| 1 | — | Murid dapat menjelaskan bahwa dirinya adalah ciptaan Tuhan yang istimewa berdasarkan Kejadian 1:27 dan Mazmur 139:13. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat menjelaskan keistimewaan dirinya yang berbeda dari ciptaan Tuhan lainnya. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menyebutkan anggota tubuh yang diberikan Tuhan sebagai bagian dari keistimewaan dirinya. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat menyebutkan fungsi anggota tubuhnya sebagai wujud karya Tuhan yang luar biasa dalam menciptakan dirinya. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan atas dirinya yang istimewa melalui doa dan nyanyian pujian. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat mempraktikkan sikap bersyukur atas keistimewaan dirinya sebagai ciptaan Tuhan melalui tindakan sederhana yang baik di rumah dan di sekolah. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat menunjukkan pemahamannya bahwa dirinya adalah ciptaan Tuhan yang istimewa dengan menyebutkan anggota tubuh, fungsinya, dan keistimewaan dirinya. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas keistimewaan dirinya sebagai ciptaan Tuhan melalui doa, pujian, atau karya sederhana. | 3 |
| 9 | — | Murid mampu menjelaskan fungsi mata sebagai pemberian Allah untuk melihat ciptaan-Nya | 3 |
| 10 | — | Murid mampu menyebutkan contoh kegiatan yang dapat dilakukan dengan mata (melihat warna, membaca, melihat alam) | 3 |
| 11 | — | Murid mampu menyebutkan contoh perbuatan menggunakan mata sesuai kehendak Tuhan (membaca Alkitab, menolong teman yang jatuh, melihat hal baik) | 3 |
| 12 | — | Murid mampu memahami makna Lukas 11:34a bahwa mata adalah pelita tubuh yang harus digunakan untuk kebaikan | 3 |
| 13 | — | Murid mampu menunjukkan rasa syukur atas berkat Tuhan melalui mata yang dapat melihat dengan berdoa dan bernyanyi | 3 |
| 14 | — | Murid mampu mempraktikkan penggunaan mata dengan rajin belajar membaca Alkitab | 3 |
| 15 | — | Murid mampu menunjukkan pemahaman tentang mata sebagai anugerah Allah yang harus disyukuri melalui penggunaan mata untuk hal-hal positif | 3 |
| 16 | — | Murid mampu merefleksikan sikap bersyukur atas mata dengan berkomitmen menggunakannya untuk memuliakan Tuhan | 3 |
| 17 | — | Murid dapat menjelaskan bahwa mulut adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada manusia sebagai ciptaan-Nya yang istimewa. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menyebutkan minimal tiga kegunaan mulut yang diberikan Tuhan, seperti berbicara, makan, minum, dan memuji Tuhan. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat menyebutkan contoh perbuatan menggunakan mulut sesuai kehendak Tuhan, seperti berdoa, memuji Tuhan, dan berkata sopan, berdasarkan teladan tokoh Debora (Hakim-hakim 4:1–5). | 3 |
| 20 | — | Murid dapat menjelaskan makna Amsal 10:31a bahwa mulut orang benar mengeluarkan hikmat sebagai dasar menggunakan mulut untuk kebaikan. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas anugerah mulut dari Tuhan dengan mempraktikkan tutur kata yang sopan di rumah dan di sekolah, seperti memberi salam dan menjawab panggilan orang tua. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas pemberian mulut melalui doa dan nyanyian pujian. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat menjelaskan kembali guna mulut sebagai anugerah Tuhan dan menyebutkan contoh penggunaan mulut sesuai kehendak Tuhan sebagai bentuk evaluasi pemahaman. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat mendemonstrasikan penggunaan mulut dengan bertutur kata sopan dan bersyukur melalui doa atau pujian sebagai wujud syukur atas anugerah Tuhan. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat menyebutkan minimal dua guna telinga dalam kehidupan sehari-hari sebagai bukti bahwa Allah menciptakan dirinya sebagai pribadi yang istimewa. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat menyebutkan minimal dua contoh perbuatan menggunakan telinga sesuai kehendak Tuhan, seperti mendengar nasihat orang tua dan guru. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat menceritakan kembali kisah Samuel (1 Samuel 3:1-10) sebagai contoh anak yang menggunakan telinganya untuk mendengar dan menaati firman Tuhan. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menunjukkan sikap mau mendengar nasihat dari orang tua dan guru sebagai wujud nilai kebaikan dan sopan santun di rumah dan di sekolah. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas telinga sebagai berkat Tuhan dengan mempraktikkan sikap mendengarkan nasihat secara aktif di dalam kelas. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat menjelaskan makna Amsal 12:15b bahwa orang yang mau mendengar nasihat adalah orang yang bijak, dengan kalimatnya sendiri. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat mempraktikkan penggunaan telinga dengan mau mendengar nasihat dan firman Tuhan melalui kegiatan refleksi dan unjuk karya (mewarnai, menggunting, menempel ikat kepala bertuliskan Amsal 12:15b). | 3 |
| 32 | — | Murid dapat menyebutkan cara-cara mensyukuri telinga sebagai ciptaan Tuhan dengan menggunakannya untuk mendengar nasihat orang tua, guru, dan firman Tuhan di gereja. | 3 |
| 33 | — | Murid dapat menyebutkan minimal 3 kegunaan tangan sebagai anugerah Allah dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas tangan yang dianugerahkan Allah melalui doa dan gambar tangan. | 3 |
| 35 | — | Murid dapat menyebutkan minimal 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan, seperti berdoa, menolong, dan berbagi. | 3 |
| 36 | — | Murid dapat menjelaskan pesan cerita orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37) bahwa tangan digunakan untuk menolong sesama tanpa memandang latar belakang. | 3 |
| 37 | — | Murid dapat mempraktikkan penggunaan tangan untuk menolong orang lain di rumah dan di sekolah sebagai wujud kasih kepada sesama sesuai Yohanes 15:12. | 3 |
| 38 | — | Murid dapat menceritakan pengalamannya menggunakan tangan untuk menolong orang lain sebagai bentuk syukur atas anugerah Allah. | 3 |
| 39 | — | Murid dapat menyebutkan kembali kegunaan tangan dan contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan sebagai bukti pemahaman terhadap seluruh pembelajaran bab ini. | 3 |
| 40 | — | Murid dapat menunjukkan komitmen menggunakan tangan untuk menolong sesama melalui karya (gambar telapak tangan disertai kalimat 'aku mau menolong') sebagai ungkapan syukur atas anugerah Allah. | 3 |
| 41 | — | Murid dapat menyebutkan bahwa tubuh adalah anugerah Tuhan yang istimewa dan harus dijaga berdasarkan 1 Korintus 6:19. | 3 |
| 42 | — | Murid dapat menyebutkan minimal tiga alasan pentingnya merawat tubuh sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan. | 3 |
| 43 | — | Murid dapat menyebutkan minimal lima contoh perbuatan merawat tubuh (mencuci tangan, menyikat gigi, mandi, memotong kuku, menyisir rambut) sebagai wujud syukur kepada Tuhan. | 3 |
| 44 | — | Murid dapat membedakan kebiasaan baik dan kebiasaan buruk dalam merawat tubuh melalui kegiatan memilih gambar. | 3 |
| 45 | — | Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana teladan Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dalam memilih makanan sehat (Daniel 1:1-21). | 3 |
| 46 | — | Murid dapat memilih jenis makanan dan minuman yang sehat bagi tubuh serta menjelaskan alasannya sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan. | 3 |
| 47 | — | Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas tubuh yang berfungsi dengan baik melalui doa, pujian, dan komitmen mempraktikkan kebiasaan merawat tubuh secara teratur. | 3 |
| 48 | — | Murid dapat mempraktikkan minimal satu perbuatan nyata merawat tubuh (seperti mencuci tangan atau menggosok gigi) dan menceritakan pengalamannya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tubuh pemberian Tuhan. | 3 |