KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) SENI TEATER Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 7 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 7.1.1 = Kelas 7, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Dasar Kreasi Laku Peran Aktor Teater (6 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 7.1.1 | Mengeksplorasi olah tubuh sebagai dasar keaktoran murid melalui latihan gerak dan konsentrasi fisik | 2 | | 2 | TP 7.1.2 | Mengeksplorasi mimik wajah dan vokal sebagai dasar keaktoran murid melalui penghayatan ingatan emosi | 2 | | 3 | TP 7.1.3 | Membuat rancangan beragam karakter dengan imajinasi dan kreativitasnya untuk laku peran pantomim | 2 | | 4 | TP 7.1.4 | Memainkan beragam karakter dengan imajinasi dan kreativitasnya melalui laku gerak pantomim | 2 | | 5 | TP 7.1.5 | Menjelaskan pengalaman bermain peran dan dampaknya terhadap diri sendiri dalam latihan dasar keaktoran | 2 | | 6 | TP 7.1.6 | Memberikan apresiasi dan umpan balik sesuai dengan pengalaman pribadi atas peragaan laku peran teman | 2 |
Bab 2 — Ekspresi Dramatik (6 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 7 | TP 7.2.1 | Mengeksplorasi vokal sebagai dasar keaktoran murid melalui artikulasi bunyi bahasa dan intonasi ekspresi dramatik | 2 | | 8 | TP 7.2.2 | Memainkan lakon dengan satu gaya yang sederhana dan mudah dipelajari dalam bentuk senandika | 2 | | 9 | TP 7.2.3 | Menyusun alur cerita sederhana yang jelas dan mudah dipahami ke dalam naskah dialog dua tokoh | 2 | | 10 | TP 7.2.4 | Memainkan peran dalam sebuah pertunjukan sederhana di kelas berdasarkan naskah dialog yang telah disusun | 2 | | 11 | TP 7.2.5 | Menjelaskan pengalaman bermain peran dan dampaknya terhadap diri sendiri | 2 | | 12 | TP 7.2.6 | Memberikan apresiasi dan umpan balik sesuai dengan pengalaman pribadi terhadap penampilan bermain peran teman | 2 |
Bab 3 — Kreativitas Laku Pemeran (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 13 | TP 7.3.1 | Mengidentifikasi karakter melalui analisis sosiologis tokoh dalam lakon | 2 | | 14 | TP 7.3.2 | Mengeksplorasi olah tubuh sebagai dasar keaktoran murid dalam mewujudkan motif gerak | 2 | | 15 | TP 7.3.3 | Memainkan karakter dengan imajinasi dan kreativitasnya melalui penerapan teknik muncul dan teknik pengembangan laku pemeran | 2 | | 16 | TP 7.3.4 | Memainkan peran dalam sebuah pertunjukan sederhana di kelas dengan memperhatikan komposisi panggung | 2 | | 17 | TP 7.3.5 | Menjelaskan pengalaman bermain peran dan dampaknya terhadap diri sendiri | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Dasar Kreasi Laku Peran Aktor TeaterTP 7.1.1: Mengeksplorasi olah tubuh sebagai dasar keaktoran murid melalui latihan gerak dan konsentrasi fisikIndikator Pencapaian: 1. Melakukan pemanasan, peregangan, dan olah tubuh dengan kesadaran ruang serta kelenturan gerak. 2. Mempraktikkan latihan konsentrasi fisik melalui variasi tempo dan keseimbangan tubuh tanpa kehilangan fokus. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengontrol koordinasi gerak tubuh dasar dan mudah kehilangan konsentrasi saat latihan fisik meski dengan bimbingan intensif. | Mampu melakukan gerak olah tubuh dan konsentrasi fisik sederhana, namun gerakan masih kaku dan membutuhkan instruksi berulang. | Mampu mengeksplorasi olah tubuh secara lentur, terkontrol, dan menjaga konsentrasi fisik secara konsisten dan mandiri. | Mampu mendemonstrasikan kelenturan dan kesadaran gerak tubuh tingkat tinggi secara presisi serta mampu memandu rekan dalam latihan konsentrasi fisik. |
TP 7.1.2: Mengeksplorasi mimik wajah dan vokal sebagai dasar keaktoran murid melalui penghayatan ingatan emosiIndikator Pencapaian: 1. Menampilkan perubahan mimik wajah yang selaras dengan rangsangan ingatan emosi dasar (senang, sedih, marah, takut). 2. Menghasilkan variasi vokal (nada dan volume) yang mencerminkan nuansa emosi yang sedang dihayati. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menampilkan perubahan ekspresi mimik wajah maupun vokal yang sesuai dengan emosi yang ditentukan. | Mampu menampilkan ekspresi wajah atau suara emosi sederhana, namun penyelarasan antara mimik dan vokal masih belum konsisten. | Mampu mengeksplorasi keselarasan mimik wajah dan dinamika vokal secara meyakinkan berdasarkan ingatan emosi secara mandiri. | Menunjukkan kedalaman penghayatan emosi dengan transisi mimik dan modulasi vokal yang kaya, ekspresif, dan natural. |
TP 7.1.3: Membuat rancangan beragam karakter dengan imajinasi dan kreativitasnya untuk laku peran pantomimIndikator Pencapaian: 1. Menentukan profil fisik, profesi, atau kebiasaan khas dari minimal dua karakter yang berbeda. 2. Menyusun sketsa adegan atau alur laku gerak pantomim yang imajinatif dan logis bagi karakter yang dipilih. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merancang ciri fisik maupun alur tindakan karakter pantomim walau telah diberikan contoh panduan. | Mampu merancang satu karakter sederhana, namun eksplorasi laku gerak masih minim detail dan membutuhkan bantuan guru. | Mampu menyusun rancangan minimal dua karakter pantomim yang berkarakter jelas lengkap dengan detail laku gerak secara mandiri. | Mampu merancang konsep karakter pantomim yang sangat orisinal, unik, dan kaya akan gagasan gerak simbolik yang terstruktur rapi. |
TP 7.1.4: Memainkan beragam karakter dengan imajinasi dan kreativitasnya melalui laku gerak pantomimIndikator Pencapaian: 1. Memperagakan ilusi gerak pantomim (seperti menyentuh benda imajiner, berjalan di tempat) secara terukur dan jelas. 2. Mewujudkan karakterisasi yang konsisten melalui bahasa tubuh dan ekspresi non-verbal sepanjang peragaan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengeksekusi teknik ilusi gerak pantomim dan karakter yang dimainkan belum dapat diidentifikasi. | Mampu melakukan gerak pantomim dasar, namun ilusi gerak masih belum presisi dan konsistensi gestur karakter mudah luntur. | Mampu memainkan karakter pantomim secara meyakinkan dengan teknik ilusi gerak yang jelas, proporsional, dan mandiri. | Menampilkan laku pantomim yang sangat ekspresif, ilusi gerak presisi tinggi, serta mampu menghidupkan variasi karakter secara memukau. |
TP 7.1.5: Menjelaskan pengalaman bermain peran dan dampaknya terhadap diri sendiri dalam latihan dasar keaktoranIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan tantangan teknis dan keberhasilan yang dirasakan selama mengikuti proses latihan dasar keaktoran. 2. Menghubungkan proses latihan dengan perubahan kesadaran diri (seperti rasa percaya diri, pengendalian emosi, atau kerja sama). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan pengalaman bermain peran maupun mengenali dampak latihan terhadap dirinya. | Mampu menceritakan pengalaman latihan secara singkat, namun belum mampu mengidentifikasi dampaknya terhadap perkembangan diri. | Mampu menjelaskan pengalaman latihan secara runtut dan menguraikan dampak positifnya terhadap kepercayaan diri dan emosinya secara mandiri. | Mampu merefleksikan pengalaman keaktoran secara kritis, mendalam, serta mengaitkan pembelajaran nilai teater dengan kehidupan sehari-hari. |
TP 7.1.6: Memberikan apresiasi dan umpan balik sesuai dengan pengalaman pribadi atas peragaan laku peran temanIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi kelebihan performa laku peran teman menggunakan pengamatan yang objektif dan santun. 2. Menyampaikan saran perbaikan yang konstruktif dan relevan berdasarkan pemahaman teknik yang telah dipelajari. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyampaikan pendapat mengenai penampilan teman, atau komentar yang diberikan tidak relevan dan kurang santun. | Mampu memberikan apresiasi sederhana (seperti 'bagus' atau 'menarik'), namun belum mampu memberikan alasan spesifik dan saran perbaikan. | Mampu memberikan apresiasi positif dan saran perbaikan yang logis, santun, serta relevan dengan teknik laku peran teman. | Menyampaikan umpan balik analitis yang tajam, sangat suportif, mampu memotivasi rekan, dan memberikan alternatif solusi gerak kreatif. |
Bab 2 — Ekspresi DramatikTP 7.2.1: Mengeksplorasi vokal sebagai dasar keaktoran murid melalui artikulasi bunyi bahasa dan intonasi ekspresi dramatikIndikator Pencapaian: 1. Melafalkan variasi bunyi vokal dan konsonan dengan artikulasi jelas, bibir/rahang terbuka, dan volume terproyeksi. 2. Menerapkan variasi tempo, jeda, dan intonasi yang tepat untuk membangun nuansa ekspresi dramatik kalimat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengucapan bunyi bahasa tidak jelas (bergumam), volume vokal sangat lemah, dan intonasi datar tanpa ekspresi. | Artikulasi cukup jelas pada frasa pendek, namun intonasi masih kaku dan proyeksi suara belum terdengar konsisten. | Mampu melafalkan teks dengan artikulasi jelas, proyeksi suara memadai, serta intonasi dramatik yang tepat secara mandiri. | Menunjukkan artikulasi prima, daya jangkau vokal bulat dan bertenaga, serta variasi intonasi dramatik yang sangat hidup dan memikat. |
TP 7.2.2: Memainkan lakon dengan satu gaya yang sederhana dan mudah dipelajari dalam bentuk senandikaIndikator Pencapaian: 1. Menyampaikan monolog/senandika secara lancar dengan penguasaan teks dan alur laku yang tepat. 2. Menyelaraskan penghayatan batin tokoh dengan tatapan mata, ekspresi wajah, dan jeda dramatik yang meyakinkan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menguasai teks senandika dan kesulitan mengekspresikan karakter secara mandiri di atas ruang pentas. | Mampu membawakan senandika dengan sesekali terhenti untuk mengingat naskah; ekspresi dan emosi masih tampak canggung. | Mampu memainkan lakon senandika secara lancar, menjaga kontinuitas karakter, dan menghayati teks dengan baik secara mandiri. | Memainkan senandika dengan penguasaan panggung prima, artikulasi dan emosi sangat matang, serta berhasil menciptakan atmosfer puitik/dramatik yang kuat. |
TP 7.2.3: Menyusun alur cerita sederhana yang jelas dan mudah dipahami ke dalam naskah dialog dua tokohIndikator Pencapaian: 1. Menuliskan tahapan alur cerita sederhana yang memuat pengenalan, konflik, dan penyelesaian. 2. Menyusun percakapan timbal balik antara dua tokoh dengan bahasa yang komunikatif dan saling merespons. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun alur cerita dan naskah dialog; kalimat dialog belum saling merespons serta struktur cerita belum terlihat meskipun dibimbing. | Mampu menyusun naskah dialog dua tokoh dengan bimbingan, namun alur cerita masih melompat-lompat atau hubungan dialog antar-tokoh belum konsisten. | Mampu menyusun alur cerita sederhana yang runtut dan menuangkannya ke dalam naskah dialog dua tokoh yang saling merespons dan mudah dipahami secara mandiri. | Mampu menyusun naskah dialog dua tokoh dengan variasi dinamika alur/konflik yang kuat serta dilengkapi petunjuk teknis panggung (side text/petunjuk lakon) yang jelas. |
TP 7.2.4: Memainkan peran dalam sebuah pertunjukan sederhana di kelas berdasarkan naskah dialog yang telah disusunIndikator Pencapaian: 1. Melafalkan dialog tokoh dengan artikulasi jelas dan volume suara yang memadai di ruang kelas. 2. Menampilkan gestur dan ekspresi wajah yang sesuai dengan tuntutan peran dalam naskah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membawakan peran sesuai naskah; masih membaca teks sepenuhnya di depan kelas, suara tidak terdengar, dan tanpa ekspresi. | Mampu melafalkan dialog naskah di hadapan kelas, namun ekspresi dan gestur masih kaku serta sering membutuhkan bantuan pengingat dialog. | Mampu memainkan peran secara mandiri dengan hafalan dialog yang baik, artikulasi jelas, serta ekspresi wajah dan gestur yang selaras dengan naskah. | Mampu memainkan peran secara hidup, luwes, meyakinkan, serta tanggap merespons lawan main secara spontan bila terjadi improvisasi di panggung. |
TP 7.2.5: Menjelaskan pengalaman bermain peran dan dampaknya terhadap diri sendiriIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan proses dan kendala yang dihadapi saat memerankan karakter di depan kelas. 2. Mengidentifikasi dampak aktivitas bermain peran terhadap perkembangan emosi atau sikap diri (misal: rasa percaya diri, empati, kerja sama). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan pengalaman bermain peran maupun menyebutkan dampak kegiatan tersebut terhadap dirinya sendiri. | Mampu menceritakan kembali proses bermain peran secara singkat dengan panduan pertanyaan pemantik, namun belum mampu mengidentifikasi dampaknya pada diri. | Mampu menjelaskan pengalaman bermain peran secara runtut dan mengidentifikasi setidaknya satu perubahan atau dampak positif pada dirinya secara mandiri. | Mampu merefleksikan pengalaman bermain peran secara mendalam, mengevaluasi proses belajarnya, dan mengaitkan dampak nilai karakter peran dengan kehidupan sehari-hari. |
TP 7.2.6: Memberikan apresiasi dan umpan balik sesuai dengan pengalaman pribadi terhadap penampilan bermain peran temanIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan kelebihan penampilan bermain peran teman berdasarkan pengamatan langsung. 2. Menyampaikan saran perbaikan penampilan dengan bahasa yang santun, objektif, dan konstruktif. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu memberikan apresiasi atau tanggapan terhadap penampilan teman, atau tanggapan yang diberikan tidak berkaitan dengan penampilan peran. | Mampu memberikan apresiasi singkat (seperti kata 'bagus' atau 'lucu'), namun belum mampu memberikan alasan atau saran perbaikan tanpa bimbingan guru. | Mampu memberikan apresiasi spesifik terhadap aspek penampilan teman dan menyampaikan saran perbaikan secara santun dan membangun berdasarkan pengamatan. | Mampu menyampaikan umpan balik komprehensif (meliputi vokal, laku, dan penghayatan) secara objektif dan santun, serta memberikan alternatif solusi peran bagi teman. |
Bab 3 — Kreativitas Laku PemeranTP 7.3.1: Mengidentifikasi karakter melalui analisis sosiologis tokoh dalam lakonIndikator Pencapaian: 1. Menemukan data status sosial tokoh (pekerjaan, strata ekonomi, relasi keluarga/lingkungan) dari teks lakon. 2. Menjelaskan bagaimana latar belakang sosiologis memengaruhi cara bicara, sikap, dan tindakan tokoh. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menemukan unsur status sosial tokoh dalam lakon meskipun telah diarahkan untuk membaca teks lakon. | Mampu menyebutkan profesi atau peran sosial tokoh secara sederhana, tetapi belum dapat menjelaskan hubungannya dengan cara bersikap tokoh dalam lakon. | Mampu mengidentifikasi latar belakang sosiologis tokoh secara tepat dan menjelaskan pengaruhnya terhadap perilaku serta cara bertutur kata tokoh. | Mampu menganalisis relasi sosial antartokoh secara mendalam dan menyimpulkan motif sosial-budaya yang memicu konflik antartokoh dalam lakon. |
TP 7.3.2: Mengeksplorasi olah tubuh sebagai dasar keaktoran murid dalam mewujudkan motif gerakIndikator Pencapaian: 1. Melakukan gerakan pemanasan dan olah kelenturan tubuh untuk kesiapan fisik keaktoran. 2. Memperagakan gerakan tubuh yang didasari oleh motif atau dorongan batin/tujuan dramatik tertentu. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengikuti rangkaian olah tubuh dan gerak yang diperagakan belum memiliki motif atau makna dramatik. | Mampu menirukan latihan olah tubuh dasar, namun gerak tubuh yang diwujudkan belum sepenuhnya memperlihatkan motif atau alasan dramatik yang jelas. | Mampu melakukan latihan olah tubuh dengan kesadaran fisik yang baik dan memperagakan motif gerak tubuh yang selaras dengan dorongan situasi lakon secara mandiri. | Mampu mengeksplorasi variasi gerak tubuh secara kreatif, lentur, dan ekspresif dengan motif gerak yang bermakna kuat serta memiliki estetika keaktoran yang tinggi. |
TP 7.3.3: Memainkan karakter dengan imajinasi dan kreativitasnya melalui penerapan teknik muncul dan teknik pengembangan laku pemeranIndikator Pencapaian: 1. Menerapkan teknik muncul (entrance) di area panggung dengan kesiapan karakter dan daya tarik fokus. 2. Menerapkan variasi tempo, irama, dan intensitas emosi sebagai bentuk pengembangan laku pemeran. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menerapkan teknik muncul yang terencana dan laku pemeran terlihat pasif atau datar tanpa dinamika pengembangan emosi. | Mampu melakukan teknik muncul dengan petunjuk guru, tetapi transisi dan pengembangan laku pemeran masih kaku dan belum konsisten sepanjang adegan. | Mampu menerapkan teknik muncul dengan meyakinkan serta mengembangkan laku pemeran secara kreatif melalui perubahan tempo dan variasi emosi yang terarah. | Mampu menampilkan teknik muncul yang memikat fokus penonton dan melakukan pengembangan laku yang kaya nuansa imajinatif, menciptakan karakter yang utuh dan berbobot. |
TP 7.3.4: Memainkan peran dalam sebuah pertunjukan sederhana di kelas dengan memperhatikan komposisi panggungIndikator Pencapaian: 1. Memosisikan diri di area panggung (blocking terbuka) tanpa membelakangi penonton atau menghalangi lawan main. 2. Melakukan perpindahan tempat (movement) di panggung yang seimbang dan mendukung fokus adegan pertunjukan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Sering melakukan blocking tertutup (membelakangi penonton), menumpuk di satu sudut panggung, dan tidak menyadari batas area panggung. | Mampu menempati posisi panggung sesuai arahan, namun sesekali masih menutup lawan main atau lupa mempertahankan blocking terbuka saat bergerak. | Mampu memainkan peran secara mandiri dengan komposisi panggung yang seimbang, menjaga keterbukaan posisi ke arah penonton, dan bergerak sesuai alur adegan. | Mampu menguasai seluruh area panggung secara proporsional, memanfaatkan variasi level (tinggi-rendah) dan ruang secara dinamis untuk memperkuat nilai artistik pertunjukan. |
TP 7.3.5: Menjelaskan pengalaman bermain peran dan dampaknya terhadap diri sendiriIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan tahapan proses eksplorasi dan tantangan yang dihadapi saat memerankan karakter 2. Mengidentifikasi perubahan emosi, kesadaran diri, atau pemikiran baru setelah bermain peran 3. Menghubungkan nilai moral atau karakter tokoh yang diperankan dengan sikap/perilaku diri sehari-hari | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan proses bermain peran maupun mengidentifikasi dampaknya terhadap diri sendiri meskipun telah diberikan pertanyaan pemantik oleh guru. | Mampu menceritakan garis besar proses bermain peran secara sederhana, namun masih memerlukan panduan untuk mengenali dampak atau pelajaran emosional yang dirasakan oleh diri sendiri. | Mampu menjelaskan pengalaman bermain peran secara runtut (termasuk kendala yang dihadapi) dan mengidentifikasi dampak positif atau perubahan cara pandang terhadap diri sendiri secara mandiri. | Mampu merefleksikan secara mendalam dan kritis dinamika bermain peran, menganalisis dampaknya terhadap perkembangan karakter pribadi, serta mengontekstualisasikan nilai peran tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Dasar Kreasi Laku Peran Aktor Teater; Bab 2 — Ekspresi Dramatik; Bab 3 — Kreativitas Laku Pemeran (total 17 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |