LKPDPertemuan 1Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menjelaskan Konsep Dasar Data Encoding dan Perannya dalam Pengembangan Aplikasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 11 dengan topik "Menjelaskan Konsep Dasar Data Encoding dan Perannya dalam Pengembangan Aplikasi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menjelaskan Konsep Dasar Data Encoding dan Perannya dalam Pengembangan Aplikasi

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menjelaskan Konsep Dasar Data Encoding dan Perannya dalam Pengembangan Aplikasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenjelaskan Konsep Dasar Data Encoding dan Perannya dalam Pengembangan Aplikasi
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan konsep data encoding untuk penyiapan data dalam pengembangan aplikasi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau diskusikan bersama rekan kelompok sesuai arahan pendidik.
  • Tuliskan penjelasan dan hasil analisismu secara runtut, logis, dan jelas pada format ruang jawaban yang telah disediakan.
  • Pastikan seluruh penjelasan berfokus pada konsep pengodean data (data encoding) dan perannya dalam penyiapan data aplikasi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Konseptual: Mengapa Data Harus Di-encode?

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bab 4
  • Alat tulis / lembar kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus berikut: Sebuah aplikasi toko daring mengumpulkan data calon pelanggan yang berisi kolom 'Kategori Akun' (bernilai: 'Reguler', 'Premium', 'VIP') dan kolom 'Status Verifikasi' (bernilai: 'Sudah', 'Belum'). Ketika data mentah ini langsung dimasukkan ke dalam algoritma pemrosesan aplikasi cerdas, sistem menampilkan galat (error) tipe data teks/kategorikal.
  2. Diskusikan bersama rekan sekelompok mengenai hakikat representasi data dalam sistem komputer dan alasan data tersebut perlu diubah formatnya.
  3. Jawablah pertanyaan analisis konsep pada ruang jawaban yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus toko daring di atas, jelaskan apa yang dimaksud dengan data encoding dalam konteks penyiapan data aplikasi!

2. Jelaskan alasan mendasar mengapa komputer atau algoritma aplikasi tidak dapat memproses data teks kategorikal ('Reguler', 'Premium', 'VIP') secara langsung tanpa melalui tahap encoding!

Format uraian bebas: Tuliskan jawaban nomor 1 dan 2 dalam masing-masing satu paragraf penjelasan terstruktur (3-5 kalimat) pada lembar kerja murid.

Kegiatan 2: Investigasi Peran Data Encoding dalam Penyiapan Data Aplikasi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bab 4
  • Lembar kerja LKPD berformat tabel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan diagram alur penyiapan data aplikasi berikut: [Data Mentah dari Pengguna] -> [Pra-pemrosesan & Data Encoding] -> [Penyimpanan Basis Data & Pemrosesan Aplikasi].
  2. Analisis peran krusial data encoding pada tahap penyiapan data sebelum data tersebut digunakan oleh basis data relasional maupun fitur analitik aplikasi.
  3. Lengkapi tabel analisis peran data encoding berikut dengan memberikan penjelasan yang logis dan operasional.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel penjelasan peran data encoding dalam tahapan penyiapan data aplikasi untuk 3 aspek: (a) Efisiensi penyimpanan data, (b) Konsistensi/integritas data dalam basis data, dan (c) Kesiapan data untuk diproses oleh logika komputasi aplikasi!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan apa dampak negatif yang akan terjadi pada aplikasi jika tahap data encoding diabaikan saat penyiapan data!

Format tabel 3 kolom untuk nomor 1: Kolom 1 (Aspek Penyiapan Data: Efisiensi Penyimpanan, Integritas Basis Data, Kesiapan Logika Komputasi), Kolom 2 (Penjelasan Peran Encoding), Kolom 3 (Contoh Dampak Nyata pada Aplikasi). Untuk nomor 2: Tuliskan jawaban uraian minimal 3 butir dampak negatif.

Kegiatan 3: Sintesis dan Diskusi Komparatif: Skenario Encoding Data Pengguna

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Catatan hasil diskusi
  • Lembar refleksi LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan skenario pengembangan aplikasi transportasi daring berikut: Aplikasi perlu menyimpan dan memproses data riwayat transaksi yang memuat: 'Metode Pembayaran' (Tunai, Dompet Digital, Kartu Kredit) dan 'Peringkat Layanan Pengemudi' (Bintang 1, 2, 3, 4, 5).
  2. Jelaskan bagaimana konsep data encoding diterapkan untuk menyiapkan kedua jenis data tersebut agar aplikasi dapat mengelola penyimpanan dan menghitung performa layanan pengemudi dengan benar.
  3. Tuliskan rumusan penjelasan hasil diskusimu, lalu siapkan diri untuk sesi penutupan dan refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagaimana konsep data encoding diterapkan untuk menyiapkan data 'Metode Pembayaran' dan 'Peringkat Layanan Pengemudi' agar siap diolah oleh aplikasi transportasi daring!

2. Berdasarkan penjelasan skenario di atas, buatlah kesimpulan ringkas tentang mengapa data encoding menjadi fondasi penting dalam siklus penyiapan data aplikasi perangkat lunak!

Format lembar sintesis diskusi: Tuliskan pembagian penjelasan untuk masing-masing atribut data ('Metode Pembayaran' dan 'Peringkat Layanan') disertai poin kesimpulan akhir pada bagian bawah lembar kerja.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari materi ini, bagaimana kamu menjelaskan perbedaan mendasar antara data teks yang dibaca manusia dengan data yang telah di-encode untuk komputer?

2. Menurut pemahamanmu, mengapa seorang pengembang aplikasi wajib memahami proses data encoding sebelum merancang basis data atau modul aplikasi?

3. Bagian mana dari konsep data encoding yang menurutmu paling menantang untuk dipahami dan bagaimana rencanamu untuk memperdalamnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.