apakah ada pasangan bilangan yang hasilnya sama? Apakah ada cara menghitung yang lebih cepat untuk bilangan tertentu?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil penjumlahan dari 5 kali pengambilan kartu!

Ruang tabel jawaban

2. Apakah ada hasil penjumlahan yang sama dari pengambilan yang berbeda? Jika ada, tulis!

3. Diskusikan dengan temanmu: Untuk bilangan yang mendekati 10 (seperti 9, 11, 12), cara mana yang paling cepat? Tulis hasil diskusi kalian!

Tabel 5 baris x 5 kolom (Pengambilan ke-, Kartu 1, Kartu 2, Cara Menghitung, Hasil). Nomor 2 dan 3 disediakan 4-5 baris kosong untuk jawaban uraian.

REFLEKSI

1. Hari ini aku belajar 3 cara menghitung penjumlahan. Cara mana yang paling aku suka? Mengapa?

2. Aku sekarang tahu bahwa tanda '=' artinya kedua ruas nilainya sama. Bisakah aku membuat contoh kalimat matematika sendiri yang benar?

3. Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini? Apa yang masih ingin aku pelajari lebih lanjut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.