LKPDPertemuan 6Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Inggris Kelas 8: Mengomunikasikan Gagasan Peristiwa Utama Cerita Tertulis Menggunakan Kalimat Sederhana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Inggris kelas 8 dengan topik "Mengomunikasikan Gagasan Peristiwa Utama Cerita Tertulis Menggunakan Kalimat Sederhana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Inggris Kelas 8: Mengomunikasikan Gagasan Peristiwa Utama Cerita Tertulis Menggunakan Kalimat Sederhana

Bahasa Inggris - Kelas 8

Bab 5 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Inggris — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengomunikasikan Gagasan Peristiwa Utama Cerita Tertulis Menggunakan Kalimat Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengomunikasikan Gagasan Peristiwa Utama Cerita Tertulis Menggunakan Kalimat Sederhana
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan gagasan dan pengalaman dalam teks cerita tertulis menggunakan kalimat sederhana dan majemuk dengan struktur teks yang tepat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan contoh yang diberikan dengan teliti.
  • Gunakan kalimat sederhana (simple sentences) dan kalimat majemuk (compound sentences dengan kata hubung and, but, so) saat menuliskan gagasan.
  • Perhatikan struktur teks cerita yang tepat (Orientation, Complication, Resolution) saat merangkai peristiwa utama.
  • Bekerjasamalah secara aktif pada kegiatan berpasangan dan selesaikan tugas secara mandiri pada kegiatan penulisan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Building Sentences: Simple and Compound Sentences for Story Events

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 pasang gagasan peristiwa cerita bertema 'Embrace Yourself' pada lembar kerja.
  2. Ubahlah pasangan gagasan peristiwa tersebut menjadi kalimat majemuk (compound sentence) menggunakan kata hubung (coordinating conjunction) yang tepat: 'and', 'but', atau 'so'.
  3. Diskusikan hasil penggabungan kalimatmu bersama teman sebangku untuk memastikan hubungan antargagasan tepat.

Pertanyaan:

1. Gabungkan dua kalimat sederhana berikut menjadi satu kalimat majemuk dengan kata hubung yang tepat:
Kalimat A: Mirza felt nervous before the football match.
Kalimat B: He practiced his kicks patiently.

2. Gabungkan dua kalimat sederhana berikut menjadi satu kalimat majemuk dengan kata hubung yang tepat:
Kalimat A: Galang joined the school music club.
Kalimat B: He made many supportive new friends.

3. Gabungkan dua kalimat sederhana berikut menjadi satu kalimat majemuk dengan kata hubung yang tepat:
Kalimat A: Pipit had acne on her face.
Kalimat B: She decided to accept herself confidently.

Tuliskan jawaban langsung pada baris kosong di bawah masing-masing butir soal nomor 1, 2, dan 3.

Kegiatan 2: Mapping the Main Events: Story Structure Organizer

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu ide pengalaman atau cerita tentang menerima diri/mengatasi rasa tidak percaya diri (misal: tampil di depan kelas, belajar hobi baru, atau menerima penampilan diri).
  2. Susunlah 3 peristiwa utama cerita tersebut ke dalam tabel struktur teks naratif: Orientation (Pengenalan/Awal), Complication (Masalah/Tengah), dan Resolution (Penyelesaian/Akhir).
  3. Tuliskan minimal 1 kalimat sederhana dan 1 kalimat majemuk dalam rangkaian rancangan tersebut.

Pertanyaan:

1. Rancanglah peristiwa utama ceritamu ke dalam tabel struktur teks berikut dengan menuliskan kalimat peristiwa yang jelas pada setiap bagian:

  • Orientation (Who and where): Tuliskan 1 kalimat pengenalan tokoh dan situasi.
  • Complication (The problem): Tuliskan 1 kalimat masalah atau tantangan yang dihadapi tokoh.
  • Resolution (How it ends): Tuliskan 1 kalimat penyelesaian masalah dan apa yang dirasakan/dipelajari tokoh.
Ruang tabel jawaban

Isi tabel 3 baris: Baris 1: Kolom Bagian Teks [Orientation] | Kolom Peristiwa Utama Cerita; Baris 2: Kolom Bagian Teks [Complication] | Kolom Peristiwa Utama Cerita; Baris 3: Kolom Bagian Teks [Resolution] | Kolom Peristiwa Utama Cerita.

Kegiatan 3: Writing and Communicating: Composing the Full Story

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja menulis
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembangkan rancangan kerangka peristiwa utama dari Kegiatan 2 menjadi teks cerita tertulis utuh sepanjang 1-2 paragraf pendek (minimal 6 kalimat).
  2. Pastikan teks cerita memuat: alur peristiwa runtut sesuai struktur (Orientation, Complication, Resolution), variasi kalimat sederhana (simple sentences), dan kalimat majemuk (compound sentences dengan and/but/so).
  3. Bacakan teks ceritamu secara berpasangan dengan teman di sebelahmu, lalu berikan tanda centang pada lembar umpan balik teman.
  4. Selesaikan kegiatan ini dengan mengisi refleksi pembelajaran di akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Tuliskan teks cerita tertulis utuh berdasarkan gagasan peristiwa utamamu dengan struktur Orientation, Complication, dan Resolution, memuat kombinasi kalimat sederhana dan kalimat majemuk.

Tulis teks cerita pada area bergaris yang disediakan (12-15 baris), sertakan judul cerita di bagian atas.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari menulis cerita (Orientation, Complication, atau Resolution) yang paling mudah kamu komunikasikan menggunakan kalimat bahasa Inggris? Jelaskan alasannya.

2. Bagaimana penggunaan kalimat majemuk (menggunakan and, but, so) membantumu menyampaikan peristiwa cerita secara lebih runtut dan jelas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.