LKPDPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Tengah dan Akhir Kata dari Kisah Pejuang Cilik Lingkungan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Tengah dan Akhir Kata dari Kisah Pejuang Cilik Lingkungan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Tengah dan Akhir Kata dari Kisah Pejuang Cilik Lingkungan

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Tengah dan Akhir Kata dari Kisah Pejuang Cilik Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMembaca Kata Berkonsonan Rangkap di Tengah dan Akhir Kata dari Kisah Pejuang Cilik Lingkungan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf berkonsonan rangkap dengan fasih dari bacaan bertema tokoh inspiratif cilik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah bersama teman sebangku atau kelompok sesuai arahan guru.
  • Fokuslah pada pelafalan kata-kata berkonsonan rangkap dengan lancar, jelas, dan tanpa mengeja.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah kegiatan yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan dan Melatih Kata Berkonsonan Rangkap

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pulpen
  • Teks cuplikan kisah pejuang cilik lingkungan pada lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan teks tentang pejuang cilik lingkungan berikut dalam hati: 'Alya adalah aktivis cilik yang peduli kebersihan pantai. Ia melihat banyak sampah plastik menumpuk di dekat instalasi pipa air. Alya tidak tinggal diam saat melihat pencemaran air yang kompleks itu. Bersama warga, ia membersihkan tempat penampungan limbah yang kotor. Berkat aksi cepatnya, dampak buruk bagi hewan laut berhasil dicegah.'
  2. Temukan 4 kata dari teks tersebut yang memiliki pola konsonan rangkap di tengah kata (-kt-, -st-, -mp-) atau di akhir kata (-ks).
  3. Tuliskan 4 kata tersebut ke dalam tabel yang disediakan.
  4. Latihlah membaca setiap kata tersebut secara mandiri dengan fasih (lancar dalam satu kali ucap, tanpa mengeja).

Pertanyaan:

1. Tuliskan 4 kata berkonsonan rangkap (di tengah atau di akhir kata) yang kamu temukan dari cuplikan teks di atas, lalu beri tanda centang (V) setelah kamu berhasil membacanya dengan fasih!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: [Kolom 1: Nomor (1-4)], [Kolom 2: Kata Berkonsonan Rangkap yang Ditemukan], [Kolom 3: Keterlaksanaan Membaca Fasih (Beri tanda V bila lancar tanpa mengeja)].

Kegiatan 2: Uji Kefasihan Membaca Berpasangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu/daftar 4 kalimat latihan membaca

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Bacalah secara bergantian 4 kalimat di bawah ini yang memuat kata berkonsonan rangkap.
  3. Saat giliranmu membaca nyaring, bacalah seluruh kalimat dengan fasih (lancar, tidak tersendat pada kata berkonsonan rangkap, tanpa mengeja ulang).
  4. Saat temanmu membaca, simaklah dengan saksama dan amatilah kefasihan temanmu pada kata yang dicetak tebal.
  5. Berikan tanda centang (V) pada lembar pengamatan pasangan bila temanmu membaca kata tebal tersebut dengan fasih (lancar tanpa mengeja).

Pertanyaan:

1. Bacalah kalimat-kalimat berikut secara bergantian dan amati kefasihan pasanganmu saat melafalkan kata yang dicetak tebal:
Kalimat A: Alya mencatat data **konkret** tentang tumpukan sampah plastik di pesisir.
Kalimat B: Anak-anak memisahkan sampah organik dan anorganik secara **efektif**.
Kalimat C: Para relawan cilik membutuhkan **ekstra** tenaga untuk mengangkut jaring rusak.
Kalimat D: Hasil daur ulang limbah plastik itu menghasilkan produk yang **atraktif**.

Format lembar pengamatan pasangan: Tabel 4 baris bertuliskan [Kalimat A: kata 'konkret' - Fasih / Belum Fasih], [Kalimat B: kata 'efektif' - Fasih / Belum Fasih], [Kalimat C: kata 'ekstra' - Fasih / Belum Fasih], [Kalimat D: kata 'atraktif' - Fasih / Belum Fasih].

Kegiatan 3: Tantangan Membaca Cepat dan Fasih Kisah Inspiratif

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan tantangan membaca fasih
  • Rubrik ceklis guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah paragraf utuh di bawah ini secara mandiri di hadapan guru atau kelompok kecilmu.
  2. Teks: 'Gerakan anak-anak pembersih sungai menghadapi rintangan yang kompleks. Namun, dengan pembagian tugas yang efektif, mereka berhasil mengumpulkan berton-ton sampah plastik. Sikap aktif para pejuang cilik ini menjadi bukti konkret bahwa kepedulian lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil.'
  3. Pastikan kamu membaca seluruh teks secara mengalir, terutama pada 4 kata berkonsonan rangkap sasaran: kompleks, efektif, aktif, dan konkret.
  4. Tandai tingkat kefasihan membaca yang kamu capai pada lembar konfirmasi diri.

Pertanyaan:

1. Bacakan paragraf di atas secara langsung dengan fasih! Berapa kata berkonsonan rangkap dari 4 target (kompleks, efektif, aktif, konkret) yang berhasil kamu lafalkan secara lancar tanpa mengeja dan tanpa mengulang?

Isian singkat jumlah kata yang dibaca fasih (contoh: '4 dari 4 kata terbaca fasih') disertai paraf verifikasi guru/teman pengamat.

REFLEKSI

1. Kata berkonsonan rangkap mana yang menurutmu paling menantang untuk dibaca secara fasih tanpa mengeja?

2. Apa strategi yang membantumu melafalkan kata berkonsonan rangkap di tengah dan akhir kata secara lancar?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membaca seluruh kalimat dan paragraf inspiratif cilik dengan fasih?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.