LKPDPertemuan 6Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Nilai-Nilai dalam Cerita Rakyat: Bercerita dari Hati — Menyampaikan Perasaan atas Cerita Rakyat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Nilai-Nilai dalam Cerita Rakyat: Bercerita dari Hati — Menyampaikan Perasaan atas Cerita Rakyat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Nilai-Nilai dalam Cerita Rakyat: Bercerita dari Hati — Menyampaikan Perasaan atas Cerita Rakyat

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Nilai-Nilai dalam Cerita Rakyat: Bercerita dari Hati — Menyampaikan Perasaan atas Cerita Rakyat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikNilai-Nilai dalam Cerita Rakyat: Bercerita dari Hati — Menyampaikan Perasaan atas Cerita Rakyat
Alokasi Waktu70 menit (1 pertemuan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengaitkan isi cerita rakyat yang telah disimak dengan perasaan atau pengalaman pribadi secara lisan menggunakan kosakata yang ekspresif dan santun. (elemen: Berbicara dan Mempresentasikan)
  2. Murid mampu menyampaikan perasaan secara tertulis berdasarkan nilai-nilai positif dalam cerita rakyat yang didengar dengan kalimat yang indah dan menarik. (elemen: Menulis)

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum mengerjakan LKPD ini, simaklah cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua' yang akan dibacakan oleh guru atau temanmu.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara bertahap dari kegiatan 1 sampai 3.
  • Jawablah dengan jujur sesuai perasaan dan pemikiranmu sendiri. Tidak ada jawaban yang salah selama kamu beralasan.
  • Gunakan bahasa yang santun dan ekspresif saat menyampaikan perasaanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merasakan Cerita: Emosi di Balik Kisah

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua' (dibacakan guru)
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tutup mata sejenak dan ingat kembali cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua' yang sudah kamu simak.
  2. Tuliskan 3 emosi atau perasaan yang kamu rasakan saat mendengarkan cerita tersebut pada kolom pertama tabel.
  3. Pada kolom kedua, tuliskan bagian cerita mana yang membuatmu merasakan emosi itu.
  4. Pada kolom ketiga, lingkarilah emotikon yang sesuai dengan emosi tersebut.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut berdasarkan perasaanmu saat menyimak cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua'.

Ruang tabel jawaban

Tabel dengan 3 kolom: (1) Emosi/Perasaanku, (2) Bagian Cerita yang Membuatku Merasa Begitu, (3) Emotikon Ekspresiku (lingkari salah satu: 😊😢😡😟😄😌). Tersedia 3 baris untuk diisi.

Kegiatan 2: Bercerita dari Hati: Menyambung Kisah dengan Pengalaman Pribadi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu nilai positif dari cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua' yang paling menyentuh hatimu (contoh: kasih sayang, keberanian, harapan, doa, ketekunan).
  2. Ceritakan secara lisan kepada teman sebangkumu: bagaimana nilai itu muncul dalam cerita, dan apakah kamu pernah mengalami atau merasakan hal serupa dalam hidupmu.
  3. Gunakan kosakata yang ekspresif dan santun saat berbicara, misalnya: 'Aku merasa terharu ketika…', 'Aku jadi ingat saat aku…', 'Nilai yang paling kurasakan adalah…'
  4. Setelah bercerita, catat poin-poin penting dari cerita temanmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Nilai positif apa yang kamu pilih? Mengapa nilai itu paling menyentuh hatimu?

2. Catatlah cerita temanmu: nilai apa yang dia pilih, dan pengalaman pribadi apa yang dia ceritakan?

Ruang tabel jawaban

Pertanyaan 1: tulis jawaban 3-5 kalimat pada kolom yang disediakan. Pertanyaan 2: tabel dua kolom: 'Nilai Pilihan Teman' dan 'Pengalaman Pribadi yang Diceritakan'.

Kegiatan 3: Menuliskan Perasaan: Surat untuk Murai Kecil

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Buku tulis atau lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu menulis surat pendek untuk Murai Kecil, tokoh utama dalam cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua'.
  2. Dalam suratmu, sampaikan perasaanmu tentang perjuangan Murai Kecil dan nilai-nilai positif yang kamu pelajari darinya.
  3. Gunakan kalimat yang indah dan menarik, misalnya dengan kata-kata konotatif (kiasan) seperti: 'semangatmu bagaikan embun pagi yang menyegarkan'.
  4. Tulis surat minimal 5 kalimat dan maksimal 10 kalimat.
  5. Gunakan ejaan dan tanda baca yang benar.

Pertanyaan:

1. Tulislah surat pendek untuk Murai Kecil yang berisi perasaanmu dan nilai-nilai positif yang kamu pelajari dari ceritanya.

Tulis surat pada kotak bergaris yang disediakan, dengan struktur: pembuka (2 kalimat), isi (3-5 kalimat berisi perasaan dan nilai), penutup (1-2 kalimat).

REFLEKSI

1. Setelah menyimak cerita dan mengerjakan kegiatan ini, perasaan apa yang paling kamu rasakan? Mengapa?

2. Nilai positif apa dari cerita 'Doa-Doa dalam Sumur Tua' yang ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Bagaimana caranya?

3. Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling menyenangkan atau paling berkesan bagimu? Ceritakan alasannya.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.