LKPDPertemuan 2Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Cerita-Cerita di Sekitar Kita: Mengenal Teks Sastra dan Membaca Cerita Rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil'

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Cerita-Cerita di Sekitar Kita: Mengenal Teks Sastra dan Membaca Cerita Rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Cerita-Cerita di Sekitar Kita: Mengenal Teks Sastra dan Membaca Cerita Rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil'

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Cerita-Cerita di Sekitar Kita: Mengenal Teks Sastra dan Membaca Cerita Rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikCerita-Cerita di Sekitar Kita: Mengenal Teks Sastra dan Membaca Cerita Rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil'
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membaca teks cerita rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil' dengan fasih sesuai pola kombinasi huruf yang benar.
  2. Murid mampu menganalisis informasi dan menjawab pertanyaan inferensial berdasarkan isi cerita rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil' secara tertulis.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah LKPD ini dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Siapkan buku tulis, alat tulis, dan buku teks Bahasa Indonesia kelas VI Bab 2.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan. Jangan lompat-lompat!
  • Tanyakan pada gurumu jika ada langkah yang belum jelas.
  • Nikmati setiap kegiatan—kamu sedang berpetualang bersama cerita rakyat dari Kepulauan Sangihe.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Fasihkan Suaramu!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Bahasa Indonesia kelas VI
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka buku teksmu pada halaman cerita rakyat 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil'.
  2. Perhatikan kata-kata dalam cerita tersebut. Temukan kata yang menurutmu sulit atau panjang.
  3. Latih dirimu membaca cerita itu dalam hati terlebih dahulu selama 5 menit.
  4. Sekarang, bacakan satu paragraf pendek pilihanmu secara nyaring di depan teman sebangkumu.
  5. Gunakan intonasi yang tepat—jangan terburu-buru, ucapkan setiap kata dengan jelas.
  6. Setelah selesai, catat pengalamanmu di tabel di bawah.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 kata dari cerita yang kamu anggap paling sulit dibaca. Mengapa kata itu sulit bagimu?

2. Bacakan dengan suara nyaring paragraf pertama kepada teman sebangkumu. Minta temanmu memberi satu saran: apa yang bisa kamu perbaiki agar bacaannya lebih fasih? Tulis saran tersebut di sini.

3. Nilai dirimu sendiri: seberapa fasih kamu membaca paragraf pertama? Lingkari emotikon yang sesuai dan tulis alasannya.

Tulis jawaban di kotak yang tersedia. Untuk nomor 2, tulis nama teman dan sarannya. Untuk nomor 3, gambarlah emotikon dan tulis alasan singkat (2-3 kalimat).

Kegiatan 2: Detektif Cerita: Menyelami Makna Tersembunyi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Bahasa Indonesia kelas VI
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kembali cerita 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil' dengan saksama.
  2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut. Beberapa jawaban bisa kamu temukan langsung di teks, tapi beberapa lagi perlu kamu pikirkan lebih dalam (pertanyaan inferensial).
  3. Gunakan kalimatmu sendiri. Jika perlu, garis bawahi bagian cerita yang mendukung jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Di manakah tepatnya lembah tempat tinggal para Apapuhang?

2. Menurutmu, mengapa para kurcaci itu disebut 'Orang-Orang Kecil'? Gunakan petunjuk dari teks untuk menjelaskan.

3. Berdasarkan cerita, apa hubungan antara para Apapuhang dan gunung Awu? Apakah mereka saling memengaruhi? Jelaskan alasanmu.

4. Menurut dugaanmu (inferensi), bagaimana suasana hati para Apapuhang saat tinggal di lembah itu? Berilah satu bukti dari teks.

5. Apa yang dimaksud dengan 'jauh sebelum raja-raja memimpin dan menciptakan sejarah yang begitu megah'? Kaitkan dengan kehidupan para Apapuhang.

Tulis jawaban di kolom yang disediakan. Untuk nomor 4 dan 5, gunakan 3-4 kalimat lengkap. Jika perlu, kutip sebagian kalimat dari teks dengan menulis ulang di dalam tanda petik.

Kegiatan 3: Ceritaku, Imajinasiku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau kertas HVS
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sudah membaca cerita rakyat tentang Apapuhang. Sekarang, giliranmu berkreasi!
  2. Bayangkan kamu adalah seorang Apapuhang yang tinggal di lembah itu. Tuliskan sebuah cerita pendek (minimal 5 kalimat) tentang satu hari dalam hidupmu.
  3. Gunakan kata-kata yang indah dan kreatif. Boleh menyisipkan percakapan atau perasaan tokoh.
  4. Setelah menulis, bacakan hasil karyamu di depan kelompok kecil (3-4 orang). Dengarkan juga cerita teman-temanmu.
  5. Beri tanggapan positif pada cerita teman: sebutkan satu hal yang kamu sukai dari ceritanya.

Pertanyaan:

1. Tuliskan cerita pendekmu di sini. Gunakan imajinasimu seluas mungkin!

2. Setelah mendengarkan cerita temanmu, tuliskan satu hal yang kamu sukai dari cerita tersebut dan satu saran untuk membuatnya lebih menarik.

Nomor 1: tulis cerita minimal 5 kalimat di kotak yang disediakan (boleh lebih dari satu paragraf). Nomor 2: tulis nama teman dan tanggapanmu di tabel yang tersedia.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, apa hal baru yang kamu pelajari tentang cerita rakyat dan cara membacanya dengan baik?

2. Bagaimana perasaanmu saat membayangkan menjadi seorang Apapuhang? Apakah kamu membayangkan lembah tempat tinggalmu sendiri?

3. Menurutmu, mengapa cerita rakyat seperti 'Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil' perlu diceritakan kembali dari generasi ke generasi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.