LKPDPertemuan 9Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menganalisis Nilai Kerja Keras dan Kejujuran dalam Teks Cerita Rakyat Visual Pilihan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Menganalisis Nilai Kerja Keras dan Kejujuran dalam Teks Cerita Rakyat Visual Pilihan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menganalisis Nilai Kerja Keras dan Kejujuran dalam Teks Cerita Rakyat Visual Pilihan

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menganalisis Nilai Kerja Keras dan Kejujuran dalam Teks Cerita Rakyat Visual Pilihan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenganalisis Nilai Kerja Keras dan Kejujuran dalam Teks Cerita Rakyat Visual Pilihan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis nilai-nilai dalam teks sastra cerita rakyat berwujud teks visual

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah dan amati panel teks cerita rakyat visual yang disajikan dengan teliti.
  • Fokuskan analisis kalian pada tindakan, dialog, dan ekspresi tokoh untuk menemukan nilai kerja keras dan kejujuran.
  • Tuliskan jawaban pada kolom dan ruang yang telah disediakan secara rapi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Bukti Visual Nilai Kerja Keras dalam Panel Cerita

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks cerita rakyat visual
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati sajian teks visual Panel 1 dan Panel 2 dari cerita rakyat 'Petani Ulet dan Guci Ajaib' berikut:
  2. Deskripsi Panel 1: Gambar Pak Danu sedang mencangkul tanah berbatu di lereng bukit saat terik matahari. Keringat bercucuran di pelipisnya, pakaiannya kusam berlumur lumpur, namun tatapannya fokus dan ia tetap mengayunkan cangkul tanpa berhenti.
  3. Deskripsi Panel 2: Gambar Pak Danu mengangkut berkarung-karung hasil panen jagung ke lumbung desa hingga senja tiba, dengan senyum puas meskipun tangannya tampak lecet dan berbalut kain perban.
  4. Analisislah bukti-bukti visual dan peristiwa pada kedua panel yang mencerminkan nilai kerja keras.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan rincian visual pada Panel 1, tindakan dan kondisi fisik apa dari tokoh Pak Danu yang membuktikan adanya nilai kerja keras? Jelaskan keterkaitan bukti visual tersebut dengan nilai kerja keras!

2. Bandingkan Panel 1 dan Panel 2. Perubahan situasi apa yang dialami tokoh, dan bagaimana hasil panen pada Panel 2 membuktikan bahwa nilai kerja keras membawa hasil yang nyata?

Tuliskan uraian analisis pada baris kosong yang disediakan (masing-masing 2-4 kalimat penjelasan).

Kegiatan 2: Menganalisis Konflik Kejujuran melalui Perilaku Tokoh dalam Panel Komik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks cerita bergambar
  • Penggaris dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati sajian lanjutan teks visual Panel 3 dan Panel 4 berikut:
  2. Deskripsi Panel 3: Pak Danu menemukan guci kuno berisi kepingan emas di sudut lumbung milik tetangganya yang tertinggal. Di atas kepala Pak Danu terdapat balon pikiran bergambar uang melimpah, namun raut wajahnya ragu-ragu dan alisnya bertaut.
  3. Deskripsi Panel 4: Pak Danu berjalan tegak mengembalikan guci emas tersebut langsung ke tangan pemilik aslinya (Pak Kades) sambil tersenyum lega. Balon ucapan Pak Danu: 'Ini milik Paman yang tertinggal, bukan hak saya.'
  4. Lakukan analisis nilai kejujuran dengan mengisi tabel komparasi tindakan tokoh.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis nilai kejujuran berikut berdasarkan sajian visual Panel 3 dan Panel 4:

  • Kolom A: Peristiwa/Adegan Visual
  • Kolom B: Keputusan/Tindakan Tokoh
  • Kolom C: Analisis Nilai Kejujuran (Alasan tindakan tersebut mencerminkan kejujuran)
Ruang tabel jawaban

2. Bagaimana ekspresi wajah Pak Danu pada Panel 4 (tersenyum lega) mencerminkan dampak dari menjunjung tinggi nilai kejujuran?

Isilah tabel 3 kolom (Peristiwa, Tindakan Tokoh, Analisis Nilai Kejujuran) sebanyak 2 baris, dilanjutkan 2 baris isian singkat untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Sintesis Analisis Nilai Cerita dan Hubungan Sebab-Akibat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja diskusi siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Diskusikan keseluruhan alur cerita rakyat visual (Panel 1 sampai Panel 4).
  3. Hubungkan keterpaduan antara nilai kerja keras dan nilai kejujuran yang ditunjukkan oleh tokoh Pak Danu.
  4. Selesaikan butir analisis inferensial berikut secara mendalam.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan keseluruhan teks visual (Panel 1-4), analisislah: Mengapa nilai kerja keras dan nilai kejujuran harus berjalan beriringan pada diri tokoh Pak Danu? Apa yang terjadi pada nilai cerita jika Pak Danu bekerja keras tetapi tidak jujur?

Tuliskan hasil sintesis diskusi kelompok berupa 1 paragraf argumentatif (minimal 4 kalimat yang memuat relasi kedua nilai) pada kolom simpulan analisis.

REFLEKSI

1. Dari adegan visual Panel 1 sampai 4, bukti tindakan mana yang paling jelas menunjukkan perbedaan antara orang yang bekerja keras dengan yang mencari jalan pintas?

2. Bagaimana caramu mengidentifikasi nilai kejujuran hanya dengan memirsa ekspresi wajah dan balon kata seorang tokoh dalam cerita visual?

3. Apakah kamu menemukan kemudahan atau kesulitan dalam menganalisis nilai-nilai moral saat disajikan dalam bentuk gambar bercerita dibandingkan teks bacaan biasa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.