| 1 | — | Murid dapat mendeskripsikan latar belakang pembentukan BPUPK beserta tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya berdasarkan sumber sejarah yang relevan. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat menjelaskan tujuan dan tugas BPUPK dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat mengidentifikasi usulan dasar negara yang dikemukakan oleh para tokoh pendiri bangsa (Moh. Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno) dalam sidang BPUPK. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat mendeskripsikan proses dan dinamika sidang BPUPK dalam merumuskan dasar negara Indonesia. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat mendeskripsikan pembentukan Panitia Sembilan beserta nama-nama anggotanya dan tugas yang diembannya. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat menjelaskan hasil kerja Panitia Sembilan berupa Piagam Jakarta sebagai naskah awal rumusan dasar negara. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat mendeskripsikan latar belakang pembentukan PPKI beserta susunan keanggotaan dan tugasnya dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat mengidentifikasi peristiwa-peristiwa penting menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai bagian dari sejarah kelahiran Pancasila. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat mendeskripsikan rangkaian peristiwa detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 secara kronologis. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat menjelaskan keterkaitan antara peristiwa proklamasi kemerdekaan dengan proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat mendeskripsikan proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara dalam sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat menjelaskan perubahan rumusan dasar negara dari Piagam Jakarta menjadi Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang sejarah kelahiran Pancasila mulai dari pembentukan BPUPK hingga penetapan Pancasila sebagai dasar negara melalui asesmen sumatif. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat merancang mind mapping yang menggambarkan alur peristiwa sejarah kelahiran Pancasila secara sistematis dan kreatif sebagai produk projek belajar. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat menjelaskan makna nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam sila-sila Pancasila dengan benar. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat mengidentifikasi lambang setiap sila Pancasila beserta keterkaitannya dengan nilai yang diwakili secara tepat. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat mengidentifikasi contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari secara tepat. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menampilkan perilaku yang mencerminkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat disertai bukti atau dokumentasi sederhana. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat mengidentifikasi contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui kebijakan, simbol, dan praktik kenegaraan. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat membandingkan perbedaan penerapan antarsila Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara secara kritis. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat membuktikan pemahaman tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara melalui penyajian proyek kewarganegaraan secara tertulis dan lisan. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat merefleksikan pengalaman belajar tentang penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat menjelaskan kedudukan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, makhluk individu, dan makhluk sosial yang membutuhkan norma dalam kehidupan bermasyarakat. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian norma beserta fungsinya sebagai pedoman perilaku dalam kehidupan bermasyarakat. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat mengklasifikasikan macam-macam norma (norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum) berdasarkan pengertian, ciri-ciri, sumber, dan sanksinya. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat menganalisis hubungan antarnorma dalam mengatur kehidupan bermasyarakat agar tercipta ketertiban dan keharmonisan. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya pelanggaran norma di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menampilkan contoh perilaku yang sesuai norma dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud penerapan kewajiban warga negara. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat menganalisis dan menerapkan pentingnya mematuhi norma dan aturan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara melalui asesmen sumatif. | 3 |