| 1 | — | Murid dapat melafalkan QS. Al-'Alaq ayat 1-5 dengan tartil sesuai kaidah tajwid dasar. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat mengenal kosakata QS. Al-'Alaq ayat 1-5 beserta artinya dengan benar. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian dan huruf-huruf qalqalah dengan benar. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat menerapkan hukum bacaan qalqalah saat membaca QS. Al-'Alaq ayat 1-5 dengan benar. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat menyalin QS. Al-'Alaq ayat 1-5 dengan tulisan yang tepat, rapi, dan lengkap. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat menulis QS. Al-'Alaq ayat 1-5 secara mandiri dengan benar. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat menunjukkan hafalan QS. Al-'Alaq ayat 1-5 beserta terjemahnya dengan lancar. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat menjelaskan pesan pokok QS. Al-'Alaq ayat 1-5, termasuk asbabunnuzul-nya, dengan benar. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat menyimpulkan pesan pokok QS. Al-'Alaq ayat 1-5 sebagai dasar sikap rajin belajar dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat membaca QS. Al-'Alaq ayat 1-5 dengan tartil dan menerapkan hukum bacaan qalqalah secara tepat sebagai bukti penguasaan kompetensi bab. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat menunjukkan hafalan dan menjelaskan pesan pokok QS. Al-'Alaq ayat 1-5 secara tertulis dengan benar sebagai bukti penguasaan kompetensi bab. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian sifat wajib Allah Swt. (wujud, qidam, baqa, mukhalafatu lil hawadits, qiyamuhu binafsihi, wahdaniyyah, qudrat, iradat, ilmu, hayat, sama', bashar, kalam) dengan benar. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat merasionalkan sifat wajib Allah Swt. dengan memberikan contoh bukti nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian sifat mustahil Allah Swt. sebagai kebalikan dari sifat wajib dengan benar. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat merasionalkan sifat mustahil Allah Swt. dengan benar sehingga semakin meyakini keagungan Allah Swt. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian sifat jaiz Allah Swt. (fi'lu kulli mumkinin aw tarkuhu) dengan benar. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat mendemonstrasikan hafalan sifat wajib, mustahil, dan jaiz Allah Swt. dengan benar. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menjelaskan makna asmaulhusna Al-Wahhāb beserta bukti Allah Swt. Maha Pemberi dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat membiasakan sikap peduli kepada sesama sebagai penghayatan asmaulhusna Al-Wahhāb dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat menjelaskan makna asmaulhusna Al-Kabīr beserta bukti kebesaran Allah Swt. yang dapat diamati di alam semesta dengan benar. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat menunjukkan sikap rendah hati sebagai implementasi pemahaman asmaulhusna Al-Kabīr dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat membenarkan sifat wajib, mustahil, dan jaiz Allah Swt. serta asmaulhusna Al-Wahhāb dan Al-Kabīr melalui asesmen sumatif dengan benar. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat mendemonstrasikan hafalan dan penghayatan sifat-sifat Allah Swt. serta asmaulhusna sebagai wujud keyakinan kepada Allah Swt. dengan benar. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian dan cara berbakti kepada orang tua sebagai perintah Allah Swt. dengan benar. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri orang yang berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat merumuskan hikmah berbakti kepada orang tua berdasarkan ajaran Islam dengan benar. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat mendemonstrasikan contoh perilaku berbakti kepada orang tua melalui simulasi atau role playing dengan sungguh-sungguh. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian dan cara berbakti kepada guru sebagai perintah Allah Swt. dengan benar. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat merumuskan hikmah berbakti kepada guru serta akibat tidak menghormati guru dengan benar. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian dan cara menghormati orang lain sebagai bagian dari akhlak mulia dengan benar. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat merumuskan hikmah menghormati orang lain dan akibat tidak menghormati orang lain dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. | 3 |
| 32 | — | Murid dapat mendemonstrasikan cara menghormati orang lain melalui praktik langsung atau simulasi dengan sungguh-sungguh. | 3 |
| 33 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang perilaku berbakti kepada orang tua, berbakti kepada guru, dan menghormati orang lain melalui asesmen tertulis dengan benar. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat menceritakan kembali pengalaman nyata dalam berbakti kepada orang tua dan guru serta menghormati orang lain sebagai wujud keyakinan bahwa perilaku terpuji adalah perintah Allah Swt. dengan benar. | 3 |
| 35 | — | Melalui kegiatan membaca dan diskusi, murid dapat menjelaskan pengertian puasa Ramadan dan syarat wajib serta syarat sah puasa dengan benar. | 3 |
| 36 | — | Melalui kegiatan mind mapping, murid dapat membagankan ketentuan puasa (syarat wajib, syarat sah, rukun, sunnah, dan hal yang membatalkan puasa) dengan tepat. | 3 |
| 37 | — | Melalui latihan hafalan, murid dapat menunjukkan hafalan niat puasa Ramadan dan doa berbuka puasa dengan lancar. | 3 |
| 38 | — | Melalui kegiatan bercerita, murid dapat menceritakan pengalaman pelaksanaan puasa Ramadan dalam keluarga masing-masing dengan baik. | 3 |
| 39 | — | Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid dapat menjelaskan hikmah puasa bagi kesehatan jasmani dan rohani serta dalam kehidupan sosial sehari-hari dengan benar. | 3 |
| 40 | — | Melalui metode Concept Sentence, murid dapat merumuskan hikmah puasa sebagai bentuk melatih kesabaran, mengendalikan diri, dan bersikap jujur kepada Allah Swt. dengan benar. | 3 |
| 41 | — | Melalui asesmen tertulis, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang pengertian, ketentuan, dan hikmah puasa Ramadan dengan benar. | 3 |
| 42 | — | Melalui asesmen praktik, murid dapat meyakini pelaksanaan puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt. yang tercermin dalam sikap sabar dan pengendalian diri dengan benar. | 3 |
| 43 | — | Murid dapat menjelaskan kondisi geografis Jazirah Arab dan adat istiadat bangsa Arab sebelum Islam datang dengan benar. | 3 |
| 44 | — | Murid dapat menyimpulkan keadaan masyarakat Arab pra-Islam dan pentingnya kehadiran Islam sebagai penyempurna akhlak dengan benar. | 3 |
| 45 | — | Murid dapat menjelaskan kisah kelahiran dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dengan benar. | 3 |
| 46 | — | Murid dapat meneladani sikap berani, jujur, dan dapat dipercaya dari kisah masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. | 3 |
| 47 | — | Murid dapat menjelaskan kisah masa remaja Nabi Muhammad saw. hingga menjelang diutus menjadi rasul dengan benar. | 3 |
| 48 | — | Murid dapat melantunkan selawat, sya'ir, atau qasidah yang berisi kisah Nabi Muhammad saw. dengan baik. | 3 |
| 49 | — | Murid dapat menceritakan kembali kisah Arab pra-Islam serta masa kanak-kanak dan remaja Nabi Muhammad saw. secara runtut dan benar. | 3 |
| 50 | — | Murid dapat membenarkan nilai-nilai akhlak mulia (berani, jujur, dapat dipercaya) yang tercermin dari kisah Nabi Muhammad saw. sebagai implementasi ajaran Islam dengan mantap. | 3 |