LKPDPertemuan 4Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menganalisis Penerapan Prinsip Human-Centered dalam Kolaborasi Pembuatan Konten Digital Bersama KA

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 11 dengan topik "Menganalisis Penerapan Prinsip Human-Centered dalam Kolaborasi Pembuatan Konten Digital Bersama KA".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 11: Menganalisis Penerapan Prinsip Human-Centered dalam Kolaborasi Pembuatan Konten Digital Bersama KA

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Penerapan Prinsip Human-Centered dalam Kolaborasi Pembuatan Konten Digital Bersama KA

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Penerapan Prinsip Human-Centered dalam Kolaborasi Pembuatan Konten Digital Bersama KA
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis penerapan prinsip human-centered dan etika yang ada dalam pembuatan konten digital bersama kecerdasan artifisial

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat dan seksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  • Fokuskan analisis kalian pada penerapan prinsip human-centered (manusia sebagai pemegang kendali, empati, inklusivitas, privasi/keamanan) dan etika (kejujuran sumber, pencegahan misinformasi, penghindaran bias).
  • Tuliskan hasil analisis secara terstruktur pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dahaga Konsep: Membedah Studi Kasus Kolaborasi Konten Digital

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks studi kasus pada lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks studi kasus berikut: 'Sebuah tim media sekolah menggunakan generator teks KA untuk menyusun artikel kampanye kesehatan mental siswa. Draf awal dari KA memuat data statistik fiktif (halusinasi KA) dan bahasa yang terkesan menyalahkan individu. Sebelum diunggah, tim siswa melakukan fact-checking data ke puskesmas terdekat, mengubah diksi agar bernada empatik dan inklusif, serta menambahkan label transparansi: Kolaborasi Tim Siswa dengan Bantuan Draf KA.'
  2. Analisislah tindakan tim media tersebut berdasarkan prinsip human-centered dan etika pemanfaatan KA menggunakan tabel analisis.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis berikut untuk mengidentifikasi bagaimana prinsip human-centered dan etika diterapkan oleh tim media sekolah dalam studi kasus!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: [Aspek Penerapan (Verifikasi Fakta, Empati/Inklusivitas, Transparansi)] | [Bukti Tindakan Tim dalam Teks] | [Analisis Prinsip Human-Centered & Etika KA]

Kegiatan 2: Investigasi Dilema Etika: Analisis Komparatif Dua Skenario

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Catatan bahan diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua skenario produksi konten digital berikut:
  2. Skenario A: 'Kreator X menggunakan KA pembuat poster untuk membuat konten kampanye anti-perundungan. Gambar yang dihasilkan KA menggunakan wajah orang nyata tanpa izin dan memperlihatkan stereotip fisik tertentu. Kreator langsung mengunggahnya demi mengejar tren viral tanpa kurasi.'
  3. Skenario B: 'Kreator Y meminta KA membuat ilustrasi abstrak, lalu menyuntingnya sendiri untuk memastikan tidak menyinggung SARA, menjaga privasi individu, serta meminta persetujuan guru BK sebelum disebarkan.'
  4. Bandingkan kedua skenario dan jawablah pertanyaan analisis mendalam berikut bersama kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Analisislah pelanggaran prinsip human-centered dan etika apa saja yang terjadi pada Skenario A, serta jelaskan mengapa tindakan Kreator X berbahaya bagi publik!

2. Berdasarkan Skenario B, analisislah peran spesifik manusia yang TIDAK BISA digantikan oleh KA agar sebuah konten digital tetap memenuhi standar etika!

Format isian uraian analitis: Bagian 1 untuk identifikasi pelanggaran dan dampak Skenario A (minimal memuat 3 aspek pelanggaran: privasi, bias, kendali manusia); Bagian 2 untuk sintesis peran manusia yang tak tergantikan pada Skenario B.

Kegiatan 3: Audit Kritis: Merumuskan Kerangka Analisis Konten Digital Kolaboratif

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja instrumen audit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kalian adalah dewan pengawas etika digital sekolah yang bertugas menilai kelayakan konten yang dibuat siswa menggunakan bantuan KA.
  2. Analisislah parameter apa saja yang harus dipenuhi agar sebuah konten kolaborasi manusia-KA dinyatakan 'Lolos Prinsip Human-Centered dan Etika'.
  3. Tuliskan rumusan parameter tersebut ke dalam instrumen rubrik audit analitis.

Pertanyaan:

1. Susunlah 4 parameter analitis yang mencakup prinsip:

  1. Human Control/Agency,
  2. Transparansi,
  3. Keamanan & Privasi, serta
  4. Non-Diskriminasi/Bias. Jelaskan indikator keterpenuhan untuk masing-masing parameter tersebut!
Ruang tabel jawaban

Tabel matriks audit 4 baris: [Parameter Prinsip Etika/Human-Centered] | [Indikator Keterpenuhan Konten Kolaboratif]

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis berbagai skenario hari ini, mengapa menurutmu kecerdasan artifisial tidak boleh dibiarkan memproduksi dan mempublikasikan konten secara mandiri tanpa pengawasan manusia?

2. Bagian mana dari analisis prinsip human-centered (kendali manusia, privasi, empati, atau bias) yang paling menantang untuk diidentifikasi dalam konten digital nyata di sekitarmu? Mengapa?

3. Komitmen etis apa yang akan kamu pegang teguh saat menggunakan perangkat KA untuk mengerjakan tugas atau membuat konten digital di masa mendatang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.