LKPDPertemuan 10Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menyampaikan Perasaan Haru dan Sedih Tokoh Cerita Rakyat secara Indah Menggunakan Kosakata Puitis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Menyampaikan Perasaan Haru dan Sedih Tokoh Cerita Rakyat secara Indah Menggunakan Kosakata Puitis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Menyampaikan Perasaan Haru dan Sedih Tokoh Cerita Rakyat secara Indah Menggunakan Kosakata Puitis

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menyampaikan Perasaan Haru dan Sedih Tokoh Cerita Rakyat secara Indah Menggunakan Kosakata Puitis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenyampaikan Perasaan Haru dan Sedih Tokoh Cerita Rakyat secara Indah Menggunakan Kosakata Puitis
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyampaikan perasaan berdasarkan imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk teks sastra cerita rakyat dengan penggunaan kosakata secara kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah penggalan peristiwa cerita rakyat yang disajikan dengan saksama.
  • Bayangkan perasaan haru atau sedih yang dialami oleh tokoh dalam peristiwa tersebut.
  • Pilihlah kosakata puitis yang kreatif untuk melukiskan perasaan tokoh secara indah.
  • Sampaikan ungkapan perasaan tersebut secara lisan di depan pasangan atau kelompokmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Rasa dan Merangkai Kosakata Puitis

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerita rakyat ringkas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati cuplikan cerita rakyat Malin Kundang berikut: 'Ibu tua itu tersungkur di tepi pantai. Air laut membasahi kakinya yang renta saat melihat kapal megah putranya berlayar menjauh tanpa menoleh sedikit pun padanya.'
  2. Bayangkan perasaan sedih dan haru yang berkecamuk di dalam hati sang ibu.
  3. Pilihlah dan rangkailah kosakata puitis untuk menyampaikan perasaan tokoh tersebut ke dalam 1-2 kalimat indah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan imajinasimu terhadap peristiwa ibu tua yang ditinggalkan putranya, susunlah 1-2 kalimat sastra yang indah untuk menyampaikan rasa sedih dan haru sang ibu dengan memanfaatkan pilihan kata puitis (contoh kata: sembilu, meratap, kelam, tetesan air mata, remuk).

Tuliskan kalimat sastra buatanmu pada kotak berkait garis berbingkai (2-3 baris kalimat).

Kegiatan 2: Menyusun Ungkapan Perasaan Tokoh Cerita Rakyat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar pilihan situasi cerita rakyat
  • Buku catatan/lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu situasi tokoh cerita rakyat di bawah ini: A. Roro Jonggrang yang termenung sedih menatap fajar merekah sebelum seribu candi selesai. B. Putri Dayang Sumbi yang menatap pilu perahu Sangkuriang yang terbalik di kejauhan. C. Bawang Putih yang menangis pelan menghanyutkan baju ibunya di tepi sungai sunyi.
  2. Tuliskan sebuah ungkapan monolog/tuturan sastra pendek (3-4 kalimat) yang menyampaikan kepedihan atau keharuan tokoh tersebut menggunakan imajinasi dan kosakata puitis yang kreatif.

Pertanyaan:

1. Tuliskan teks sastra pendek (3-4 kalimat) yang mengungkapkan perasaan haru/sedih tokoh pilihanmu (A, B, atau C) dengan kosakata puitis yang kreatif dan indah.

Tuliskan teks sastra pendek pada kolom lembar kerja bergaris (panjang 3-4 kalimat). Cantumkan pilihan tokoh (A, B, atau C).

Kegiatan 3: Menyampaikan Ungkapan Perasaan Sastra secara Lisan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks sastra hasil tulisan Kegiatan 2
  • Lembar tabel apresiasi pasangan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berpasanganlah dengan teman sebangkumu.
  2. Secara bergantian, sampaikanlah teks perasaan tokoh yang sudah kamu susun pada Kegiatan 2 di hadapan temanmu.
  3. Dengarkan saat pasanganmu menyampaikan perasaannya, lalu berikan tanda centang pada lembar apresiasi ketercapaian penyampaian perasaan.

Pertanyaan:

1. Sampaikan teks ungkapan perasaan tokoh yang telah kamu tulis kepada pasanganmu. Berikan penilaian pada tabel apresiasi teman berdasarkan penyampaian perasaan imajinatif dan keindahan kosakata puitis yang diucapkannya.

Ruang tabel jawaban

Format tabel apresiasi teman (4 kolom: No, Aspek Pengamatan, Ketercapaian [Ya/Belum], Catatan Kosakata Indah yang Terdengar). Baris 1: Kesesuaian rasa haru/sedih tokoh; Baris 2: Penggunaan kosakata puitis/kreatif; Baris 3: Keindahan rangkaian kalimat yang disampaikan.

REFLEKSI

1. Kosakata puitis apa yang paling kamu sukai saat menyampaikan kesedihan atau keharuan tokoh cerita rakyat hari ini?

2. Bagaimana perasaanmu ketika membayangkan dan melisankan perasaan tokoh tersebut di hadapan temanmu?

3. Apa tantangan terbesar saat memilih kata-kata yang indah untuk melukiskan perasaan sedih?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.