Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Islam dan Budi Pekertichevron_rightKelas 7

KKTP Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7 — Semester 1

KKTPSMPKelas 7DSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 7 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7 — Semester 1

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti · Kelas 7

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui pembelajaran tutor sebaya, murid dapat membaca Q.S. an-Nisā/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64 sesuai kaidah ilmu tajwid, khususnya hukum bacaan alif lām syamsiyyah dan alif lām qamariyyah dengan benar.3
2Melalui pengamatan infografis dan diskusi kelompok, murid dapat mengidentifikasi hukum bacaan alif lām syamsiyyah dan alif lām qamariyyah pada Q.S. an-Nisā/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64 secara tepat.3
3Melalui pembelajaran demonstrasi dan praktik, murid dapat menghafal Q.S. an-Nisā/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64 sesuai kaidah tajwid dengan lancar.3
4Melalui pembelajaran inquiry, murid dapat menjelaskan kandungan Q.S. an-Nisā/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64 tentang kedudukan Al-Qur'an dan hadis sebagai pedoman hidup umat Islam dengan benar.3
5Melalui pembelajaran inquiry, murid dapat menjelaskan definisi hadis (termasuk sunnah, khabar, dan atsar) serta fungsi hadis terhadap Al-Qur'an berdasarkan kandungan Q.S. an-Nisā/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64 dengan tepat.3
6Melalui pembelajaran berbasis produk, murid dapat membuat peta konsep definisi hadis dan fungsinya terhadap Al-Qur'an menggunakan aplikasi Simple Mind Lite atau media alternatif lainnya dengan lengkap dan sistematis.3
7Melalui refleksi dan diskusi, murid dapat menampilkan perilaku semangat mengamalkan Al-Qur'an dan hadis sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.3
8Melalui asesmen sumatif, murid dapat mendemonstrasikan kemampuan membaca dan menghafal Q.S. an-Nisā/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64 sesuai kaidah tajwid sebagai bukti pencapaian kompetensi bab.3
9Melalui asesmen sumatif tertulis, murid dapat menjelaskan kedudukan Al-Qur'an dan hadis sebagai pedoman hidup serta fungsi hadis terhadap Al-Qur'an secara tertulis dengan benar.3
10Melalui pembelajaran discovery, murid dapat menjelaskan makna al-Asmā' al-Ḥusnā secara umum serta menguraikan makna al-'Alīm dan al-Khabīr sebagai nama dan sifat Allah Swt. dengan benar.3
11Melalui pembelajaran discovery, murid dapat menguraikan makna al-Samī' dan al-Baṣīr sebagai nama dan sifat Allah Swt. serta menghubungkannya dengan keyakinan rukun iman kepada Allah Swt.3
12Melalui diskusi kelompok, murid dapat menemukan cara mewujudkan kebaikan hidup yang mencerminkan sifat al-'Alīm dan al-Khabīr melalui perilaku tekun dan teliti dalam kehidupan sehari-hari.3
13Melalui diskusi kelompok, murid dapat menemukan cara mewujudkan kebaikan hidup yang mencerminkan sifat al-Samī' dan al-Baṣīr melalui perilaku menjadi pendengar yang baik, percaya diri, dan visioner dalam kehidupan sehari-hari.3
14Melalui pembelajaran berbasis produk, murid dapat membuat poster yang menggambarkan sikap beriman kepada Allah Swt. melalui peneladanan al-Asmā' al-Ḥusnā al-'Alīm, al-Khabīr, al-Samī', dan al-Baṣīr secara kreatif dan bermakna.3
15Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang makna al-Asmā' al-Ḥusnā al-'Alīm, al-Khabīr, al-Samī', dan al-Baṣīr serta kemampuan mengaitkannya dengan perilaku beriman dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.3
16Melalui pembelajaran inkuiri, murid dapat menjelaskan makna salat dan zikir berdasarkan Q.S. al-'Ankabut/29:45 serta dalil pendukungnya dengan benar.3
17Melalui pembelajaran inkuiri, murid dapat menghubungkan hakikat salat dan zikir dengan pencegahan perbuatan keji dan munkar dalam kehidupan sehari-hari.3
18Melalui teknik every one is teacher, murid dapat menuliskan contoh perilaku ketakwaan sebagai pemaknaan salat dan zikir dalam mencegah perbuatan keji dan munkar di lingkungan sosial.3
19Melalui teknik every one is teacher, murid dapat mengaitkan pelaksanaan salat dengan istikamah sebagai upaya menghindari perilaku tercela dalam kehidupan sehari-hari.3
20Melalui pembelajaran berbasis produk, murid dapat membuat quote tentang hikmah salat dan zikir dalam mencegah perbuatan keji dan munkar untuk dipublikasikan melalui media sosial atau media lainnya.3
21Melalui pembelajaran berbasis produk, murid dapat menyimpulkan hikmah mengamalkan salat lima waktu dan zikir secara istikamah bagi kehidupan pribadi dan sosial.3
22Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang makna, ketentuan, dan hikmah salat serta zikir dalam mencegah perbuatan keji dan munkar sesuai ketentuan fikih.3
23Melalui asesmen sumatif, murid dapat mendemonstrasikan sikap ikhlas dan istikamah dalam mengamalkan salat dan zikir sebagai cerminan ketakwaan kepada Allah Swt.3
24Melalui teknik jigsaw, murid dapat menjelaskan dalil naqli dan definisi sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah sebagai bentuk ketundukan kepada perintah Allah Swt. dengan benar.3
25Melalui teknik jigsaw, murid dapat menjelaskan makna kepatuhan kepada Allah Swt. yang terkandung dalam perintah melaksanakan sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah.3
26Melalui pembelajaran discovery, murid dapat menjelaskan tata cara pelaksanaan sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah sesuai ketentuan syariat dengan tepat.3
27Melalui pembelajaran demonstrasi, murid dapat mempraktikkan sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah sesuai tata cara yang benar sebagai sikap patuh terhadap aturan Allah Swt.3
28Melalui pembelajaran diskusi, murid dapat memahami hikmah melaksanakan sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah sebagai cerminan sikap ikhlas dan bersyukur kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.3
29Melalui pembelajaran diskusi, murid dapat menghubungkan nilai ketundukan kepada perintah Allah Swt. melalui pelaksanaan sujud dengan upaya meneguhkan iman dalam kehidupan nyata.3
30Melalui asesmen sumatif tertulis dan praktik, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang perintah, tata cara, dan hikmah sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah sebagai bentuk pengagungan kepada Allah Swt.3
31Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan sikap ikhlas dan bersyukur kepada Allah Swt. yang tercermin dari pemahaman makna ketundukan pada perintah-Nya.3
32Melalui pembelajaran inquiry, murid dapat menceritakan latar belakang dan proses berdirinya Bani Umayyah di Damaskus yang didirikan oleh Mu'awiyah bin Abi Sufyan pada tahun 661 M secara kronologis dan runtut.3
33Melalui pembelajaran inquiry, murid dapat mengidentifikasi para khalifah Bani Umayyah di Damaskus beserta masa pemerintahannya hingga berakhirnya kekuasaan pada tahun 750 M.3
34Melalui pembelajaran discovery, murid dapat menjelaskan kemajuan peradaban Islam pada masa Bani Umayyah di Damaskus dalam bidang pemerintahan, hukum, sosial, dan ekonomi secara tepat.3
35Melalui pembelajaran discovery, murid dapat menjelaskan kemajuan peradaban Islam pada masa Bani Umayyah di Damaskus dalam bidang keagamaan dan pendidikan secara tepat.3
36Melalui pembelajaran berbasis produk, murid dapat membuat bagan time line perkembangan peradaban Islam pada masa Bani Umayyah di Damaskus secara sistematis dan kreatif.3
37Melalui refleksi terhadap bagan time line yang dibuat, murid dapat memetik nilai Islami seperti semangat keilmuan, cinta tanah air, dan ikhlas dalam membangun peradaban dari kemajuan Bani Umayyah di Damaskus untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.3
38Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang sejarah berdirinya Bani Umayyah di Damaskus, kemajuan peradaban Islam dalam berbagai bidang, serta nilai Islami yang dapat dipetik dari peradaban Bani Umayyah di Damaskus secara tertulis.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan 8 Tujuan Pembelajaran Bab 1 dengan pendekatan rubrik deskriptif 4 level sesuai Kurikulum Merdeka. Untuk TP 7 (elemen Akhlak), penilaian direkomendasikan menggunakan observasi sikap dan lembar refleksi diri, bukan hanya tes tertulis. Guru dapat menyesuaikan interval nilai sesuai karakteristik rombongan belajar. Asesmen TP 8 berfungsi sebagai sumatif bab sehingga disarankan mencakup seluruh indikator membaca dan menghafal secara lisan.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.