LKPDPertemuan 15Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menyelesaikan Permasalahan Sederhana Sehari-hari dengan Menggunakan KA: Simulasi Demonstrasi Inferensi Berpasangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 11 dengan topik "Menyelesaikan Permasalahan Sederhana Sehari-hari dengan Menggunakan KA: Simulasi Demonstrasi Inferensi Berpasangan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menyelesaikan Permasalahan Sederhana Sehari-hari dengan Menggunakan KA: Simulasi Demonstrasi Inferensi Berpasangan

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 11

Bab 6 Pertemuan 15

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menyelesaikan Permasalahan Sederhana Sehari-hari dengan Menggunakan KA: Simulasi Demonstrasi Inferensi Berpasangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenyelesaikan Permasalahan Sederhana Sehari-hari dengan Menggunakan KA: Simulasi Demonstrasi Inferensi Berpasangan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyelesaikan permasalahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan KA

PETUNJUK UMUM

  • Bentuk pasangan belajar (teman sebangku) untuk melakukan simulasi proses inferensi penyelesaian masalah dengan Kecerdasan Artifisial (KA).
  • Baca dengan teliti setiap studi kasus permasalahan sehari-hari yang disediakan pada lembar kerja.
  • Bagi peran secara bergantian: satu murid bertindak sebagai 'Penyedia Masalah/Input Data' dan satu murid bertindak sebagai 'Mesin Inferensi KA' yang memproses inferensi solusi berbasis aturan fitur.
  • Tuliskan seluruh hasil analisis dan penyelesaian masalah ke dalam format ruang jawaban yang tersedia secara runut.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Perumusan Masalah dan Pemetaan Logika Inferensi KA Sederhana

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati permasalahan sehari-hari berikut: Di perpustakaan sekolah, banyak buku bertumpuk belum terpilah ke rak genre yang sesuai (Fiksi Remaja, Sains Populer, atau Pengembangan Diri). Petugas membutuhkan bantuan klasifikasi otomatis berbasis kata kunci teks judul/sinopsis.
  2. Diskusikan bersama pasanganmu bagaimana KA menyelesaikan masalah tersebut melalui logika inferensi (pemrosesan input fitur kata kunci menjadi output rekomendasi rak buku).
  3. Lengkapi tabel pemetaan inferensi penyelesaian masalah untuk 3 buku yang belum terpilah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan masalah penataan buku perpustakaan di atas, selesaikan masalah pemilahan untuk ketiga buku baru dengan menentukan fitur input kata kunci, proses aturan inferensi KA, dan solusi penempatan rak yang dihasilkan pada tabel pemetaan inferensi.

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban dalam format tabel 4 kolom: [Judul Buku] | [Fitur Input Kata Kunci Terdeteksi] | [Logika Aturan Inferensi KA] | [Solusi Kategori Rak Output KA]. Isi baris untuk 3 buku: (1) Rahasia Sel dan DNA, (2) Langkah Tegap Menata Waktu, (3) Bintang Jatuh di Balik Bukit.

Kegiatan 2: Simulasi Demonstrasi Inferensi Berpasangan untuk Penyelesaian Masalah Pemilahan Sampah Kantin

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar skenario simulasi peran
  • Kartu data atribut sampah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan masalah sehari-hari kedua: Kantin sekolah menghasilkan volume sampah campuran yang tinggi (botol plastik, sisa makanan organik, dan kertas minyak). Dibutuhkan asisten KA berbasis pengenalan visual/atribut fisik untuk memilah tempat sampah secara otomatis.
  2. Lakukan simulasi demonstrasi inferensi berpasangan: Murid A berperan sebagai 'Sensor Masukan' yang menyodorkan kartu data sampah dengan atribut fisik tertentu. Murid B berperan sebagai 'Model KA' yang mendemonstrasikan proses penalaran inferensi dan menetapkan tindakan penyelesaian masalah.
  3. Lakukan pengujian sebanyak 3 kali putaran dengan data uji: Data 1 (Wadah styrofoam berlemak), Data 2 (Kaleng minuman aluminium bersih), Data 3 (Kulit pisang sisa buah).
  4. Tukarlah peran setelah selesai, lalu catat hasil demonstrasi inferensi pemecahan masalah pada tabel simulasi.

Pertanyaan:

1. Tuliskan jalannya simulasi inferensi penyelesaian masalah pemilahan sampah kantin untuk ketiga data uji: sebutkan atribut masukan, proses inferensi pencocokan kriteria oleh model KA, serta tindakan penyelesaian (pembagian ke tong Organik, Anorganik Daur Ulang, atau Residu).

Tuliskan uraian hasil demonstrasi untuk tiap putaran uji (Putaran 1 s.d. Putaran 3) mencakup 3 aspek terpisah: (a) Nilai Atribut Masukan Sampah, (b) Jalur Inferensi Model KA, dan (c) Tindakan Penyelesaian Pemilahan.

Kegiatan 3: Penyelesaian Kasus Kompleks Sederhana dan Penanganan Galat Inferensi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dalam kehidupan nyata, masukan data inferensi KA bisa ambigu atau memunculkan kasus batas (edge case).
  2. Pelajari kasus ambigu berikut: Seorang murid membuang kotak kemasan susu tetra pak yang masih menyisakan cairan susu di dalamnya.
  3. Diskusikan bersama pasangan bagaimana KA menyelesaikan masalah tersebut agar tidak terjadi kesalahan klasifikasi atau kontaminasi tempat sampah, termasuk penyesuaian aturan inferensinya.
  4. Tuliskan analisis penyelesaian masalah dan jawab pertanyaan refleksi penutup sesi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Bagaimana KA menyelesaikan masalah pemilahan pada kasus kotak susu tetra pak berisi sisa cairan agar tempat sampah daur ulang tidak terkontaminasi? Uraikan langkah inferensi bertingkat yang harus dijalankan oleh KA.

Tuliskan penjelasan uraian penyelesaian masalah dalam 1-2 paragraf yang mencakup deteksi kondisi awal, aturan inferensi bertingkat yang diterapkan, dan instruksi tindakan akhir penyelesaian masalah.

REFLEKSI

1. Bagaimana peran simulasi inferensi berpasangan membantumu memahami cara kerja KA saat memecahkan masalah nyata sehari-hari?

2. Menurutmu, mengapa perumusan aturan inferensi yang tepat sangat menentukan keberhasilan KA dalam menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan kendala baru?

3. Permasalahan sederhana apa di lingkungan rumah atau sekolahmu yang paling mendesak untuk diselesaikan menggunakan sistem inferensi KA?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.