LKPDPertemuan 5Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Fasih Kata Pola Diftong dan Vokal Rangkap dalam Teks Cerita Rakyat "Lembah Apapuhang"

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Membaca Fasih Kata Pola Diftong dan Vokal Rangkap dalam Teks Cerita Rakyat "Lembah Apapuhang"".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Fasih Kata Pola Diftong dan Vokal Rangkap dalam Teks Cerita Rakyat "Lembah Apapuhang"

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Membaca Fasih Kata Pola Diftong dan Vokal Rangkap dalam Teks Cerita Rakyat "Lembah Apapuhang"

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMembaca Fasih Kata Pola Diftong dan Vokal Rangkap dalam Teks Cerita Rakyat "Lembah Apapuhang"
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari teks sastra cerita rakyat

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah teks cuplikan cerita rakyat 'Lembah Apapuhang' dengan cermat dan saksama.
  • Lakukan latihan pelafalan kata bersama teman sebangkumu sesuai petunjuk di setiap kegiatan.
  • Fokuskan perhatianmu untuk membaca setiap kata secara fasih: lancar, tepat pelafalannya, tanpa mengeja, dan tanpa mengulang.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Kata Terisolasi Berpola Diftong dan Vokal Rangkap

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kartu kata berpola diftong dan vokal rangkap

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 6 kata yang diambil dari cuplikan teks cerita rakyat 'Lembah Apapuhang' berikut: kerbau, sampai, danau, seuntai, buih, kepulauan.
  2. Secara bergantian berpasangan, bacalah keenam kata tersebut secara nyaring kepada teman sebangku.
  3. Beri tanda centang (V) pada lembar pengamatan jika temanmu membaca kata tersebut dengan fasih (lancar satu kali ucap, tidak mengeja huruf demi huruf, dan tidak mengulang).

Pertanyaan:

1. Bacalah 6 kata berikut dengan fasih di hadapan pasanganmu:

  1. kerbau,
  2. sampai,
  3. danau,
  4. seuntai,
  5. buih,
  6. kepulauan. Catat hasil keterbacaan fasih pada tabel yang tersedia!
Ruang tabel jawaban

Tabel ceklis 3 kolom: Kolom 1 'Nomor & Kata' ((1) kerbau, (2) sampai, (3) danau, (4) seuntai, (5) buih, (6) kepulauan), Kolom 2 'Terbaca Fasih (Ya/Tidak)', Kolom 3 'Catatan Pengamat Sebangku'.

Kegiatan 2: Membaca Fasih Kalimat Bermuatan Pola Kombinasi Huruf

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kalimat cetak
  • Pensil/bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 3 kalimat cuplikan cerita rakyat yang memuat kata berpola diftong dan vokal rangkap berikut secara mandiri dalam hati terlebih dahulu.
  2. Kalimat A: 'Orang-orang kecil itu menggembalakan seekor kerbau di tepi danau yang permai.'
  3. Kalimat B: 'Kala fajar mulai sampai, mereka mengalungkan seuntai manik-manik indah.'
  4. Kalimat C: 'Air terjun berbuih putih itu mengalir megah melintasi wilayah kepulauan.'
  5. Bacakan ketiga kalimat tersebut secara nyaring di depan guru atau pasangan belajarmu dengan fasih dan lancar.

Pertanyaan:

1. Bacakan Kalimat A, B, dan C secara nyaring dan runtut. Berikan tanda ceklis pada kolom ketercapaian membaca fasih untuk setiap kalimat!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris: Baris 1 memuat Kalimat A beserta kolom ceklis kefasihan, Baris 2 memuat Kalimat B beserta kolom ceklis kefasihan, Baris 3 memuat Kalimat C beserta kolom ceklis kefasihan.

Kegiatan 3: Membaca Nyaring Paragraf Cerita Rakyat Secara Berkelanjutan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks paragraf cerita rakyat 'Lembah Apapuhang'
  • Lembar catatan pengamatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah paragraf cerita rakyat 'Lembah Apapuhang' berikut secara utuh di depan kelas atau kelompok kecilmu: 'Jauh di pedalaman kepulauan, hiduplah kaum Apapuhang di lembah permai. Ketika mentari mulai melintasi danau, mereka berjalan santai menuntun kerbau. Suara gemercik air berbuih di celah bebatuan mengiringi langkah hingga mereka sampai di perbatasan kampung.'
  2. Pastikan seluruh kata yang memiliki kombinasi huruf diftong (-ai, -au) dan vokal rangkap (ua, ui) dilafalkan secara tepat dan fasih tanpa mengeja atau tersendat.
  3. Lakukan penilaian mandiri dan dengarkan umpan balik dari guru.

Pertanyaan:

1. Bacalah paragraf cerita di atas secara utuh dan nyaring. Catat kata-kata berkombinasi huruf khusus (kepulauan, permai, danau, santai, kerbau, berbuih, sampai) yang berhasil kamu lafalkan secara fasih tanpa hambatan!

Tuliskan daftar 7 kata berkombinasi huruf yang berhasil dibaca fasih dari paragraf pada baris bernomor 1 sampai 7 yang disediakan.

REFLEKSI

1. Kata berkombinasi huruf apa yang paling mudah kamu baca dengan fasih hari ini?

2. Kata berkombinasi huruf apa yang masih membutuhkan kehati-hatian agar dapat dibaca tanpa mengeja?

3. Bagaimana perasaanmu setelah mampu membaca paragraf cerita rakyat dengan lancar dan fasih?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.