LKPDPertemuan 11Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Matematika Kelas 2: Latihan Terpadu dan Penguatan Penjumlahan dan Pengurangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Latihan Terpadu dan Penguatan Penjumlahan dan Pengurangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Latihan Terpadu dan Penguatan Penjumlahan dan Pengurangan

Matematika - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Latihan Terpadu dan Penguatan Penjumlahan dan Pengurangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikLatihan Terpadu dan Penguatan Penjumlahan dan Pengurangan
Alokasi Waktu90 menit (3 × 30 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyelesaikan berbagai soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20 dengan memilih strategi yang paling tepat secara mandiri sebagai persiapan asesmen sumatif.
  2. Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dua langkah penyelesaian dengan menuliskan kesimpulan yang diawali kata 'Jadi,'.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan strategi penjumlahan dan pengurangan yang menurutmu paling mudah: menghitung maju/mundur, bersusun, atau pasangan bilangan.
  • Untuk soal cerita, tuliskan: Diketahui, Ditanya, Solusi, dan Kesimpulan dengan kata 'Jadi,'.
  • Kerjakan dengan hati senang dan percaya diri!
  • Jika ada yang belum jelas, angkat tangan dan bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Pilih Strategiku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Lidi atau balok kecil (opsional, jika perlu bantuan konkret)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan menyelesaikan 6 soal penjumlahan dan pengurangan.
  2. Gunakan strategi yang menurutmu PALING MUDAH untuk setiap soal.
  3. Tulis strategi yang kamu pilih: menghitung maju/mundur, bersusun, atau pasangan bilangan.
  4. Tunjukkan cara kerjamu dengan gambar atau tulisan.
  5. Kerjakan secara mandiri, lalu cocokkan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. 12 + 7 = ... | Strategi yang aku pilih: _______ | Cara kerja:

2. 15 - 8 = ... | Strategi yang aku pilih: _______ | Cara kerja:

3. 9 + 6 = ... | Strategi yang aku pilih: _______ | Cara kerja:

4. 18 - 9 = ... | Strategi yang aku pilih: _______ | Cara kerja:

5. 14 + 5 = ... | Strategi yang aku pilih: _______ | Cara kerja:

6. 17 - 12 = ... | Strategi yang aku pilih: _______ | Cara kerja:

Setiap nomor sediakan 4 baris: baris 1 untuk hasil, baris 2 untuk nama strategi, baris 3-4 untuk cara kerja (gambar atau tulisan).

Kegiatan 2: Petualangan Soal Cerita

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Krayon atau pensil warna (untuk menandai kata kunci dalam soal)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap soal cerita dengan seksama.
  2. Temukan informasi penting dalam soal (bilangan dan kata kunci).
  3. Tulis: Diketahui, Ditanya, Solusi (langkah-langkah penyelesaian), dan Kesimpulan dimulai dengan 'Jadi,'.
  4. Ingat! Beberapa soal perlu DUA LANGKAH penyelesaian.
  5. Kerjakan di tempat yang sudah disediakan.

Pertanyaan:

1. Di kebun sekolah, ada 8 tanaman tomat, 7 tanaman cabai, dan 4 tanaman terong. Berapa jumlah seluruh tanaman di kebun sekolah?

2. Ibu membeli 18 buah jeruk. Ibu memberikan 5 jeruk kepada Nenek dan 6 jeruk kepada Bibi. Berapa sisa jeruk Ibu sekarang?

3. Andi mempunyai 11 kelereng merah. Kelereng Andi 4 lebihnya dari kelereng Budi. a) Berapa banyak kelereng Budi? b) Berapa jumlah kelereng Andi dan Budi?

4. Di taman ada 15 kupu-kupu. 6 kupu-kupu terbang pergi, lalu datang lagi 9 kupu-kupu. Berapa banyak kupu-kupu di taman sekarang?

Setiap soal cerita sediakan kotak berisi 4 bagian: Diketahui (3 baris), Ditanya (2 baris), Solusi (4 baris untuk langkah-langkah), Kesimpulan dengan 'Jadi,' (2 baris).

Kegiatan 3: Aku Pembuat Soal Cerita!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Kertas tambahan jika perlu membuat gambar untuk soal cerita
  • Pensil warna untuk menghias soal cerita (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliran kamu yang membuat soal cerita!
  2. Buatlah 1 soal cerita penjumlahan atau pengurangan dengan DUA LANGKAH penyelesaian.
  3. Gunakan tema yang kamu sukai: mainan, buah, hewan, atau kegiatan di sekolah.
  4. Tulis soal ceritamu dengan rapi dan jelas.
  5. Tukarkan soalmu dengan teman sebangku, lalu selesaikan soal temanmu.
  6. Setelah selesai, cocokkan jawaban dan beri komentar: apakah soalnya menarik dan mudah dipahami?

Pertanyaan:

1. Soal cerita buatanku:

2. Penyelesaian soal temanku: (Tulis Diketahui, Ditanya, Solusi, dan Kesimpulan dengan 'Jadi,')

3. Komentarku untuk soal temanku: (Apakah soalnya menarik? Apakah mudah dipahami? Apa yang bisa diperbaiki?)

Nomor 1: kotak besar (10 baris) untuk menulis soal cerita. Nomor 2: kotak berisi format Diketahui-Ditanya-Solusi-Kesimpulan (8 baris). Nomor 3: 4 baris untuk komentar.

REFLEKSI

1. Strategi apa yang paling sering kamu gunakan hari ini? Mengapa strategi itu paling mudah bagimu?

2. Bagian mana yang paling menyenangkan: menyelesaikan soal cerita atau membuat soal cerita sendiri? Ceritakan alasanmu!

3. Apa yang kamu pelajari hari ini yang bisa kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari? (Misalnya: saat belanja, membagi makanan, menghitung mainan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.