LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Latihan Pemahaman Teks Literal dan Interpretatif: Kisah Anak-Anak Pengubah Dunia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Latihan Pemahaman Teks Literal dan Interpretatif: Kisah Anak-Anak Pengubah Dunia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Latihan Pemahaman Teks Literal dan Interpretatif: Kisah Anak-Anak Pengubah Dunia
Bahasa Indonesia - Kelas 6
Bab 1 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C) Topik: Latihan Pemahaman Teks Literal dan Interpretatif: Kisah Anak-Anak Pengubah Dunia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menggali Informasi Tersurat (Literal)Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Siapakah Joseph Wijaya dan dari mana asalnya? 2. Apa nama program yang dimulai oleh Joseph? 3. Siapa yang dibantu oleh program Joseph? 4. Sebutkan dua dampak positif dari aksi Joseph yang disebutkan dalam teks! 5. Lengkapi tabel berikut berdasarkan informasi dari teks! Ruang tabel jawaban Untuk nomor 1-4: tulis jawabanmu di bawah setiap pertanyaan dengan 2-3 kalimat lengkap. Untuk nomor 5: lengkapi tabel dengan 5 kolom (Tokoh, Usia, Asal, Masalah yang diatasi, Solusi yang dilakukan). Kegiatan 2: Menafsirkan Makna Tersirat (Interpretatif)Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Mengapa Joseph memilih sampah plastik sebagai fokus programnya? (Pikirkan: apa yang membuat sampah plastik menjadi masalah penting?) 2. Apa pesan tersirat yang ingin disampaikan melalui kalimat 'Siapa pun, termasuk anak-anak, dapat berkontribusi terhadap dunia menjadi lebih baik'? 3. Menurut pendapatmu, mengapa program Joseph disebut membawa 'perubahan besar' padahal ia hanya seorang anak? 4. Bagaimana aksi Joseph mencerminkan nilai gotong royong dan peduli lingkungan? Jelaskan kaitannya! 5. Jika kamu bertemu Joseph, apa pertanyaan yang ingin kamu ajukan kepadanya? Mengapa pertanyaan itu penting bagimu? Tulis jawabanmu dengan 3-5 kalimat untuk setiap pertanyaan. Gunakan kata penghubung seperti 'karena', 'sehingga', 'oleh karena itu' untuk menjelaskan alasanmu. Untuk nomor 5, diskusikan dulu dengan teman, lalu tulis pertanyaan dan alasanmu. Kegiatan 3: Menghubungkan dengan Kehidupan NyataEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa masalah lingkungan atau sosial yang kamu lihat di sekitar rumah atau sekolahmu? 2. Buatlah rencana aksi kecil yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah tersebut! Isi tabel berikut: Ruang tabel jawaban 3. Apa yang kamu pelajari dari kisah Joseph yang bisa kamu terapkan dalam rencana aksimu? 4. Siapkan presentasi lisan singkat (2-3 menit) untuk menyampaikan rencana aksimu. Tuliskan poin-poin penting yang akan kamu sampaikan! Untuk nomor 1 dan 3: tulis dengan 2-3 kalimat. Untuk nomor 2: lengkapi tabel dengan 5 kolom (Masalah, Aksi yang akan dilakukan, Siapa yang akan membantu, Kapan dimulai, Hasil yang diharapkan). Untuk nomor 4: buat daftar poin dengan nomor urut, masing-masing 1 kalimat. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu pelajari dari kisah Joseph Wijaya tentang kepedulian terhadap lingkungan dan sesama? 2. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membuatmu berpikir atau terkesan? Mengapa? 3. Setelah belajar tentang anak-anak pengubah dunia, apa satu hal kecil yang akan kamu mulai lakukan minggu ini untuk lingkungan atau temanmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.