LKPDPertemuan 18Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menulis Perbaikan Teks Laporan Hasil Observasi Sederhana dengan Rangkaian Kalimat Kompleks

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Menulis Perbaikan Teks Laporan Hasil Observasi Sederhana dengan Rangkaian Kalimat Kompleks".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menulis Perbaikan Teks Laporan Hasil Observasi Sederhana dengan Rangkaian Kalimat Kompleks

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 4 Pertemuan 18

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menulis Perbaikan Teks Laporan Hasil Observasi Sederhana dengan Rangkaian Kalimat Kompleks

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenulis Perbaikan Teks Laporan Hasil Observasi Sederhana dengan Rangkaian Kalimat Kompleks
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis teks laporan hasil observasi sederhana berdasarkan hasil pengamatan dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Gunakan data hasil pengamatan yang disajikan sebagai bahan dasar menulis.
  • Rangkai kalimat-kalimat tunggal menjadi kalimat kompleks menggunakan konjungsi yang tepat (seperti: karena, sehingga, ketika, walaupun, agar, dan kemudian).
  • Tuliskan laporan pengamatan secara utuh, jelas, dan kreatif pada ruang yang telah disediakan.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berpasangan sesuai arahan guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merangkai Kalimat Kompleks dari Data Pengamatan

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan pasangan kalimat tunggal yang diambil dari catatan pengamatan profesi pembuat kue.
  2. Gabungkan setiap pasangan kalimat tunggal tersebut menjadi satu kalimat kompleks yang padu dan logis menggunakan kata penghubung (konjungsi) yang sesuai.

Pertanyaan:

1. Gabungkan dua kalimat berikut menjadi satu kalimat kompleks bertingkat:
Kalimat A: Bu Rini menimbang tepung terigu dan gula pasir secara teliti.
Kalimat B: Tekstur kue bolu yang dihasilkan lembut dan tidak bantat.

2. Gabungkan dua kalimat berikut menjadi satu kalimat kompleks bertingkat:
Kalimat A: Pembuat kue memasukkan adonan ke dalam oven pemanggang.
Kalimat B: Pengatur suhu oven telah menunjukkan angka 180 derajat Celsius.

3. Gabungkan dua kalimat berikut menjadi satu kalimat kompleks setara berlawanan atau bertingkat konsesif:
Kalimat A: Udara di dekat tungku pemanggang terasa sangat panas.
Kalimat B: Bu Rini tetap menghias permukaan kue tart dengan sangat teliti dan hati-hati.

Tuliskan jawaban langsung pada baris kosong di bawah masing-masing butir soal penggabungan kalimat.

Kegiatan 2: Menulis Draf Teks Laporan Pengamatan dengan Kalimat Kompleks

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/kertas LKPD
  • Pena
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data mentah hasil pengamatan profesi 'Penjaga Perpustakaan Sekolah' berikut: - Objek Pengamatan: Aktivitas Pustakawan Sekolah (Pak Banu) - Waktu: Senin, 10 Februari 2025, pukul 08.00 - 09.30 WIB - Tempat: Perpustakaan SDN Budi Mulia - Catatan Data: (1) Pak Banu menyortir buku baru yang baru tiba; (2) Pak Banu menempelkan label kode klasifikasi pada punggung buku; (3) Pak Banu menata buku di rak sesuai abjad; (4) Murid-murid mudah mencari buku bacaan; (5) Pak Banu mencatat peminjaman di komputer; (6) Murid mengembalikan buku tepat waktu. - Kesimpulan catatan: Profesi pustakawan membutuhkan ketelitian mengelola buku agar suasana membaca nyaman dan tertib.
  2. Tuliskan teks laporan hasil observasi utuh yang terdiri atas: Bagian Pembuka (informasi umum/identitas pengamatan), Bagian Isi (rangkaian aktivitas yang diamati), dan Bagian Penutup (kesimpulan).
  3. Wajib menggunakan minimal 3 kalimat kompleks di dalam teks laporan yang kamu susun secara kreatif.

Pertanyaan:

1. Tuliskan teks laporan hasil observasi sederhana berdasarkan data pengamatan pustakawan sekolah tersebut ke dalam 3 bagian paragraf (Pembuka, Isi, Penutup) dengan memanfaatkan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif!

Tuliskan laporan pengamatan pada format 3 kotak/paragraf terpisah: Paragraf 1 (Pembuka Pengamatan), Paragraf 2 (Isi/Hasil Pengamatan berkalimat kompleks), Paragraf 3 (Penutup/Kesimpulan). Beri garis bawah pada kalimat kompleks yang kamu buat.

Kegiatan 3: Menyempurnakan Teks Laporan Hasil Observasi Mandiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pewarna penanda teks (stabilo/pensil warna)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu profesi yang ada di lingkungan sekolahmu (misalnya: Petugas Kebersihan, Pengelola Kantin, Satpam Sekolah, atau Petugas Tata Usaha).
  2. Tuliskan satu teks laporan hasil observasi singkat (minimal 5-6 kalimat utuh) berdasarkan pengamatan yang pernah kamu lakukan.
  3. Pastikan teks laporan yang kamu tulis memuat minimal 2 kalimat kompleks dengan variasi kata penghubung sebab-akibat atau tujuan/syarat.
  4. Setelah menulis, luangkan 5 menit terakhir untuk menjawab pertanyaan refleksi di akhir LKPD.

Pertanyaan:

1. Tuliskan teks laporan hasil observasi mandiri tentang salah satu profesi di lingkungan sekolahmu dengan menggunakan rangkaian kalimat kompleks secara runtut dan kreatif!

Tuliskan judul laporan, nama profesi yang diamati, dan teks laporan hasil observasi pada kolom teks bergaris (minimal 1 paragraf utuh 5-6 kalimat). Beri tanda stabilo atau lingkaran pada konjungsi kalimat kompleks yang digunakan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari laporan hasil observasi yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu rangkai menjadi kalimat kompleks?

2. Bagaimana penggunaan kalimat kompleks membantumu menjelaskan hasil pengamatan terhadap suatu profesi menjadi lebih jelas dan rinci?

3. Hal baru apa yang kamu hargai dari profesi yang kamu amati hari ini setelah menuliskan aktivitas kerjanya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.