LKPDPertemuan 4Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Awal Kata dari Bacaan Tokoh Pelindung Bumi Cilik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Awal Kata dari Bacaan Tokoh Pelindung Bumi Cilik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Awal Kata dari Bacaan Tokoh Pelindung Bumi Cilik

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Membaca Kata Berkonsonan Rangkap di Awal Kata dari Bacaan Tokoh Pelindung Bumi Cilik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMembaca Kata Berkonsonan Rangkap di Awal Kata dari Bacaan Tokoh Pelindung Bumi Cilik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf berkonsonan rangkap dengan fasih dari bacaan bertema tokoh inspiratif cilik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap teks dan petunjuk kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjalah bersama teman sebangku atau kelompokmu saat melakukan latihan membaca nyaring.
  • Fokuskan latihanmu pada pelafalan kata berkonsonan rangkap secara fasih, lancar, dan tanpa mengeja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan dan Membaca Kata Berkonsonan Rangkap dari Cuplikan Bacaan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cuplikan bacaan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dalam hati cuplikan kisah tokoh cilik pelindung bumi berikut: 'Kadek, pahlawan cilik penjaga pantai, memimpin program pelestarian terumbu karang. Ia menyusun strategi bersih pantai bersama teman-temannya tanpa ragu menghadapi krisis lingkungan. Dengan penuh rasa optimis, ia memanfaatkan media publikasi agar warga tidak membuang plastik ke laut. Di laboratorium sekolah, Kadek mengamati sampel air laut menggunakan tabung kaca berskala skala milimeter.'
  2. Temukan kata-kata yang diawali atau mengandung konsonan rangkap (seperti pr-, str-, kr-, pl-, sk-) yang ada di dalam teks.
  3. Tuliskan 5 kata tersebut pada kolom yang disediakan.
  4. Bacalah kelima kata tersebut secara nyaring di hadapan teman sebangkumu dengan fasih (tanpa mengeja dan tanpa mengulang).

Pertanyaan:

1. Tuliskan 5 kata berkonsonan rangkap yang kamu temukan dari cuplikan teks di atas, lalu beri tanda centang (✓) jika kamu sudah membacanya dengan fasih di hadapan teman!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom: [No] | [Kata Berkonsonan Rangkap yang Ditemukan] | [Tanda Terbaca Fasih (✓)]

Kegiatan 2: Membaca Berantai Kalimat Bertema Pahlawan Bumi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar kalimat berfokus kata konsonan rangkap

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Perhatikan 4 kalimat yang memuat kata-kata berkonsonan rangkap di bawah ini.
  3. Lakukan membaca berantai: Murid A membaca Kalimat 1 dan 2, kemudian Murid B membaca Kalimat 3 dan 4 secara nyaring bergantian.
  4. Amati kefasihan pasanganmu saat membaca kata berkonsonan rangkap yang dicetak tebal. Berikan umpan balik langsung bila masih ada kata yang dieja.

Pertanyaan:

1. Bacalah nyaring kalimat 1 dan 2:
Kalimat 1: 'Kadek membuat brosur tentang bahaya limbah plastik bagi biota laut.'
Kalimat 2: 'Ia menyusun struktur kerja kelompok agar program penanaman bakau berjalan teratur.'
Bagaimanakah ketercapaian kefasihan membaca kata bercetak tebal (brosur, plastik, struktur, program)?

2. Bacalah nyaring kalimat 3 dan 4:
Kalimat 3: 'Aksi nyata anak cilik ini menjadi inspirasi dan menciptakan tren positif bagi warga desa.'
Kalimat 4: 'Mereka memeriksa kualitas air pantai menggunakan tabung berukuran mililiter skala mikro.'
Bagaimanakah ketercapaian kefasihan membaca kata bercetak tebal (tren, skala, mikro)?

Tabel checklist pasangan: [Nomor Kalimat] | [Daftar Kata Target] | [Ketercapaian: Fasih / Perlu Latihan]

Kegiatan 3: Tantangan Membaca Paragraf Utuh dengan Fasih

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks paragraf tantangan
  • Lembar observasi pembacaan fasih

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah paragraf penutup tentang pahlawan cilik pelindung bumi berikut secara mandiri di hadapan guru atau kelompokmu: 'Melalui program peduli pantai, anak-anak pelindung bumi berhasil mengatasi krisis kebersihan lingkungan. Mereka menggunakan strategi pemilahan sampah plastik dan botol kaca sesuai skala prioritas. Aksi ini memicu tren pelestarian alam yang membuat pesisir kembali asri.'
  2. Pastikan setiap kata berkonsonan rangkap (program, krisis, strategi, plastik, skala, prioritas, tren) dibaca secara fasih dari awal hingga akhir tanpa jeda ragu-ragu.
  3. Catat kata mana yang paling lancar dibaca dan kata mana yang sempat diulang saat membaca nyaring.

Pertanyaan:

1. Setelah membaca seluruh paragraf di atas, catat hasil pembacaanmu terhadap ketujuh kata target berkonsonan rangkap (program, krisis, strategi, plastik, skala, prioritas, tren) ke dalam tabel pemantauan kefasihan!

Ruang tabel jawaban

Tabel pemantauan 7 baris: Kolom 1 (No 1-7), Kolom 2 (Kata Target), Kolom 3 (Hasil Bacaan: Fasih/Belum Fasih), Kolom 4 (Catatan Guru/Teman).

REFLEKSI

1. Kata berkonsonan rangkap mana yang paling menantang untuk kamu baca secara fasih? Mengapa?

2. Apa yang kamu lakukan ketika menemukan kata dengan konsonan rangkap tiga (seperti 'str-') agar dapat membacanya tanpa tersendat?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membaca seluruh kalimat dan paragraf bertema pahlawan bumi dengan lancar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.