KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) SOSIOLOGI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Sosiologi |
|---|
| Fase / Kelas | Fase F / Kelas 11 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 11.1.1 = Kelas 11, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Masalah Sosial (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 11.1.1 | Menganalisis berbagai permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat | 2 | | 2 | TP 11.1.3 | Mengumpulkan dan mengolah fenomena sosial terkait masalah sosial di Indonesia dari realitas sosial maupun media digital | 2 | | 3 | TP 11.1.2 | Menyusun pemecahan masalah sosial dalam perspektif pemberdayaan | 2 | | 4 | TP 11.1.4 | Merancang projek kolaboratif yang solutif atas masalah sosial dalam pendekatan pemberdayaan | 2 |
Bab 2 — Konflik Sosial (6 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 11.2.1 | Menganalisis konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan konsep dan faktor penyebabnya | 2 | | 6 | TP 11.2.2 | Melakukan kajian literasi atas fenomena konflik sosial dan kekerasan dari berbagai sumber | 2 | | 7 | TP 11.2.3 | Mengamati fenomena konflik sosial dan kekerasan akibat perbedaan di lingkungan sekitar | 2 | | 8 | TP 11.2.4 | Mengolah data fenomena konflik sosial secara sistematis untuk menyusun pemetaan konflik | 2 | | 9 | TP 11.2.5 | Menyajikan data fenomena konflik sosial secara sistematis dalam bentuk bagan visual pemetaan konflik | 3 | | 10 | TP 11.2.6 | Merancang projek kolaboratif yang solutif atas konflik sosial dan kekerasan akibat perbedaan dalam pendekatan pemberdayaan | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Masalah SosialTP 11.1.1: Menganalisis berbagai permasalahan sosial yang terjadi di masyarakatIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi ragam bentuk permasalahan sosial di masyarakat berdasarkan ukuran sosiologis 2. Menganalisis faktor penyebab dan dampak permasalahan sosial terhadap struktur kemasyarakatan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk permasalahan sosial dan penyebabnya secara tepat meskipun telah diberikan panduan. | Mampu mengidentifikasi bentuk permasalahan sosial di masyarakat, namun analisis faktor penyebab dan dampaknya masih bersifat umum dan memerlukan bimbingan guru. | Mampu mengidentifikasi ragam permasalahan sosial serta menganalisis faktor penyebab dan dampaknya secara mandiri, logis, dan sesuai konsep sosiologi. | Mampu menganalisis keterkaitan struktural antarberbagai masalah sosial secara mendalam, kritis, serta menyajikan argumentasi sosiologis yang komprehensif. |
TP 11.1.3: Mengumpulkan dan mengolah fenomena sosial terkait masalah sosial di Indonesia dari realitas sosial maupun media digitalIndikator Pencapaian: 1. Mengumpulkan data fenomena masalah sosial dari realitas empiris dan media digital secara relevan 2. Memverifikasi keabsahan data dan mengklasifikasikan informasi masalah sosial secara sistematis | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengumpulkan data fenomena masalah sosial yang relevan dari realitas empiris maupun media digital. | Mampu mengumpulkan data dari satu sumber, namun belum mampu memverifikasi keabsahan data atau mengolahnya secara sistematis tanpa bantuan guru. | Mampu mengumpulkan data yang relevan dari realitas empiris dan media digital, memverifikasi keabsahannya, serta mengolahnya secara sistematis dan mandiri. | Mampu mengumpulkan data yang kaya dan kredibel dari berbagai sudut pandang, mengolahnya dengan teknik triangulasi data, serta menyajikannya secara mendalam dan terstruktur. |
TP 11.1.2: Menyusun pemecahan masalah sosial dalam perspektif pemberdayaanIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan prinsip-prinsip pendekatan pemberdayaan dalam menangani masalah sosial 2. Merumuskan alternatif solusi masalah sosial yang berorientasi pada kemandirian dan partisipasi komunitas | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merumuskan ide pemecahan masalah sosial yang relevan dengan prinsip pemberdayaan. | Mampu merumuskan ide solusi masalah sosial, namun perspektif pemberdayaan dan kemandirian masyarakat belum tampak jelas serta masih membutuhkan arahan intensif. | Mampu merumuskan alternatif solusi masalah sosial berbasis prinsip pemberdayaan yang logis, realistis, dan berorientasi pada partisipasi warga secara mandiri. | Mampu menyusun rencana pemecahan masalah sosial yang inovatif, terukur, dan berkelanjutan dengan mengintegrasikan potensi kearifan lokal komunitas. |
TP 11.1.4: Merancang projek kolaboratif yang solutif atas masalah sosial dalam pendekatan pemberdayaanIndikator Pencapaian: 1. Menyusun rancangan projek kolaboratif pemecahan masalah sosial bersama kelompok 2. Menetapkan alur tahapan kerja, pembagian peran, dan target capaian projek berbasis pemberdayaan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu berkontribusi aktif dalam menyusun rancangan atau alur kerja tim dalam rancangan projek. | Terlibat dalam kelompok menyusun rancangan projek, namun pembagian peran, tahapan aksi, dan pendekatan pemberdayaannya belum terstruktur rapi. | Mampu merancang projek kolaboratif secara mandiri dengan alur tahapan yang terstruktur, pembagian peran yang adil, serta solutif berbasis pemberdayaan. | Mampu menginisiasi dan merancang projek kolaboratif yang sangat aplikatif, inovatif, berbasis kemitraan komunitas, serta dilengkapi instrumen monitoring yang jelas. |
Bab 2 — Konflik SosialTP 11.2.1: Menganalisis konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan konsep dan faktor penyebabnyaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi bentuk dan karakteristik konflik sosial serta membedakannya dari fenomena kekerasan 2. Menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya konflik sosial berdasarkan teori sosiologi | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi karakteristik konflik sosial maupun faktor penyebab terjadinya konflik di masyarakat. | Mampu menyebutkan contoh konflik sosial, namun analisis faktor penyebab serta diferensiasi antara konsep konflik dan kekerasan masih terbatas dan butuh bantuan. | Mampu menganalisis bentuk-bentuk konflik sosial, faktor penyebabnya, dan membedakannya dari kekerasan secara konseptual dan mandiri. | Mampu menganalisis dinamika akar konflik laten maupun manifes secara kritis dengan menghubungkan teori sosiologi dan konteks perubahan struktur sosial. |
TP 11.2.2: Melakukan kajian literasi atas fenomena konflik sosial dan kekerasan dari berbagai sumberIndikator Pencapaian: 1. Menelusuri dan menyeleksi literatur kredibel mengenai fenomena konflik sosial dan kekerasan 2. Mensintesis informasi dari berbagai sumber kajian terkait dinamika dan eskalasi konflik | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menemukan dan menggunakan referensi yang relevan terkait fenomena konflik sosial dan kekerasan. | Mampu mengumpulkan literatur tentang konflik, namun sintesis informasi dan perbandingan antarsumber masih parsial dan membutuhkan bimbingan guru. | Mampu mengkaji literatur dari berbagai sumber kredibel, merangkum esensi latar belakang dan eskalasi konflik secara mandiri dan runtut. | Mampu melakukan tinjauan kritis lintas literatur, membandingkan perspektif yang saling bertentangan secara analitis, serta menyusun sintesis baru yang orisinal. |
TP 11.2.3: Mengamati fenomena konflik sosial dan kekerasan akibat perbedaan di lingkungan sekitarIndikator Pencapaian: 1. Menyusun instrumen pengamatan gejala friksi sosial atau ketegangan akibat perbedaan di lingkungan sekitar 2. Mendokumentasikan fakta empiris fenomena potensi konflik dan kekerasan secara objektif | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu melakukan pengamatan terarah terhadap gejala friksi atau potensi konflik di lingkungan sekitar. | Mampu mengamati fenomena perselisihan di lingkungan sekitar, namun catatan dokumentasi masih bersifat subjektif dan belum sistematis tanpa arahan guru. | Mampu mengamati dan mendokumentasikan fakta fenomena friksi atau potensi konflik akibat perbedaan di lingkungan sekitar secara objektif dan sistematis. | Mampu mengamati dinamika relasi sosial yang rentan konflik secara etis, peka konteks, mendalam, serta merefleksikan dampaknya terhadap kohesi sosial warga. |
TP 11.2.4: Mengolah data fenomena konflik sosial secara sistematis untuk menyusun pemetaan konflikIndikator Pencapaian: 1. Mengklasifikasikan komponen data konflik (aktor, isu sengketa, kepentingan, dan relasi relasional) 2. Menyajikan visualisasi pemetaan konflik (conflict mapping) yang informatif dan logis | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengelompokkan data konflik menjadi komponen-komponen dasar pemetaan konflik. | Mampu mengelompokkan aktor atau isu konflik, namun visualisasi bagan pemetaan konflik belum saling terhubung secara logis tanpa bimbingan teknis. | Mampu mengolah data konflik dan menyusun visualisasi pemetaan konflik yang mencakup aktor, isu utama, dan relasi kekuatan secara sistematis dan mandiri. | Mampu menyusun pemetaan konflik komprehensif yang detail dan multidimensi, menguraikan dinamika pemicu hingga akar masalah, serta memproyeksikan opsi resolusinya. |
TP 11.2.5: Menyajikan data fenomena konflik sosial secara sistematis dalam bentuk bagan visual pemetaan konflikIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi unsur-unsur konflik (aktor utama/sekunder, isu/akar masalah, relasi kuasa, dan dinamika eskalasi) dari fenomena yang diamati. 2. Mengorganisasikan data fenomena konflik ke dalam model bagan/peta konflik visual yang logis, terstruktur, dan informatif. 3. Mengomunikasikan hasil pemetaan konflik secara runtut berbasis bukti empiris atau fakta sosial yang valid. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi aktor maupun akar penyebab konflik secara tepat, dan belum dapat memvisualisasikan data konflik ke dalam bagan yang terstruktur tanpa bimbingan penuh dari guru. | Mampu mengidentifikasi sebagian aktor dan isu konflik, namun hubungan antarunsur dalam bagan visual masih parsial, belum sistematis, atau masih memerlukan panduan berkala dari guru. | Mampu mengidentifikasi seluruh unsur konflik secara mandiri dan menyajikannya secara tepat ke dalam bagan visual pemetaan konflik yang runtut, logis, serta mudah dipahami. | Mampu menyajikan pemetaan visual konflik yang sangat mendalam dan komprehensif (mencakup relasi struktural tersembunyi dan posisi/kepentingan laten para pihak) serta mampu memprediksi titik kritis resolusi konflik dengan argumentasi sosiologis yang kuat. |
TP 11.2.6: Merancang projek kolaboratif yang solutif atas konflik sosial dan kekerasan akibat perbedaan dalam pendekatan pemberdayaanIndikator Pencapaian: 1. Merumuskan gagasan pemecahan konflik dan pencegahan kekerasan yang berbasis pada prinsip pemberdayaan masyarakat. 2. Menyusun rancangan aksi projek secara terstruktur (mencakup latar belakang, tujuan, sasaran partisipatoris, tahapan implementasi, linimasa, dan pembagian peran tim). 3. Menunjukkan kontribusi aktif dan keterampilan kerja sama tim dalam merancang intervensi sosial yang mengedepankan nilai inklusivitas dan non-kekerasan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merumuskan alternatif solusi yang relevan dengan akar konflik, dan rancangan projek belum mencerminkan prinsip pemberdayaan maupun kerja sama tim yang terstruktur. | Mampu merumuskan gagasan solusi atas konflik, namun skema projek masih bersifat karitatif (bantuan sesaat/satu arah), belum sepenuhnya memberdayakan sasaran, serta pembagian peran tim belum seimbang. | Mampu merancang proposal aksi projek kolaboratif secara mandiri, dengan tahapan intervensi yang logis, pembagian peran kerja yang jelas, serta menerapkan prinsip pemberdayaan masyarakat yang aplikatif. | Mampu merancang projek kolaboratif inovatif berbasis pemberdayaan berkelanjutan yang berdaya guna tinggi, mengintegrasikan partisipasi aktif kelompok rentan/terdampak konflik, serta siap diimplementasikan sebagai model resolusi konflik di tingkat komunitas. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Masalah Sosial; Bab 2 — Konflik Sosial (total 10 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |