LKPDPertemuan 1Bab 6Fase ESemester 2

LKPD Bahasa Inggris Kelas 10: Pengantar Fractured Stories: Mengenal Konsep dan Conditional Sentences

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 10 dengan topik "Pengantar Fractured Stories: Mengenal Konsep dan Conditional Sentences". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Inggris Kelas 10: Pengantar Fractured Stories: Mengenal Konsep dan Conditional Sentences

Bahasa Inggris - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Inggris — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pengantar Fractured Stories: Mengenal Konsep dan Conditional Sentences

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPengantar Fractured Stories: Mengenal Konsep dan Conditional Sentences
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi konsep fractured story sebagai narasi yang mengubah sudut pandang, orientasi, komplikasi, atau resolusi dari cerita yang sudah ada, melalui teks lisan pengantar yang diberikan guru.
  2. Murid dapat menggunakan conditional sentences (terutama tipe 2 dan 3) untuk menyampaikan kemungkinan perubahan alur cerita tradisional dalam diskusi lisan singkat bertema fractured stories.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Simaklah instruksi dan teks lisan pengantar dari guru dengan saksama, karena akan menjadi kunci untuk menjawab pertanyaan.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompokmu dan jangan ragu untuk berimajinasi seliar mungkin saat membedah cerita!
  • Gunakan Bahasa Inggris saat berdiskusi dan menuliskan jawaban di LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Activity 1: Let's Listen and Ponder!

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Audio recording atau teks lisan dari guru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan dengan saksama cerita tradisional singkat yang dibacakan oleh guru (misalnya kisah Malin Kundang atau The Hare and The Tortoise).
  2. Setelah itu, dengarkan versi 'Fractured' (yang sudah diubah) dari cerita tersebut yang disampaikan guru.
  3. Identifikasi bagian mana dari cerita tersebut yang mengalami perubahan (apakah Sudut Pandang/Point of View, Orientasi, Komplikasi, atau Resolusi).
  4. Jawablah pertanyaan di bawah ini berdasarkan teks lisan yang kamu dengar.

Pertanyaan:

1. What is the original ending or main conflict of the story you just heard?

2. What is the 'fractured' or changed element in the story mentioned by your teacher?

3. Did the change happen in the Orientation, Complication, Resolution, or Point of View? Explain briefly.

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk kalimat lengkap berbahasa Inggris pada kotak/baris yang disediakan di bawah setiap pertanyaan.

Kegiatan 2: Activity 2: The 'What If' Machine (Conditional Sentences)

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Catatan materi Conditional Sentences

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari kembali konsep Conditional Sentences Type 2 (Unreal Present) dan Type 3 (Unreal Past) dari penjelasan guru.
  2. Baca fakta-fakta dari cerita tradisional terkenal di bawah ini.
  3. Gunakan imajinasimu sebagai 'Mesin Pengandaian'. Ubahlah fakta tersebut menjadi kalimat pengandaian (Conditional Sentence) yang menunjukkan kemungkinan alur cerita yang baru (Fractured Story).

Pertanyaan:

1. Fact (Past Event): Malin Kundang denied his mother. His mother cursed him into a stone. -> Create a Type 3 Conditional Sentence (If + Past Perfect, would have + V3)!

2. Fact (Present Context): Cinderella's step-sisters are very cruel. Cinderella is unhappy. -> Create a Type 2 Conditional Sentence (If + Simple Past, would + V1)!

3. Fact (Past Event): The hare slept under the tree. The tortoise won the race. -> Create a Type 3 Conditional Sentence!

Tuliskan kalimat Conditional Sentence-mu pada garis kosong yang tersedia tepat di bawah setiap fakta cerita.

Kegiatan 3: Activity 3: Twist the Tale! (Pair Discussion)

Estimasi: 45 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas buram untuk coret-coretan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah pasangan dengan teman di sebelahmu.
  2. Pilihlah satu cerita rakyat, legenda, atau dongeng yang kalian berdua ketahui dengan baik.
  3. Sepakati satu perubahan besar pada cerita tersebut (bisa mengubah sudut pandang menjadi dari sisi tokoh jahat, mengubah awal cerita, konflik, atau akhir cerita).
  4. Diskusikan kemungkinan alur baru tersebut dan tuliskan kerangka ide kalian.
  5. Gunakan minimal 2 Conditional Sentences dalam diskusi dan tulisan kalian.
  6. Bersiaplah untuk membagikan (speaking) ide 'Fractured Story' kalian secara lisan di depan kelas secara singkat!

Pertanyaan:

1. Story Title & The Original Plot (Briefly):

2. Which element are you going to fracture? (Orientation / Complication / Resolution / Point of View) and what is the new idea?

3. Write 2 Conditional Sentences you will use in your oral presentation to describe the change!

Gunakan tabel 3 baris yang disediakan. Baris 1 untuk Judul & Plot Asli, Baris 2 untuk Elemen yang diubah & Ide Baru, Baris 3 untuk Kalimat Pengandaian (Conditional Sentences).

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat mencoba mengubah jalan cerita (membuat fractured story) dari dongeng yang sudah sering kamu dengar sejak kecil? Apakah menyenangkan?

2. Apakah menggunakan Conditional Sentences membantumu dalam membayangkan dan mengomunikasikan alur cerita yang baru? Bagian mana yang terasa menantang?

3. Pesan moral apa yang menurutmu bisa berubah jika kita melihat sebuah cerita dari sudut pandang yang berbeda (misalnya melihat cerita dari sudut pandang ibu tiri Cinderella)?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.