LKPDPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Matematika Kelas 2: Eksplorasi Awal Penjumlahan: Menghitung Maju

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 2 dengan topik "Eksplorasi Awal Penjumlahan: Menghitung Maju". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 2: Eksplorasi Awal Penjumlahan: Menghitung Maju

Matematika - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Eksplorasi Awal Penjumlahan: Menghitung Maju

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikEksplorasi Awal Penjumlahan: Menghitung Maju
Alokasi Waktu60 menit (2 x 30 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan gambar dan cerita kontekstual, murid dapat menjelaskan konsep penjumlahan bilangan cacah sampai dengan 20 menggunakan benda konkret.
  2. Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cacah (hasil kurang dari 20) dengan strategi menghitung maju menggunakan garis bilangan atau benda konkret.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan pensil untuk mengerjakan dan penghapus jika ada kesalahan.
  • Siapkan benda-benda kecil seperti kelereng, lidi, atau balok untuk membantu menghitung.
  • Kerjakan dengan tenang dan jangan ragu bertanya jika ada yang kurang jelas.
  • Diskusikan dengan teman sebangkumu jika ada instruksi berdiskusi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Cerita Jambu Air Kira

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Benda-benda kecil (kelereng, lidi, stik es krim, atau balok) minimal 20 buah
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar dan cerita tentang Kira yang memetik jambu air.
  2. Kira memetik 12 buah jambu air di pagi hari.
  3. Sore harinya, Kira memetik lagi 6 buah jambu air.
  4. Gunakan benda konkret (kelereng, lidi, atau balok) untuk mewakili buah jambu air.
  5. Kelompokkan benda menjadi 2 kelompok: kelompok pertama untuk 12 jambu, kelompok kedua untuk 6 jambu.
  6. Hitung semua benda untuk menemukan jumlah seluruhnya.

Pertanyaan:

1. Berapa buah jambu air yang dipetik Kira di pagi hari?

2. Berapa buah jambu air yang dipetik Kira di sore hari?

3. Bagaimana caramu menghitung jumlah seluruh jambu air milik Kira? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri!

4. Berapa jumlah seluruh jambu air milik Kira sekarang? Tulis operasi penjumlahannya!

Jawab nomor 1, 2, 4 di kotak yang disediakan. Untuk nomor 3, tulis cerita caramu menghitung dalam 2-3 kalimat di ruang kosong yang tersedia.

Kegiatan 2: Menghitung Maju di Garis Bilangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Garis bilangan 0-20 (sudah tersedia di lembar kerja)
  • Pensil warna untuk menandai lompatan
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan garis bilangan dari 0 sampai 20 yang ada di lembar kerjamu.
  2. Kita akan belajar menghitung maju untuk menjumlahkan bilangan.
  3. Contoh: 12 + 6. Mulai dari angka 12, lalu lompat maju sebanyak 6 langkah.
  4. Tandai setiap lompatan dengan tanda panah kecil di atas garis bilangan.
  5. Angka tempat kamu berhenti adalah hasil penjumlahannya.
  6. Sekarang coba untuk soal-soal berikut!

Pertanyaan:

1. Hitung 10 + 5 menggunakan garis bilangan. Mulai dari angka berapa? Lompat maju berapa kali? Berhenti di angka berapa?

Ruang tabel jawaban

2. Hitung 13 + 4 menggunakan garis bilangan. Gambar tanda panah untuk setiap lompatan di garis bilangan yang tersedia!

Ruang gambar

3. Hitung 11 + 7 menggunakan garis bilangan. Tulis hasilnya!

4. Menurutmu, apa keuntungan menggunakan garis bilangan untuk menjumlah? Lebih mudah atau lebih susah dibanding menghitung benda?

Untuk nomor 1, isi tabel dengan 4 kolom: Mulai dari | Lompat maju | Berhenti di | Hasil. Untuk nomor 2, gambar panah di atas garis bilangan yang sudah disediakan. Nomor 3 tulis di kotak jawaban. Nomor 4 tulis dalam 2-3 kalimat.

Kegiatan 3: Ayo Bermain Kartu Bilangan

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu bilangan (10, 11, 12, 13, 14, 15 dan 2, 3, 4, 5) - disediakan guru
  • Garis bilangan atau benda konkret (pilih salah satu)
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Siapkan kartu bilangan yang sudah disediakan guru (bilangan 10-15 dan bilangan 2-5).
  3. Ambil 1 kartu dari kelompok pertama (10-15) dan 1 kartu dari kelompok kedua (2-5).
  4. Jumlahkan kedua bilangan menggunakan cara menghitung maju: bisa pakai garis bilangan atau benda konkret.
  5. Tulis operasi penjumlahan dan hasilnya di tabel.
  6. Lakukan 3 kali dengan kombinasi kartu yang berbeda.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel percobaan penjumlahan dengan kartu bilangan!

Ruang tabel jawaban

2. Cara mana yang kamu dan temanmu pilih: pakai benda konkret atau garis bilangan? Mengapa?

3. Buatlah 1 soal cerita sendiri menggunakan salah satu operasi penjumlahan dari tabelmu! Ceritakan kepada temanmu!

Untuk nomor 1, isi tabel dengan 4 kolom: Percobaan ke- | Kartu 1 (bilangan besar) | Kartu 2 (bilangan kecil) | Cara menghitung | Hasil. Untuk nomor 2, diskusikan lalu tulis kesimpulan bersama dalam 2-3 kalimat. Untuk nomor 3, tulis soal cerita dan jawabannya di ruang kosong.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini?

2. Cara mana yang paling kamu sukai untuk menjumlahkan: pakai benda konkret atau garis bilangan? Mengapa?

3. Di kehidupan sehari-hari, kapan kamu perlu menjumlahkan benda? Ceritakan 1 contoh!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.