KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 8.1.1 = Kelas 8, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Yesus Mewartakan Kerajaan Allah (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 8.1.1 | Menjelaskan pribadi dan karya Yesus sebagai pemenuhan janji Allah | 3 | | 2 | TP 8.1.2 | Menganalisis pewartaan kerajaan Allah melalui sabda Yesus | 3 | | 3 | TP 8.1.3 | Menelaah pewartaan kerajaan Allah melalui perbuatan Yesus | 3 | | 4 | TP 8.1.4 | Menyimpulkan makna pewartaan kerajaan Allah melalui mukjizat Yesus | 3 |
Bab 2 — Panggilan dan Perutusan Murid Yesus (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 8.2.1 | Mengidentifikasi kisah Yesus yang memanggil para murid-Nya berdasarkan bacaan Kitab Suci | 3 | | 6 | TP 8.2.2 | Menjelaskan makna dan syarat mengikuti Yesus yang memanggil para murid-Nya | 3 | | 7 | TP 8.2.3 | Menganalisis tugas perutusan para murid yang diutus oleh Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah | 3 | | 8 | TP 8.2.4 | Merefleksikan panggilan dan tugas perutusan murid Yesus dalam kehidupan sehari-hari | 3 |
Bab 3 — Konsekuensi Pewartaan Yesus (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 8.3.1 | Mengidentifikasi peristiwa sengsara dan wafat Yesus berdasarkan kisah Kitab Suci | 2 | | 10 | TP 8.3.2 | Menjelaskan makna sengsara dan wafat Yesus sebagai konsekuensi pewartaan-Nya | 2 | | 11 | TP 8.3.3 | Menganalisis peristiwa kebangkitan Yesus beserta bukti-buktinya dalam Kitab Suci | 2 | | 12 | TP 8.3.4 | Menyimpulkan makna peristiwa Yesus naik ke surga bagi iman orang percaya | 2 |
Bab 4 — Peran Roh Kudus bagi Murid Yesus (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 13 | TP 8.4.1 | Mengidentifikasi peristiwa Yesus yang mengutus Roh Kudus kepada para murid-Nya | 2 | | 14 | TP 8.4.2 | Menjelaskan makna Yesus yang mengutus Roh Kudus sebagai pemenuhan janji Allah | 2 | | 15 | TP 8.4.3 | Menganalisis peran Roh Kudus yang memberi kekuatan bagi para murid dalam mewartakan karya keselamatan | 2 | | 16 | TP 8.4.4 | Mengevaluasi perwujudan Roh Kudus yang memberi kekuatan bagi umat manusia dalam menghadapi persoalan hidup sehari-hari | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Yesus Mewartakan Kerajaan AllahTP 8.1.1: Menjelaskan pribadi dan karya Yesus sebagai pemenuhan janji AllahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan janji keselamatan Allah dalam Perjanjian Lama melalui nubuat para nabi 2. Menjelaskan keterkaitan nubuat janji Allah dengan peristiwa kelahiran, hidup, dan karya Yesus dalam Perjanjian Baru 3. Menguraikan alasan pribadi dan karya Yesus merupakan puncak pemenuhan janji keselamatan Allah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan nubuat janji keselamatan Allah maupun mengaitkannya dengan pribadi Yesus. | Mampu menyebutkan janji keselamatan Allah dalam Perjanjian Lama, namun masih memerlukan bimbingan guru untuk mengaitkannya dengan karya Yesus. | Mampu menjelaskan secara mandiri dan tepat bahwa pribadi dan karya Yesus merupakan pemenuhan janji Allah berdasarkan rujukan Kitab Suci. | Mampu menguraikan secara mendalam dan sistematis keterkaitan nubuat keselamatan dengan karya Yesus, serta menyajikan maknanya bagi penguatan iman kristiani masa kini. |
TP 8.1.2: Menganalisis pewartaan kerajaan Allah melalui sabda YesusIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi perumpamaan-perumpamaan yang digunakan Yesus untuk menggambarkan Kerajaan Allah 2. Menganalisis pesan pokok dan nilai-nilai Kerajaan Allah di balik sabda dan perumpamaan Yesus 3. Menghubungkan relevansi sabda Kerajaan Allah dengan situasi kehidupan bermasyarakat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi perumpamaan Yesus dan belum memahami pesan Kerajaan Allah di dalamnya. | Mampu menceritakan kembali perumpamaan Yesus, tetapi masih kesulitan menganalisis pesan pokok Kerajaan Allah tanpa arahan guru. | Mampu menganalisis secara mandiri makna perumpamaan Yesus dan menemukan nilai-nilai Kerajaan Allah (seperti kasih, keadilan, dan pengampunan) secara tepat. | Mampu menganalisis secara kritis makna teologis perumpamaan Kerajaan Allah dan mengontekstualisasikan relevansi sabda tersebut dalam menjawab persoalan sosial remaja. |
TP 8.1.3: Menelaah pewartaan kerajaan Allah melalui perbuatan YesusIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi bentuk-bentuk perbuatan Yesus yang berpihak pada kaum miskin, tersingkir, dan berdosa 2. Menelaah makna tindakan belas kasih Yesus sebagai tanda kehadiran Kerajaan Allah di bumi 3. Menunjukkan keselarasan antara ajaran moral Yesus dan tindakan konkret-Nya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan contoh perbuatan Yesus yang mencerminkan hadirnya Kerajaan Allah. | Mampu menyebutkan perbuatan belas kasih Yesus, namun belum mampu menelaah maknanya sebagai perwujudan Kerajaan Allah tanpa bantuan. | Mampu menelaah secara mandiri tindakan nyata Yesus dalam merangkul kaum tersingkir sebagai wujud nyata hadirnya Kerajaan Allah secara tepat. | Mampu menelaah secara komprehensif konsistensi tindakan belas kasih Yesus dan menarik inspirasi praktis untuk mengembangkan budaya kepedulian di lingkungan sekolah. |
TP 8.1.4: Menyimpulkan makna pewartaan kerajaan Allah melalui mukjizat YesusIndikator Pencapaian: 1. Mengklasifikasikan jenis-jenis mukjizat yang dikerjakan oleh Yesus berdasarkan bacaan Kitab Suci 2. Menjelaskan motif dan tujuan Yesus melakukan mukjizat 3. Menyimpulkan bahwa mukjizat Yesus adalah tanda keselamatan Allah dan kekalahan kuasa jahat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan kisah mukjizat Yesus atau mengartikan mukjizat sebatas pertunjukan keajaiban lahiriah semata. | Mampu menyebutkan beberapa mukjizat Yesus, tetapi memerlukan bimbingan guru untuk menyimpulkan tujuan teologis di balik mukjizat tersebut. | Mampu menyimpulkan secara mandiri bahwa mukjizat Yesus adalah tanda nyata hadirnya Kerajaan Allah yang membebaskan manusia dari penderitaan dan dosa. | Mampu menyimpulkan makna esensial mukjizat Yesus secara mendalam serta mengaitkan peran relasi iman pribadi dengan pemaknaan mukjizat dalam kehidupan modern. |
Bab 2 — Panggilan dan Perutusan Murid YesusTP 8.2.1: Mengidentifikasi kisah Yesus yang memanggil para murid-Nya berdasarkan bacaan Kitab SuciIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan nama-nama murid pertama dan latar belakang pekerjaan mereka dari teks Kitab Suci 2. Menceritakan alur peristiwa panggilan para murid di danau Galilea maupun tempat pemungutan cukai 3. Mengidentifikasi sikap dan respons para murid saat menerima panggilan Yesus | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan nama murid pertama Yesus maupun alur kisah pemanggilan berdasarkan Kitab Suci. | Mampu menyebutkan beberapa nama murid, tetapi alur kisah pemanggilan yang diceritakan belum runtut dan masih membutuhkan bimbingan. | Mampu mengidentifikasi secara mandiri, lengkap, dan runtut kisah pemanggilan para murid serta respons kerelaan mereka meninggalkan segalanya untuk mengikuti Yesus. | Mampu mengidentifikasi secara rinci konteks historis latar belakang para murid serta menganalisis perbedaan respons manusia ketika mendengar panggilan Allah. |
TP 8.2.2: Menjelaskan makna dan syarat mengikuti Yesus yang memanggil para murid-NyaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan syarat-syarat mengikuti Yesus menurut Injil (menyangkal diri, memikul salib, dan setia) 2. Menguraikan makna hakiki menjadi murid Yesus dalam keterikatan pribadi dengan Kristus 3. Menyebutkan tantangan yang dihadapi seorang murid dalam mengikuti Yesus | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan syarat dan makna mendasar dari mengikuti Yesus. | Mampu menyebutkan syarat mengikuti Yesus secara teks hafalan, namun belum mampu menguraikan makna penyangkalan diri dan memikul salib secara jelas. | Mampu menjelaskan secara mandiri makna kemuridan dan konsekuensi syarat mengikuti Yesus sesuai ajaran Kitab Suci dengan penalaran yang tepat. | Mampu menguraikan makna radikal tuntutan kemuridan Yesus secara kontekstual serta mengevaluasi tantangan konkret yang dihadapi remaja Katolik dalam menghidupinya. |
TP 8.2.3: Menganalisis tugas perutusan para murid yang diutus oleh Yesus untuk mewartakan Kerajaan AllahIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan rincian tugas yang diberikan Yesus kepada para murid (memberitakan Injil, menyembuhkan, melayani) 2. Menganalisis sikap batin dan bekal spiritual yang dituntut dari para murid dalam perutusan 3. Menghubungkan tugas perutusan murid perdana dengan tugas perutusan Gereja masa kini | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan tugas yang diamanatkan Yesus saat mengutus para murid-Nya. | Mampu menyebutkan tugas perutusan murid, tetapi belum mampu menganalisis sikap lepas bebas dan bekal rohani yang disyaratkan tanpa bantuan guru. | Mampu menganalisis secara mandiri tugas perutusan para murid, bekal spiritual yang diperlukan, serta kaitannya dengan panggilan misioner Gereja saat ini. | Mampu menganalisis secara kritis strategi dan spiritualitas perutusan murid Yesus serta merumuskan bentuk keterlibatan aktif remaja Katolik dalam misi pewartaan di era digital. |
TP 8.2.4: Merefleksikan panggilan dan tugas perutusan murid Yesus dalam kehidupan sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Menuliskan refleksi pribadi mengenai pengalaman dan tantangan hidup sebagai murid Yesus di keluarga dan sekolah 2. Merancang tindakan konkret sebagai tanggapan nyata atas tugas perutusan murid Yesus di lingkungan sekitarnya 3. Menunjukkan komitmen sikap melayani sesama sebagai buah refleksi iman | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membuat refleksi pengalaman iman dan belum dapat merumuskan tindakan konkret sebagai murid Yesus. | Mampu menuliskan refleksi singkat berdasarkan panduan pertanyaan pemantik, namun rencana aksi yang diajukan masih bersifat abstrak dan belum terukur. | Mampu menyusun refleksi pribadi secara mendalam dan merumuskan rencana aksi nyata yang terukur sebagai perwujudan tugas perutusan murid Yesus dalam relasi sehari-hari. | Mampu menyajikan refleksi iman yang sangat personal, jujur, dan menggugah, disertai rancangan aksi kasih berkelanjutan yang berdampak positif bagi teman sebaya atau lingkungan sekitar. |
Bab 3 — Konsekuensi Pewartaan YesusTP 8.3.1: Mengidentifikasi peristiwa sengsara dan wafat Yesus berdasarkan kisah Kitab SuciIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan urutan peristiwa jalan salib dan penyaliban Yesus berdasarkan teks Kitab Suci. 2. Menguraikan peran tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa sengsara dan wafat Yesus. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan urutan peristiwa sengsara dan wafat Yesus maupun tokoh yang terlibat meski telah membaca teks Kitab Suci. | Mampu menyebutkan sebagian urutan peristiwa sengsara dan beberapa tokoh yang terlibat dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu mengidentifikasi urutan peristiwa sengsara dan wafat Yesus serta peran tokoh-tokoh yang terlibat secara runtut dan mandiri berdasarkan Kitab Suci. | Mampu mengidentifikasi secara mendalam urutan peristiwa sengsara dan wafat Yesus serta membandingkan detail kisah dari narasi Injil secara kritis dan tepat. |
TP 8.3.2: Menjelaskan makna sengsara dan wafat Yesus sebagai konsekuensi pewartaan-NyaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan keterkaitan antara pewartaan Kerajaan Allah dan penolakan para penguasa yang berujung pada penyaliban. 2. Menguraikan makna pengorbanan Yesus di kayu salib sebagai wujud ketaatan kepada Bapa demi keselamatan manusia. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan keterkaitan antara sengsara dan wafat Yesus dengan pewartaan Kerajaan Allah. | Menjelaskan makna sengsara dan wafat Yesus secara sederhana dengan arahan dan pertanyaan pemantik dari guru. | Menjelaskan dengan tepat dan mandiri bahwa sengsara dan wafat Yesus adalah konsekuensi logis dari pewartaan kebenaran Kerajaan Allah dan wujud ketaatan-Nya. | Menjelaskan secara komprehensif makna sengsara dan wafat Yesus sebagai konsekuensi pewartaan kasih serta mampu merefleksikan nilai kerelaan berkorban demi kebenaran dalam hidup sehari-hari. |
TP 8.3.3: Menganalisis peristiwa kebangkitan Yesus beserta bukti-buktinya dalam Kitab SuciIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan bukti-bukti kebangkitan Yesus yang tertulis dalam Kitab Suci (makam kosong, penampakan Yesus). 2. Menganalisis dampak peristiwa kebangkitan terhadap perubahan sikap dan iman para murid. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menunjukkan bukti-bukti peristiwa kebangkitan Yesus dalam teks Kitab Suci. | Menyebutkan bukti-bukti kebangkitan Yesus secara terbatas dengan bimbingan teks atau arahan guru. | Mampu menganalisis bukti-bukti kebangkitan Yesus dalam Kitab Suci dan dampaknya terhadap keberanian para murid secara mandiri dan logis. | Mampu menganalisis secara kritis bukti-bukti kebangkitan Yesus, menghubungkannya dengan iman Gereja, serta mempertahankan argumentasi iman tentang kebangkitan Kristus secara meyakinkan. |
TP 8.3.4: Menyimpulkan makna peristiwa Yesus naik ke surga bagi iman orang percayaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan makna pemuliaan Yesus melalui peristiwa kenaikan-Nya ke surga. 2. Menyimpulkan perutusan dan pengharapan orang beriman berdasarkan peristiwa kenaikan Yesus. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menarik kesimpulan mengenai arti dan makna peristiwa kenaikan Yesus ke surga. | Menyimpulkan makna peristiwa kenaikan Yesus ke surga secara sederhana dengan bantuan stimulus pertanyaan guru. | Mampu menyimpulkan secara mandiri makna kenaikan Yesus ke surga sebagai pemuliaan Kristus, pembuka jalan ke surga, dan awal perutusan murid di dunia. | Mampu menyimpulkan makna kenaikan Yesus secara utuh dan mendalam, serta merumuskan tindakan konkret sebagai wujud pelaksanaan amanat agung Kristus di lingkungan sekitar. |
Bab 4 — Peran Roh Kudus bagi Murid YesusTP 8.4.1: Mengidentifikasi peristiwa Yesus yang mengutus Roh Kudus kepada para murid-NyaIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan tanda-tanda dan simbol kedatangan Roh Kudus pada peristiwa Pentakosta dalam Kitab Suci. 2. Menguraikan suasana dan peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul berdasarkan Kisah Para Rasul. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat mengidentifikasi peristiwa dan simbol turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta dalam Kitab Suci. | Mampu menyebutkan beberapa simbol atau rangkaian peristiwa Pentakosta dengan bantuan panduan guru. | Mampu mengidentifikasi peristiwa pengutusan Roh Kudus (Pentakosta) beserta simbol-simbolnya secara tepat dan mandiri berdasarkan Kisah Para Rasul. | Mampu mengidentifikasi secara mendalam peristiwa Pentakosta dan mengaitkannya dengan lahirnya Gereja yang terbuka dan misioner bagi segala bangsa. |
TP 8.4.2: Menjelaskan makna Yesus yang mengutus Roh Kudus sebagai pemenuhan janji AllahIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan janji Yesus tentang Roh Penolong (Parakletos) sebelum kenaikan-Nya. 2. Menguraikan kesetiaan Allah dalam mendampingi Gereja melalui Roh Kudus sepanjang zaman. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menjelaskan kaitan antara kedatangan Roh Kudus dengan janji Allah yang ditepati oleh Yesus. | Menjelaskan makna Roh Kudus sebagai janji Allah secara singkat dengan bantuan analogi atau pertanyaan guru. | Menjelaskan dengan tepat bahwa pengutusan Roh Kudus merupakan bukti kesetiaan Allah dalam memenuhi janji-Nya untuk senantiasa menyertai orang beriman. | Menjelaskan secara mendalam makna teologis Roh Kudus sebagai pemenuhan janji Allah serta mampu memberikan kesaksian reflektif tentang kehadiran Roh Penolong dalam kehidupan beriman. |
TP 8.4.3: Menganalisis peran Roh Kudus yang memberi kekuatan bagi para murid dalam mewartakan karya keselamatanIndikator Pencapaian: 1. Menganalisis perubahan mental dan tindakan para rasul dari ketakutan menjadi berani mewartakan Injil karena Roh Kudus. 2. Menjelaskan peran Roh Kudus dalam membimbing pewartaan para rasul menghadapi penolakan dan tantangan hidup. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menemukan peran Roh Kudus dalam mengubah sikap para murid untuk berani mewartakan karya keselamatan. | Menyebutkan peran Roh Kudus dalam memberi keberanian bagi para rasul dengan bantuan bimbingan guru. | Menganalisis secara mandiri dan tepat bagaimana Roh Kudus memampukan dan memberi kekuatan adikodrati kepada para murid dalam mewartakan Injil di tengah penganiayaan. | Menganalisis secara komprehensif keterkaitan karya Roh Kudus pada zaman para rasul dengan dinamika keberanian bersaksi murid Kristus di era modern. |
TP 8.4.4: Mengevaluasi perwujudan Roh Kudus yang memberi kekuatan bagi umat manusia dalam menghadapi persoalan hidup sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Menilai situasi persoalan hidup remaja/manusia sehari-hari yang membutuhkan penghiburan dan kekuatan Roh Kudus. 2. Merumuskan sikap mengandalkan Roh Kudus melalui doa dan tindakan konkret saat menghadapi kesulitan hidup. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi dan mengevaluasi perwujudan peran Roh Kudus dalam menghadapi persoalan hidup konkret. | Menyebutkan contoh peran Roh Kudus dalam menghadapi masalah sehari-hari secara terbatas dengan bantuan contoh dari guru. | Mengevaluasi secara mandiri situasi hidup konkret dan menjelaskan bagaimana Roh Kudus memberikan ketabahan, hikmat, serta jalan keluar dalam menghadapi persoalan hidup. | Mengevaluasi secara kritis peran Roh Kudus dalam mengatasi berbagai tantangan hidup remaja, serta merancang rencana aksi nyata hidup dalam tuntunan Roh Kudus yang menjadi teladan bagi sesama. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Yesus Mewartakan Kerajaan Allah; Bab 2 — Panggilan dan Perutusan Murid Yesus; Bab 3 — Konsekuensi Pewartaan Yesus; Bab 4 — Peran Roh Kudus bagi Murid Yesus (total 16 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |