LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menerapkan Teknik One-Hot Encoding dan Binary Encoding pada Dataset untuk Kebutuhan Pengolahan Data
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 11 dengan topik "Menerapkan Teknik One-Hot Encoding dan Binary Encoding pada Dataset untuk Kebutuhan Pengolahan Data".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menerapkan Teknik One-Hot Encoding dan Binary Encoding pada Dataset untuk Kebutuhan Pengolahan Data
Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 11
Bab 4 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menerapkan Teknik One-Hot Encoding dan Binary Encoding pada Dataset untuk Kebutuhan Pengolahan Data INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Penerapan One-Hot Encoding pada Dataset Makanan TradisionalEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Terapkan One-Hot Encoding pada 7 baris data 'Makanan' berikut secara berurutan: (1) Sate, (2) Soto, (3) Gado-Gado, (4) Rendang, (5) Bakso, (6) Sate, (7) Soto. Tuliskan nilai biner (0 atau 1) untuk kolom Bakso, Gado-Gado, Rendang, Sate, dan Soto pada masing-masing baris. Ruang tabel jawaban Tabel 7 baris x 6 kolom. Kolom: Data Asli, Bakso, Gado-Gado, Rendang, Sate, Soto. Isi setiap sel dengan angka 0 atau 1. Kegiatan 2: Penerapan Binary Encoding pada Dataset Destinasi WisataEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Terapkan Binary Encoding pada 7 baris data 'Destinasi Wisata' berikut secara berurutan:
Ruang tabel jawaban Tabel 7 baris x 4 kolom. Kolom: Destinasi Wisata, Bit_1, Bit_2, Bit_3. Isi sel bit dengan nilai 0 atau 1. Kegiatan 3: Simulasi Penerapan Encoding Berdasarkan Karakteristik DatasetEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Terapkan One-Hot Encoding pada 3 data Kasus A: ['Laki-laki', 'Perempuan', 'Laki-laki']. Tuliskan pasangan nilai biner untuk kolom [Laki-laki, Perempuan] pada masing-masing data. 2. Hitung jumlah kolom/digit biner yang dihasilkan jika Kasus B (38 provinsi) dikodekan menggunakan: (a) One-Hot Encoding, dan (b) Binary Encoding. Isian singkat dan tabel komparasi kolom: sebutkan nilai array biner pada nomor 1 dan tuliskan angka pasti jumlah kolom pada nomor 2. REFLEKSI1. Apa perbedaan mendasar yang kamu rasakan saat menerapkan One-Hot Encoding dibandingkan dengan Binary Encoding pada baris-baris data? 2. Ketika jumlah kategori unik pada dataset bertambah sangat banyak, teknik encoding mana yang menghasilkan jumlah kolom biner lebih ringkas saat diterapkan? 3. Langkah mana dalam proses penerapan encoding hari ini yang menurutmu memerlukan ketelitian paling tinggi agar tidak terjadi kesalahan nilai biner? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.