LKPDPertemuan 11Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menerapkan Rangkaian Tahapan Prapemrosesan Teks Lengkap pada Data Teks

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 11 dengan topik "Menerapkan Rangkaian Tahapan Prapemrosesan Teks Lengkap pada Data Teks".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menerapkan Rangkaian Tahapan Prapemrosesan Teks Lengkap pada Data Teks

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menerapkan Rangkaian Tahapan Prapemrosesan Teks Lengkap pada Data Teks

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenerapkan Rangkaian Tahapan Prapemrosesan Teks Lengkap pada Data Teks
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan dasar-dasar Natural Language Processing melalui tahapan prapemrosesan teks

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus teks ulasan secara cermat.
  • Kerjakan aktivitas secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk guru.
  • Terapkan urutan prapemrosesan teks secara bertahap mulai dari pembersihan hingga pengubahan ke bentuk representasi fitur.
  • Tuliskan hasil olahan teks pada tabel kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menerapkan Pembersihan, Case Folding, dan Tokenisasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis / lembar kerja murid
  • Komputer/laptop (opsional, jika praktik langsung)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data teks mentah ulasan pengguna berikut: 'Wah!! Pelayanannya ramah BGT & makanannya enyak, tapi parkirnya sempit...'
  2. Lakukan tahap 1: Pembersihan teks (text cleaning) dengan membuang tanda baca serta karakter yang tidak perlu.
  3. Lakukan tahap 2: Normalisasi huruf kecil (case folding) dengan mengubah seluruh huruf kapital menjadi huruf kecil.
  4. Lakukan tahap 3: Tokenisasi (tokenization) dengan memecah kalimat bersih menjadi daftar kata (token).
  5. Tuliskan hasil tiap tahapan pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Terapkan pembersihan karakter non-alfabet (text cleaning) dan case folding pada teks mentah ulasan tersebut, lalu tuliskan bentuk teks hasilnya!

2. Terapkan pemecahan teks (tokenisasi) dari kalimat yang telah bersih tersebut ke dalam deretan token kata!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban: Tuliskan kalimat hasil pembersihan pada baris teks, lalu buat tabel 1 baris berisi pemisahan token kata per kolom: [Token 1 | Token 2 | Token 3 | Token 4 | Token 5 | Token 6 | Token 7 | Token 8 | Token 9].

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menerapkan Normalisasi Slang, Stopword Removal, dan Stemming

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar kata dasar bahasa Indonesia sederhana / kamus kecil
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan 9 token hasil dari Aktivitas 1: ['wah', 'pelayanannya', 'ramah', 'bgt', 'makanannya', 'enyak', 'tapi', 'parkirnya', 'sempit'].
  2. Langkah 1 (Normalisasi Slang): Ubah kata tidak baku menjadi baku ('bgt' -> 'banget', 'enyak' -> 'enak').
  3. Langkah 2 (Stopword Removal): Hapus kata-kata umum/penghubung yang tidak membawa informasi inti rasa/opini (kata: 'wah', 'banget', 'tapi').
  4. Langkah 3 (Stemming): Kembalikan kata berimbuhan ke kata dasar ('pelayanannya' -> 'pelayan' / 'layan', 'makanannya' -> 'makan', 'parkirnya' -> 'parkir').
  5. Tuliskan token yang tersisa setelah ketiga proses tersebut secara berurutan pada tabel perkembangan.

Pertanyaan:

1. Terapkan normalisasi kata tidak baku terhadap daftar token dari Aktivitas 1. Tuliskan daftar token hasil perubahannya!

2. Terapkan penghapusan kata umum (stopword removal) dan penentuan kata dasar (stemming) pada token tersebut. Tuliskan daftar kata dasar final yang tersisa!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban: Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Tahap Prapemrosesan), Kolom 2 (Perlakuan pada Kata), Kolom 3 (Daftar Token yang Dihasilkan).

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menerapkan Pemetaan Kosakata Menjadi Vektor Biner

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tersedia dua kalimat ulasan pendek yang telah melalui tahap prapemrosesan hingga kata dasar: - Kalimat A: 'makan enak' - Kalimat B: 'pelayan ramah' - Kalimat Uji Baru C: 'pelayan ramah makan enak'
  2. Langkah 1: Susun 'Vocabulary' (kamus kata unik gabungan) dari data acuan: ['makan', 'enak', 'pelayan', 'ramah'].
  3. Langkah 2: Terapkan pengubahan teks menjadi representasi vektor numerik biner (nilai 1 jika kata muncul pada teks, nilai 0 jika kata tidak muncul) berdasarkan urutan Vocabulary tersebut.
  4. Selesaikan pengubahan vektor dan lakukan refleksi pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Vocabulary acuan = ['makan', 'enak', 'pelayan', 'ramah'], tentukan representasi vektor biner untuk Kalimat A ('makan enak') dan Kalimat B ('pelayan ramah')!

2. Terapkan aturan pemetaan vektor biner yang sama untuk Kalimat Uji Baru C: 'pelayan ramah makan enak' berdasarkan urutan Vocabulary ['makan', 'enak', 'pelayan', 'ramah']!

Format jawaban: Tuliskan representasi vektor dalam format kurung siku berisi angka 0 atau 1 berurutan sesuai vocabulary: [kata_1, kata_2, kata_3, kata_4].

REFLEKSI

1. Tahap prapemrosesan teks mana yang menurutmu paling krusial dalam menyaring kata-kata yang tidak membawa makna penting bagi komputer?

2. Mengapa komputer dalam Natural Language Processing memerlukan proses pengubahan teks menjadi vektor angka sebelum dapat mengolahnya?

3. Tantangan apa yang kamu hadapi saat menentukan kata dasar (stemming) pada kata-kata bahasa Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.