| 1 | — | Murid dapat menjelaskan konsep gerak dasar lokomotor berjalan (berjalan lurus, berjalan mengitari lingkaran, berjalan menyusuri kotak berderet) dengan benar. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan berjalan (berjalan lurus, berjalan mengitari lingkaran, berjalan menyusuri kotak berderet) dengan koordinasi yang terkontrol. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menjelaskan konsep variasi gerak dasar lokomotor berlari (berlari lurus, berlari mengitari lingkaran, berlari berlomba masuk simpai) dengan benar. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan berlari dengan menggunakan alat bantu (kotak, simpai/rotan) secara mandiri dan terkontrol. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat menerapkan kombinasi variasi gerak berjalan dan berlari dalam permainan sederhana (permainan kijang dan rusa) sesuai peraturan yang dimodifikasi. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat berpartisipasi secara positif dalam kelompok saat melakukan permainan lokomotor berjalan dan berlari dengan menunjukkan sikap gotong royong dan fair play. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat menjelaskan konsep variasi gerak dasar lokomotor melompat (melompat ke depan, ke samping, melewati rintangan) dengan benar. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan melompat dengan tolakan satu kaki secara terkontrol sesuai potensi dan kreativitasnya. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat menjelaskan perbedaan konsep gerak dasar lokomotor melompat dan meloncat serta mempraktikkan variasi meloncat (meloncat ke depan, ke samping, melewati rintangan) dengan tolakan dua kaki secara benar. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat menyesuaikan strategi gerak meloncat untuk melewati rintangan dengan tinggi dan jarak yang bervariasi secara mandiri. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat menerapkan kombinasi variasi gerak melompat dan meloncat dalam bentuk permainan sederhana dengan memecahkan masalah gerak secara kreatif. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat berpartisipasi secara aktif dan menyebutkan faktor-faktor yang membuat aktivitas gerak lokomotor melompat dan meloncat menjadi menyenangkan. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat memperagakan rangkaian variasi pola gerak dasar lokomotor (berjalan, berlari, melompat, dan meloncat) secara berurutan dengan teknik yang benar sesuai potensinya. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menerapkan nilai mandiri dan gotong royong selama melaksanakan rangkaian aktivitas pola gerak dasar lokomotor dalam konteks asesmen sumatif. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian dan konsep gerakan nonlokomotor (gerakan yang tidak menyebabkan perpindahan tempat) dengan benar. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan memutar badan dan memutar lengan dalam berbagai tingkatan (rendah, sedang, tinggi) dengan benar sesuai potensi yang dimiliki. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan mengayun lengan ke depan, ke belakang, dan ke samping dalam berbagai ukuran gerakan (kecil, sedang, besar) dengan benar. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan membungkuk badan ke depan dengan posisi dan sikap tubuh yang benar untuk menghindari cedera. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan menekuk lutut, siku, dan pergelangan tangan dalam berbagai tingkatan gerakan dengan benar sesuai potensi yang dimiliki. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan meliukkan badan ke samping kanan dan kiri dengan benar, termasuk menggunakan alat bantu sederhana seperti gelang raja. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat menerapkan strategi gerak sederhana dengan memperagakan rangkaian variasi gerakan memutar, mengayun, dan menekuk dalam bentuk permainan sederhana secara berkelompok. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat berpartisipasi secara positif dalam kelompok dengan menerapkan nilai mandiri dan gotong royong selama aktivitas permainan sederhana berbasis gerak nonlokomotor. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat memperagakan rangkaian variasi gerakan membungkuk dan meliuk dalam bentuk permainan sederhana (seperti permainan jongkok dan berdiri berganti-ganti) dengan menerapkan peraturan yang dimodifikasi secara fair play. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat mengenali risiko cedera ringan yang mungkin terjadi saat melakukan gerakan nonlokomotor dan menyebutkan cara pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat menjelaskan konsep dan perbedaan variasi gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk) secara lisan maupun tertulis dengan benar. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat mempraktikkan seluruh variasi pola gerak dasar nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk) secara mandiri dalam rangkaian gerak yang runtut sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat menjelaskan konsep dan prosedur gerak dasar melempar bola (lemparan bawah, dada, dan atas) dengan benar. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat mempraktikkan gerakan melempar dan menangkap bola secara individu di tempat dengan koordinasi tangan dan pandangan yang tepat. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat mempraktikkan variasi gerak melempar dan menangkap bola secara berpasangan dengan berbagai jenis lemparan (ayunan atas, samping, dan bawah) sambil bergerak maju mundur. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat berpartisipasi secara positif dalam aktivitas lempar tangkap bola berkelompok dengan formasi segitiga dan lingkaran, menerapkan sikap gotong royong. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat menjelaskan prosedur gerak menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki dengan benar. | 3 |
| 32 | — | Murid dapat mempraktikkan gerakan menendang dan menahan bola secara berpasangan dan bertiga dengan menggunakan berbagai bagian kaki. | 3 |
| 33 | — | Murid dapat menerapkan strategi gerak sederhana dalam permainan menendang dan menahan bola berempat sambil bergerak ke kanan dan kiri. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat menerapkan peraturan permainan sederhana berbasis gerak menendang dan mengumpan bola ke arah gawang dengan menjunjung fair play. | 3 |
| 35 | — | Murid dapat menerapkan kombinasi gerak melempar, menangkap, menendang, dan menahan bola dalam situasi permainan sederhana yang dimodifikasi secara mandiri dan kreatif. | 3 |
| 36 | — | Murid dapat mengenali faktor-faktor yang membuat aktivitas gerak manipulatif menyenangkan dan berpartisipasi aktif dalam permainan kelompok. | 3 |
| 37 | — | Murid dapat memperagakan variasi pola gerak dasar manipulatif (melempar, menangkap, menendang, dan menahan bola) secara terampil sesuai prosedur yang benar sebagai bukti capaian belajar. | 3 |
| 38 | — | Murid dapat menunjukkan sikap mandiri dan gotong royong serta menerapkan pola perilaku hidup aktif selama pelaksanaan asesmen gerak manipulatif. | 3 |
| 39 | — | Murid dapat menjelaskan konsep gerak bertumpu (dengan tangan dan kaki) dan bergantung dalam aktivitas senam lantai secara benar. | 3 |
| 40 | — | Murid dapat mempraktikkan gerak bertumpu dengan kedua tangan pada matras dan gerak bergantung sederhana dengan teknik yang benar sesuai potensi diri. | 3 |
| 41 | — | Murid dapat mempraktikkan gerak keseimbangan statis (berdiri dengan satu kaki dan berdiri dengan kepala) dalam aktivitas senam dengan teknik yang benar. | 3 |
| 42 | — | Murid dapat mempraktikkan gerak sikap lilin (mengangkat kedua kaki lurus ke atas dengan pinggang ditopang kedua tangan) dari posisi tidur telentang di atas matras secara benar. | 3 |
| 43 | — | Murid dapat mempraktikkan gerak tolakan dengan kedua kaki, posisi melayang dengan kaki kangkang, dan mendarat dengan kedua kaki secara terkontrol dalam aktivitas lompat kangkang. | 3 |
| 44 | — | Murid dapat menerapkan strategi gerak sederhana untuk menyesuaikan kekuatan tolakan agar dapat melampaui rintangan dengan selamat dalam aktivitas lompat kangkang. | 3 |
| 45 | — | Murid dapat memperagakan rangkaian gerak dominan senam yang meliputi gerak berpindah/lokomotor, putaran (berguling ke depan), dan ayunan secara berurutan tanpa berhenti. | 3 |
| 46 | — | Murid dapat berpartisipasi secara positif dalam kelompok saat berlatih rangkaian gerak dominan senam dengan menunjukkan sikap gotong royong dan saling membantu. | 3 |
| 47 | — | Murid dapat menampilkan seluruh pola gerak dominan senam (bertumpu, keseimbangan, sikap lilin, tolakan, melayang, mendarat, dan rangkaian gerak) secara mandiri sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. | 3 |
| 48 | — | Murid dapat mengenali risiko cedera ringan dalam aktivitas senam dan menyebutkan cara pencegahannya sebagai bagian dari gaya hidup aktif yang menyehatkan. | 3 |