LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menyusun Kalimat Menjadi Paragraf Padu Bertema Hobi dan Profesi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Menyusun Kalimat Menjadi Paragraf Padu Bertema Hobi dan Profesi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menyusun Kalimat Menjadi Paragraf Padu Bertema Hobi dan Profesi
Bahasa Indonesia - Kelas 6
Bab 4 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C) Topik: Menyusun Kalimat Menjadi Paragraf Padu Bertema Hobi dan Profesi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Puzzle Paragraf: Merangkai Kalimat AcakEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Di bawah ini adalah lima kalimat yang belum tersusun menjadi paragraf. Tentukan urutan kalimat 1-5 yang membentuk paragraf padu dan runtut. Tulis nomor urut di kotak yang tersedia.
2. Jelaskan alasan mengapa kamu memilih kalimat B sebagai kalimat utama. Minimal dua alasan. 3. Bersama teman sebangku, temukan tiga kata baru dalam kumpulan kalimat di atas yang memiliki makna denotatif (makna sebenarnya). Tulis kata tersebut, lalu buat satu kalimat sendiri menggunakan kata itu dengan tema hobi atau profesi. Ruang tabel jawaban Nomor 1: tulis urutan 5 huruf (misal: B-D-C-A-E). Nomor 2: tulis dalam 2-3 kalimat di kolom yang disediakan. Nomor 3: gunakan tabel 2 kolom (Kata Baru & Kalimat Sendiri), masing-masing 3 baris. Kegiatan 2: Merangkai Paragraf dari Kalimat Acak Bertema ProfesiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berikut adalah 8 kalimat yang harus kamu pilah menjadi dua paragraf terpisah (tema dokter dan pengusaha). Urutkan kalimat dalam setiap paragraf dari 1-4.
2. Pilih satu kosakata baru dari daftar berikut: observasi, diagnosis, inovasi, disiplin, atau profesional. Buatlah kalimat sendiri menggunakan kosakata tersebut yang berkaitan dengan hobi seseorang yang berhubungan dengan profesi. Contoh: "Hobi mengamati burung membuat Edo melakukan observasi setiap pagi." 3. Menurutmu, mengapa penting menyusun kalimat dengan urutan yang runtut saat menulis laporan tentang profesi? Jelaskan dalam 2-3 kalimat. Nomor 1: tulis urutan setiap paragraf (misal: Dokter: 3-6-1-8, Pengusaha: 4-5-2-7). Nomor 2: tulis satu kalimat di kolom yang disediakan. Nomor 3: tulis 2-3 kalimat. Kegiatan 3: Ayo Menulis: Paragraf Hobiku Menuju ProfesiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tulis paragraf hobimu menuju profesi dengan ketentuan di atas. Pastikan ada kalimat pembuka, isi, dan penutup yang padu. 2. Tuliskan dua kosakata baru yang kamu gunakan dalam paragraf di atas. Lalu, tulis makna denotatifnya sesuai kamus atau penjelasan guru. Ruang tabel jawaban 3. Dari presentasi kelompok, adakah saran dari teman untuk memperbaiki paragrafmu? Jika ada, tulis satu saran dan bagaimana kamu akan memperbaikinya. Nomor 1: tulis paragraf dalam satu blok teks (5+ kalimat). Nomor 2: tabel 2 kolom (Kosakata Baru, Makna Denotatif) dengan minimal 2 baris. Nomor 3: tulis saran dan perbaikan dalam 2-3 kalimat. REFLEKSI1. Apa bagian paling menantang saat menyusun kalimat acak menjadi paragraf padu? Jelaskan cara kamu mengatasinya. 2. Menurutmu, bagaimana kemampuan menyusun paragraf yang runtut dapat membantu kamu menulis laporan tentang profesi di kehidupan nyata? 3. Sebutkan satu strategi atau tip yang akan kamu ingat saat menyusun paragraf lagi di masa depan. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.