LKPDPertemuan 3Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menjelaskan Hubungan Antarentitas pada Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek dalam Pemodelan Sistem

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 11 dengan topik "Menjelaskan Hubungan Antarentitas pada Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek dalam Pemodelan Sistem".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menjelaskan Hubungan Antarentitas pada Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek dalam Pemodelan Sistem

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menjelaskan Hubungan Antarentitas pada Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek dalam Pemodelan Sistem

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenjelaskan Hubungan Antarentitas pada Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek dalam Pemodelan Sistem
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan algoritma dan paradigma pemrograman berorientasi objek dalam pemodelan sistem perangkat lunak

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus pemodelan sistem perangkat lunak dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Gunakan konsep algoritma dan paradigma Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) untuk menganalisis relasi antarobjek.
  • Tuliskan penjelasan dan hasil pemikiran kelompokmu pada format ruang jawaban yang telah disediakan.
  • Pastikan setiap anggota kelompok berkontribusi dalam menjelaskan konsep pemodelan perangkat lunak.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Konsep: Menjelaskan Pergeseran Prosedural ke OOP dalam Algoritma Sistem

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas XI
  • Alat tulis / Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario sistem 'Layanan Peminjaman Buku Digital Perpustakaan Sekolah'.
  2. Bandingkan bagaimana algoritma disusun menggunakan paradigma prosedural (urutan fungsi dan data terpisah) versus paradigma OOP (entitas objek yang mengemas data atribut dan metode).
  3. Jelaskan karakteristik utama paradigma OOP dalam memodelkan komponen-komponen sistem tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario peminjaman buku digital, jelaskan perbedaan mendasar cara kerja algoritma sistem bila disusun menggunakan paradigma prosedural dibandingkan dengan paradigma berorientasi objek!

2. Jelaskan bagaimana paradigma OOP membantu arsitek perangkat lunak dalam menyusun algoritma pemodelan sistem yang kompleks dan dinamis!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf penjelasan terstruktur pada kolom teks lembar kerja bergaris (masing-masing 1-2 paragraf penjelasan).

Kegiatan 2: Analisis Entitas: Menjelaskan Struktur Objek dan Algoritma Interaksinya

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Papan tulis / sticky notes untuk visualisasi kartu entitas
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan kasus: 'Sistem Smart Canteen Sekolah' yang melibatkan entitas AkunSiswa, MenuMakanan, dan TransaksiPesanan.
  2. Identifikasi dan jelaskan atribut serta metode yang melekat pada masing-masing entitas tersebut.
  3. Lengkapi tabel pemodelan entitas dan jelaskan alur algoritma komunikasi pertukaran pesan antarentitas saat transaksi berlangsung.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis entitas berikut dan jelaskan peran dari masing-masing komponen atribut serta metodenya dalam sistem perangkat lunak!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan alur algoritma interaksi pemanggilan metode antarentitas ketika seorang siswa menekan tombol 'Bayar' pada sistem kantin tersebut!

Gunakan format tabel 4 kolom (Nama Entitas/Kelas, Atribut/Data, Metode/Perilaku, Penjelasan Peran Pemodelan) untuk pertanyaan 1, dan format uraian berbutir (langkah 1 sampai 4) untuk pertanyaan 2.

Kegiatan 3: Diskusi Pemodelan: Menjelaskan Hubungan Antarentitas dalam Sistem Perangkat Lunak

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano / lembar kerja kelompok
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah dalam kelompok untuk meninjau diagram konseptual hubungan antarentitas pada sebuah sistem aplikasi presensi berbasis pengenalan wajah (Face Recognition Attendance System).
  2. Entitas yang tersedia: KameraSensor, ModelDeteksiWajah, dan DataPresensi.
  3. Diskusikan dan jelaskan bagaimana algoritma dan paradigma OOP memodelkan hubungan ketergantungan (asosiasi/agregasi) antarobjek tersebut agar sistem dapat bekerja secara utuh.
  4. Sajikan hasil penjelasan kelompok dan selesaikan refleksi belajar.

Pertanyaan:

1. Jelaskan hubungan antarentitas (bagaimana entitas yang satu terhubung dan memanfaatkan entitas lain) antara KameraSensor, ModelDeteksiWajah, dan DataPresensi dalam paradigma OOP!

2. Jelaskan keunggulan struktur algoritma berbasis relasi antarentitas OOP ini jika suatu saat komponen kamera atau algoritma model kecerdasan artifisial perlu diperbarui ke versi yang lebih canggih!

Tuliskan hasil diskusi kelompok pada bagan relasi antarentitas dan lengkapi dengan rangkuman penjelasan argumentatif sepanjang 2-3 paragraf.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman tentang paradigma pemrograman berorientasi objek (OOP) mengubah cara pandangmu saat melihat cara kerja aplikasi perangkat lunak di sekitarmu?

2. Bagian mana dari konsep penjelasan algoritma interaksi antarentitas yang paling menantang untuk dipahami, dan bagaimana caramu mengatasinya?

3. Apa manfaat utama yang kamu rasakan ketika menjelaskan sistem perangkat lunak yang rumit menggunakan sudut pandang objek dan entitas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.