KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 2.1.1 = Kelas 2, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Aku dan Lingkunganku (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 2.1.1 | Mengidentifikasi lingkungan rumah sebagai tempat mengembangkan potensi diri | 2 | | 2 | TP 2.1.2 | Mengidentifikasi teman-teman sebagai tempat mengembangkan potensi diri | 2 | | 3 | TP 2.1.3 | Mempraktikkan kebiasaan bekerja sama dengan anggota keluarga di lingkungan keluarga | 2 | | 4 | TP 2.1.4 | Mempraktikkan kebiasaan bekerja sama dengan teman-teman | 2 |
Bab 2 — Tokoh-tokoh Iman dalam Perjanjian Lama (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 2.2.1 | Menceritakan kisah tokoh iman Nuh di dalam Perjanjian Lama | 2 | | 6 | TP 2.2.2 | Menceritakan kisah tokoh iman Abraham di dalam Perjanjian Lama | 2 | | 7 | TP 2.2.3 | Menceritakan kisah tokoh iman Ishak di dalam Perjanjian Lama | 2 | | 8 | TP 2.2.4 | Menceritakan kisah tokoh iman Yakub di dalam Perjanjian Lama | 2 |
Bab 3 — Masa Kanak-kanak Yesus (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 2.3.1 | Menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret | 3 | | 10 | TP 2.3.2 | Menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah | 3 | | 11 | TP 2.3.3 | Menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun | 3 | | 12 | TP 2.3.4 | Menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Aku dan LingkungankuTP 2.1.1: Mengidentifikasi lingkungan rumah sebagai tempat mengembangkan potensi diriIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan kegiatan positif di rumah yang mendukung pengembangan bakat atau minat 2. Menjelaskan peran anggota keluarga dalam mendukung potensi dirinya di rumah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan kegiatan di rumah yang mendukung pengembangan bakat atau potensi diri meskipun sudah dibimbing guru. | Mampu menyebutkan satu contoh kegiatan positif di rumah untuk melatih potensi diri dengan bantuan stimulus atau pancingan guru. | Mampu menyebutkan beberapa kegiatan positif di rumah dan menjelaskan peran anggota keluarga dalam mendukung potensi dirinya secara mandiri. | Mampu mengidentifikasi berbagai kegiatan di rumah secara mendalam serta menceritakan rencana nyata melatih potensi diri bersama keluarga secara percaya diri. |
TP 2.1.2: Mengidentifikasi teman-teman sebagai tempat mengembangkan potensi diriIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan kegiatan bersama teman yang melatih keterampilan atau bakat baru 2. Menunjukkan sikap menghargai kelebihan dan perbedaan potensi yang dimiliki teman | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan kegiatan bersama teman yang melatih kemampuan diri maupun mengenali kelebihan teman. | Mampu menyebutkan contoh kegiatan bersama teman yang membantu mengembangkan kemampuan diri setelah diarahkan oleh guru. | Mampu menyebutkan kegiatan belajar atau bermain bersama teman untuk melatih kemampuan serta menunjukkan sikap menghargai kelebihan teman secara mandiri. | Mampu menguraikan manfaat berinteraksi dengan teman dalam mengembangkan potensi diri serta secara aktif mengajak teman saling mendukung kemampuan masing-masing. |
TP 2.1.3: Mempraktikkan kebiasaan bekerja sama dengan anggota keluarga di lingkungan keluargaIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan keterlibatan aktif dalam menyelesaikan tugas sederhana di rumah bersama keluarga 2. Menunjukkan sikap sukarela dan tanggung jawab dalam membantu orang tua atau saudara | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menunjukkan kemauan untuk terlibat dalam tugas kerja sama sederhana di lingkungan rumah. | Mempraktikkan kerja sama membantu pekerjaan rumah tangga sederhana setelah diingatkan atau diminta secara berulang. | Mempraktikkan kerja sama dalam tugas rumah tangga sederhana secara mandiri, teratur, dan penuh tanggung jawab. | Mempraktikkan kerja sama atas inisiatif sendiri tanpa diminta dan menjadi teladan bagi saudara dalam menjaga kebersihan serta kerapian rumah. |
TP 2.1.4: Mempraktikkan kebiasaan bekerja sama dengan teman-temanIndikator Pencapaian: 1. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok belajar atau permainan bersama teman 2. Menunjukkan sikap berbagi tugas dan menjaga kerukunan saat beraktivitas bersama | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Cenderung pasif atau menolak berbagi peran dalam kegiatan kelompok bersama teman. | Bersedia berpartisipasi dalam tugas kelompok jika didampingi oleh guru atau diminta oleh teman. | Aktif bekerja sama, berbagi tugas secara adil, dan menjaga kerukunan dalam kegiatan kelompok secara mandiri. | Memimpin kerja sama secara positif, bersedia membantu teman yang mengalami kesulitan, dan menciptakan suasana kelompok yang kompak. |
Bab 2 — Tokoh-tokoh Iman dalam Perjanjian LamaTP 2.2.1: Menceritakan kisah tokoh iman Nuh di dalam Perjanjian LamaIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan kembali peristiwa ketaatan Nabi Nuh dalam membangun bahtera sesuai perintah Allah 2. Menyebutkan teladan iman dan ketaatan Nabi Nuh kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan alur kisah Nabi Nuh dan belum mengenali sikap teladan imannya. | Mampu menceritakan sebagian alur kisah Nabi Nuh (seperti pembuatan bahtera) dengan bantuan panduan pertanyaan dari guru. | Mampu menceritakan kisah Nabi Nuh secara runtut dari perintah Allah hingga air bah reda, serta menyebutkan sikap ketaatannya secara mandiri. | Mampu menceritakan kisah Nabi Nuh secara lengkap dan ekspresif serta menghubungkan teladan ketaatan Nuh dengan sikap patuh kepada perintah Allah dan orang tua. |
TP 2.2.2: Menceritakan kisah tokoh iman Abraham di dalam Perjanjian LamaIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan kembali kisah panggilan Abraham dan perjalanannya menuju tanah terjanji 2. Menyebutkan keteladanan sikap percaya dan setia Abraham kepada janji Allah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan kembali peristiwa panggilan Abraham maupun sikap imannya. | Mampu menceritakan bagian sederhana dari kisah Abraham dengan bantuan gambar ilustrasi atau bimbingan guru. | Mampu menceritakan kisah panggilan Abraham secara runtut dan menyebutkan sikap percaya Abraham kepada Allah secara mandiri. | Mampu menceritakan kisah Abraham dengan detail yang tepat dan lancar, serta mengaitkan sikap percaya kepada janji Allah dalam doa dan perbuatan sehari-hari. |
TP 2.2.3: Menceritakan kisah tokoh iman Ishak di dalam Perjanjian LamaIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan kisah kepatuhan Ishak kepada orang tuanya dan pemeliharaan Allah atas hidupnya 2. Menyebutkan sikap cinta damai dan ketaatan Ishak sebagai teladan hidup beriman | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan kisah tokoh Ishak meskipun telah diberikan panduan media cerita. | Mampu menceritakan garis besar kisah Ishak dengan bantuan kata kunci atau bimbingan bertahap dari guru. | Mampu menceritakan kisah ketaatan Ishak secara runtut dan menyebutkan pesan moral tentang ketaatannya secara mandiri. | Mampu menceritakan kisah Ishak secara utuh dan percaya diri serta memberikan contoh nyata tindakan patuh kepada orang tua sebagai wujud meneladani Ishak. |
TP 2.2.4: Menceritakan kisah tokoh iman Yakub di dalam Perjanjian LamaIndikator Pencapaian: 1. Menceritakan kisah perjalanan Yakub menerima berkat dan penyertaan Allah dalam hidupnya 2. Menyebutkan pentingnya rekonsiliasi (berdamai) dan hidup rukun dengan saudara berdasarkan kisah Yakub | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan kisah Yakub atau mengenali nilai berkat dan kerukunan dalam ceritanya. | Mampu menceritakan sebagian cuplikan kisah Yakub (misalnya tentang berkat atau mimpinya) dengan bantuan pancingan guru. | Mampu menceritakan perjalanan kisah Yakub hingga berdamai kembali dengan saudaranya secara runtut dan mandiri. | Mampu menceritakan kisah Yakub dengan runtut dan penuh penghayatan, serta merefleksikan pentingnya meminta maaf dan hidup rukun dengan saudara atau teman. |
Bab 3 — Masa Kanak-kanak YesusTP 2.3.1: Menceritakan masa kanak-kanak Yesus di NazaretIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan kota Nazaret sebagai tempat tinggal Yesus bersama Maria dan Yusuf 2. Menceritakan kehidupan Yesus yang bertumbuh besar, bertambah hikmat, dan taat kepada orang tua 3. Menghubungkan teladan ketaatan Yesus di Nazaret dengan sikap patuh kepada orang tua di rumah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret meskipun telah dibimbing dengan pertanyaan pemantik dan media gambar. | Mampu menceritakan sebagian masa kanak-kanak Yesus di Nazaret (misalnya kota tempat tinggal dan nama orang tua-Nya) dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret secara runtut dan mandiri, mencakup pertumbuhan-Nya serta ketaatan-Nya kepada Maria dan Yusuf. | Mampu menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret secara runtut, ekspresif, dan lancar serta mampu memberikan contoh konkret ketaatan kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari. |
TP 2.3.2: Menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait AllahIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan tokoh-tokoh dalam peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah (Maria, Yusuf, Simeon, Hana) 2. Menceritakan alur peristiwa penyerahan Yesus di Bait Allah Yerusalem sebagai ketaatan hukum Taurat 3. Menyebutkan ungkapan syukur dan nubuat Simeon saat menyambut bayi Yesus | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah maupun menyebutkan tokoh-tokoh yang terlibat walau telah diberikan bimbingan. | Mampu menceritakan penggalan peristiwa penyerahan Yesus di Bait Allah dan menyebutkan nama tokoh Simeon/Hana dengan bantuan arahan guru. | Mampu menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah secara runtut dan mandiri serta menyebutkan perjumpaan dengan Simeon dan Hana secara tepat. | Mampu menceritakan secara lengkap, runtut, dan percaya diri peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah serta mengaitkannya dengan rasa syukur anak dibaptis/dibawa ke gereja oleh orang tua. |
TP 2.3.3: Menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahunIndikator Pencapaian: 1. Mengurutkan perjalanan keluarga Yesus ke Yerusalem untuk merayakan Paskah hingga Yesus tertinggal 2. Menceritakan pencarian oleh Maria dan Yusuf hingga menemukan Yesus di Bait Allah 3. Menceritakan aktivitas Yesus yang sedang bersoal jawab dengan para alim ulama di Bait Allah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun meskipun diberikan rangsangan gambar cerita. | Mampu menceritakan sebagian alur peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun dengan urutan yang masih terbalik atau memerlukan bantuan guru. | Mampu menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun secara runtut dan mandiri, mulai dari perayaan Paskah hingga ditemukan di antara alim ulama. | Mampu menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun secara detail, ekspresif, dan runtut serta mampu mendeskripsikan kegelisahan dan kelegaan Maria serta Yusuf. |
TP 2.3.4: Menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahunIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan usia Yesus (12 tahun) dan nama hari raya keagamaan (Paskah Yahudi) 2. Menyebutkan tempat Yesus ditemukan dan lawan bicara-Nya (Bait Allah, para alim ulama) 3. Menyebutkan jawaban Yesus kepada Maria bahwa Ia harus berada di dalam rumah Bapa-Nya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum dapat menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus di Bait Allah pada umur 12 tahun meskipun telah dipandu pertanyaan pilihan. | Mampu menyebutkan 1-2 informasi penting (seperti usia Yesus atau tempat ditemukan) dengan bantuan pertanyaan penuntun dari guru. | Mampu menyebutkan seluruh informasi penting (usia 12 tahun, hari raya Paskah, tempat Bait Allah, bersama alim ulama, dan berada di rumah Bapa) secara mandiri dan tepat. | Mampu menyebutkan seluruh informasi penting secara akurat tanpa ragu serta mampu menjelaskan secara sederhana bahwa Bait Allah adalah rumah doa tempat berjumpa dengan Allah Bapa. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Aku dan Lingkunganku; Bab 2 — Tokoh-tokoh Iman dalam Perjanjian Lama; Bab 3 — Masa Kanak-kanak Yesus (total 12 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |