Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekertichevron_rightKelas 1

KKTP Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 — Semester 1

KKTPSDKelas 1ASemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 — Semester 1

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti · Kelas 1

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan bahwa dirinya adalah ciptaan Tuhan yang istimewa berdasarkan Kejadian 1:27 dan Mazmur 139:13.3
2Murid dapat menjelaskan keistimewaan dirinya yang berbeda dari ciptaan Tuhan lainnya.3
3Murid dapat menyebutkan anggota tubuh yang diberikan Tuhan sebagai bagian dari keistimewaan dirinya.3
4Murid dapat menyebutkan fungsi anggota tubuhnya sebagai wujud karya Tuhan yang luar biasa dalam menciptakan dirinya.3
5Murid dapat menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan atas dirinya yang istimewa melalui doa dan nyanyian pujian.3
6Murid dapat mempraktikkan sikap bersyukur atas keistimewaan dirinya sebagai ciptaan Tuhan melalui tindakan sederhana yang baik di rumah dan di sekolah.3
7Murid dapat menunjukkan pemahamannya bahwa dirinya adalah ciptaan Tuhan yang istimewa dengan menyebutkan anggota tubuh, fungsinya, dan keistimewaan dirinya.3
8Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas keistimewaan dirinya sebagai ciptaan Tuhan melalui doa, pujian, atau karya sederhana.3
9Murid mampu menjelaskan fungsi mata sebagai pemberian Allah untuk melihat ciptaan-Nya3
10Murid mampu menyebutkan contoh kegiatan yang dapat dilakukan dengan mata (melihat warna, membaca, melihat alam)3
11Murid mampu menyebutkan contoh perbuatan menggunakan mata sesuai kehendak Tuhan (membaca Alkitab, menolong teman yang jatuh, melihat hal baik)3
12Murid mampu memahami makna Lukas 11:34a bahwa mata adalah pelita tubuh yang harus digunakan untuk kebaikan3
13Murid mampu menunjukkan rasa syukur atas berkat Tuhan melalui mata yang dapat melihat dengan berdoa dan bernyanyi3
14Murid mampu mempraktikkan penggunaan mata dengan rajin belajar membaca Alkitab3
15Murid mampu menunjukkan pemahaman tentang mata sebagai anugerah Allah yang harus disyukuri melalui penggunaan mata untuk hal-hal positif3
16Murid mampu merefleksikan sikap bersyukur atas mata dengan berkomitmen menggunakannya untuk memuliakan Tuhan3
17Murid dapat menjelaskan bahwa mulut adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada manusia sebagai ciptaan-Nya yang istimewa.3
18Murid dapat menyebutkan minimal tiga kegunaan mulut yang diberikan Tuhan, seperti berbicara, makan, minum, dan memuji Tuhan.3
19Murid dapat menyebutkan contoh perbuatan menggunakan mulut sesuai kehendak Tuhan, seperti berdoa, memuji Tuhan, dan berkata sopan, berdasarkan teladan tokoh Debora (Hakim-hakim 4:1–5).3
20Murid dapat menjelaskan makna Amsal 10:31a bahwa mulut orang benar mengeluarkan hikmat sebagai dasar menggunakan mulut untuk kebaikan.3
21Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas anugerah mulut dari Tuhan dengan mempraktikkan tutur kata yang sopan di rumah dan di sekolah, seperti memberi salam dan menjawab panggilan orang tua.3
22Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas pemberian mulut melalui doa dan nyanyian pujian.3
23Murid dapat menjelaskan kembali guna mulut sebagai anugerah Tuhan dan menyebutkan contoh penggunaan mulut sesuai kehendak Tuhan sebagai bentuk evaluasi pemahaman.3
24Murid dapat mendemonstrasikan penggunaan mulut dengan bertutur kata sopan dan bersyukur melalui doa atau pujian sebagai wujud syukur atas anugerah Tuhan.3
25Murid dapat menyebutkan minimal dua guna telinga dalam kehidupan sehari-hari sebagai bukti bahwa Allah menciptakan dirinya sebagai pribadi yang istimewa.3
26Murid dapat menyebutkan minimal dua contoh perbuatan menggunakan telinga sesuai kehendak Tuhan, seperti mendengar nasihat orang tua dan guru.3
27Murid dapat menceritakan kembali kisah Samuel (1 Samuel 3:1-10) sebagai contoh anak yang menggunakan telinganya untuk mendengar dan menaati firman Tuhan.3
28Murid dapat menunjukkan sikap mau mendengar nasihat dari orang tua dan guru sebagai wujud nilai kebaikan dan sopan santun di rumah dan di sekolah.3
29Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas telinga sebagai berkat Tuhan dengan mempraktikkan sikap mendengarkan nasihat secara aktif di dalam kelas.3
30Murid dapat menjelaskan makna Amsal 12:15b bahwa orang yang mau mendengar nasihat adalah orang yang bijak, dengan kalimatnya sendiri.3
31Murid dapat mempraktikkan penggunaan telinga dengan mau mendengar nasihat dan firman Tuhan melalui kegiatan refleksi dan unjuk karya (mewarnai, menggunting, menempel ikat kepala bertuliskan Amsal 12:15b).3
32Murid dapat menyebutkan cara-cara mensyukuri telinga sebagai ciptaan Tuhan dengan menggunakannya untuk mendengar nasihat orang tua, guru, dan firman Tuhan di gereja.3
33Murid dapat menyebutkan minimal 3 kegunaan tangan sebagai anugerah Allah dalam kehidupan sehari-hari.3
34Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas tangan yang dianugerahkan Allah melalui doa dan gambar tangan.3
35Murid dapat menyebutkan minimal 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan, seperti berdoa, menolong, dan berbagi.3
36Murid dapat menjelaskan pesan cerita orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37) bahwa tangan digunakan untuk menolong sesama tanpa memandang latar belakang.3
37Murid dapat mempraktikkan penggunaan tangan untuk menolong orang lain di rumah dan di sekolah sebagai wujud kasih kepada sesama sesuai Yohanes 15:12.3
38Murid dapat menceritakan pengalamannya menggunakan tangan untuk menolong orang lain sebagai bentuk syukur atas anugerah Allah.3
39Murid dapat menyebutkan kembali kegunaan tangan dan contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan sebagai bukti pemahaman terhadap seluruh pembelajaran bab ini.3
40Murid dapat menunjukkan komitmen menggunakan tangan untuk menolong sesama melalui karya (gambar telapak tangan disertai kalimat 'aku mau menolong') sebagai ungkapan syukur atas anugerah Allah.3
41Murid dapat menyebutkan bahwa tubuh adalah anugerah Tuhan yang istimewa dan harus dijaga berdasarkan 1 Korintus 6:19.3
42Murid dapat menyebutkan minimal tiga alasan pentingnya merawat tubuh sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan.3
43Murid dapat menyebutkan minimal lima contoh perbuatan merawat tubuh (mencuci tangan, menyikat gigi, mandi, memotong kuku, menyisir rambut) sebagai wujud syukur kepada Tuhan.3
44Murid dapat membedakan kebiasaan baik dan kebiasaan buruk dalam merawat tubuh melalui kegiatan memilih gambar.3
45Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana teladan Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dalam memilih makanan sehat (Daniel 1:1-21).3
46Murid dapat memilih jenis makanan dan minuman yang sehat bagi tubuh serta menjelaskan alasannya sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan.3
47Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas tubuh yang berfungsi dengan baik melalui doa, pujian, dan komitmen mempraktikkan kebiasaan merawat tubuh secara teratur.3
48Murid dapat mempraktikkan minimal satu perbuatan nyata merawat tubuh (seperti mencuci tangan atau menggosok gigi) dan menceritakan pengalamannya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tubuh pemberian Tuhan.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun untuk murid kelas 1 Fase A yang sebagian besar masih dalam tahap perkembangan literasi awal. Guru disarankan menggunakan asesmen observasi, percakapan lisan, dan portofolio karya (gambar, mewarnai, kolase) sebagai bukti ketercapaian, tidak hanya tes tertulis. Penilaian TP 7 dan TP 8 dapat dilakukan sebagai asesmen sumatif akhir bab yang mengintegrasikan seluruh capaian sebelumnya. Interval nilai dapat disesuaikan oleh guru sesuai konteks dan karakteristik murid di kelas masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.