LKPDPertemuan 11Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menulis Cerita Rakyat Sederhana: Proses Penulisan Cerita Rakyat (minimal 500 kata)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Menulis Cerita Rakyat Sederhana: Proses Penulisan Cerita Rakyat (minimal 500 kata)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menulis Cerita Rakyat Sederhana: Proses Penulisan Cerita Rakyat (minimal 500 kata)

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menulis Cerita Rakyat Sederhana: Proses Penulisan Cerita Rakyat (minimal 500 kata)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenulis Cerita Rakyat Sederhana: Proses Penulisan Cerita Rakyat (minimal 500 kata)
Alokasi Waktu1 × 90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menulis teks cerita rakyat sederhana minimal 500 kata berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan alur dan konflik yang tidak terlalu rumit. (elemen: Menulis)
  2. Murid mampu menggunakan kaidah kebahasaan yang benar serta kosakata yang kreatif dan bervariasi dalam penulisan cerita rakyat sederhana. (elemen: Menulis)

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan karena setiap kegiatan saling berkaitan.
  • Gunakan imajinasimu seluas-luasnya, tetapi tetap perhatikan kaidah kebahasaan yang benar.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada petunjuk yang kurang jelas.
  • Nikmati setiap proses menulis — cerita rakyatmu adalah karyamu yang berharga!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelisik Struktur Cerita Rakyat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pulpen atau pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan saksama kutipan cerita rakyat berikut ini.
  2. Setelah membaca, identifikasilah bagian-bagian struktur cerita rakyat (orientasi, komplikasi, resolusi) serta nilai moral yang terkandung di dalamnya.
  3. Tuliskan hasil analisismu ke dalam tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Bacalah kutipan cerita rakyat berikut!

"Di sebuah desa di kaki Gunung Kelud, hiduplah seorang pemuda bernama Joko. Ia dikenal sebagai anak yang rajin dan suka menolong. Setiap pagi ia membantu ibunya di sawah, lalu sore harinya ia belajar mengaji di surau. Suatu hari, saat Joko sedang beristirahat di bawah pohon beringin, tiba-tiba muncul seekor kancil yang bisa berbicara. 'Joko, aku datang untuk menyampaikan pesan penting. Hutan di sebelah timur desa akan segera diubah menjadi tempat pembuangan sampah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jika itu terjadi, sumber air desa akan tercemar dan warga akan kesulitan air bersih,' kata Kancil dengan suara bergetar. Joko terkejut dan segera mengumpulkan warga desa untuk bermusyawarah. Awalnya banyak warga yang ragu, tetapi Joko terus meyakinkan mereka. Dengan semangat gotong royong, mereka bersama-sama menjaga hutan, memasang papan larangan, dan membuat pos jaga. Akhirnya hutan itu tetap lestari dan sumber air desa pun terjaga bersih. Sejak saat itu, seluruh warga semakin sadar akan pentingnya menjaga alam."

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Siapa tokoh utama dalam cerita di atas? Bagaimana wataknya?
    1. Di mana dan kapan latar cerita tersebut?
    2. Apa konflik atau masalah yang muncul dalam cerita?
    3. Bagaimana cara tokoh menyelesaikan konflik tersebut?
    4. Apa nilai moral yang dapat kamu petik dari cerita itu?

2. Lengkapi tabel struktur cerita rakyat berikut berdasarkan kutipan cerita di atas!

Bagian StrukturIsi dari Cerita
Orientasi (pengenalan tokoh dan latar)...
Komplikasi (munculnya masalah/konflik)...
Resolusi (penyelesaian konflik)...
Koda (nilai moral/amanat)...

Tulis jawaban nomor 1 (a–e) dalam bentuk uraian di buku tulis. Untuk nomor 2, salin tabel ke buku tulis dan isi setiap baris dengan kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Menyusun Peta Cerita Ajaib

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pulpen atau pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tentukan tema cerita rakyat yang ingin kamu tulis. Kamu boleh mengangkat cerita daerah asalmu atau menciptakan cerita baru.
  2. Buatlah peta cerita (story map) dengan mengisi tabel di bawah ini.
  3. Pada bagian 'Kosakata Kreatif', pilihlah minimal 5 kata yang unik, menarik, atau bermakna kias untuk memperindah ceritamu.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel peta cerita rakyatmu berikut ini dengan lengkap dan jelas!

Elemen CeritaJawabanku
Tema (misal: kebaikan vs kejahatan, asal-usul, persahabatan, lingkungan)...
Tokoh utama (nama dan watak)...
Tokoh pendukung (minimal 1)...
Latar tempat...
Latar waktu...
Latar suasana...
Konflik / masalah...
Rencana penyelesaian konflik...
Pesan moral yang ingin disampaikan...
Kosakata kreatif (minimal 5 kata, lengkapi dengan artinya)...

2. Diskusikan peta cerita yang kamu buat dengan teman sebangkumu! Ceritakan secara singkat alur cerita yang kamu rencanakan. Mintalah temanmu memberi satu saran untuk memperbaiki atau memperkaya ceritamu. Tuliskan saran tersebut di sini.

Saran dari teman:...

Perbaikan yang akan aku lakukan:...

Untuk nomor 1, salin tabel ke buku tulis dan isi setiap baris. Untuk nomor 2, tuliskan hasil diskusi dalam bentuk 2–3 kalimat di buku tulis.

Kegiatan 3: Aku Menulis Cerita Rakyat

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau kertas folio
  • Pulpen
  • Kamus (jika tersedia) untuk memeriksa kosakata

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan peta cerita yang telah kamu buat di Kegiatan 2 sebagai kerangka tulisanmu.
  2. Tulislah cerita rakyat minimal 500 kata dengan alur yang jelas (orientasi → komplikasi → resolusi → koda).
  3. Perhatikan penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan ejaan yang benar.
  4. Gunakan kosakata kreatif yang sudah kamu rencanakan di peta cerita — tempatkan secara alami dalam kalimat.
  5. Bacakan kembali ceritamu sebelum dikumpulkan untuk memeriksa apakah ada kalimat yang janggal atau salah eja.

Pertanyaan:

1. Tulislah cerita rakyat kreasimu sendiri pada lembar terpisah (buku tulis atau kertas folio) dengan ketentuan:

  • Terdiri dari minimal 500 kata.
  • Memiliki struktur lengkap: orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda.
  • Mengandung konflik yang tidak terlalu rumit (satu konflik utama).
  • Menggunakan kaidah kebahasaan yang benar (huruf kapital, tanda baca, ejaan).
  • Mengandung minimal 5 kosakata kreatif (bisa bermakna denotatif maupun konotatif).

Setelah selesai menulis, periksa kembali tulisannya dengan membaca dalam hati. Perbaiki jika ada kesalahan.

Tuliskan judul cerita dan hitung jumlah kata pada akhir cerita.

Judul ceritaku:...
Jumlah kata:...

Tulis cerita rakyat di buku tulis atau kertas folio dengan rapi. Cantumkan judul di bagian atas dan jumlah kata di akhir cerita.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan menulis cerita rakyat hari ini, bagian mana yang paling menyenangkan bagimu? Mengapa?

2. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat menulis cerita rakyat? Bagaimana cara kamu mengatasinya?

3. Menurutmu, apa manfaat mempelajari cerita rakyat dan menulisnya sendiri bagi kehidupanmu sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.