Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Islam dan Budi Pekertichevron_rightKelas 2

KKTP Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

KKTPSDKelas 2ASemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 — Semester 1

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti · Kelas 2

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui demonstrasi guru dan latihan bersama, murid dapat membaca Surah an-Nās ayat per ayat dengan tartil sesuai makhārijul ḥurūf.3
2Melalui pengamatan dan tanya jawab, murid dapat menyebutkan jumlah ayat dan nama Surah an-Nās beserta artinya dengan benar.3
3Melalui model drill and practice secara berkelompok, murid dapat membaca Surah an-Nās secara keseluruhan dengan tartil dan percaya diri.3
4Melalui aktivitas kerja kelompok bergantian, murid dapat menunjukkan sikap berani dan percaya diri saat membaca Surah an-Nās di depan teman.3
5Melalui model pembelajaran tikrār secara klasikal dan kelompok, murid dapat menunjukkan hafalan Surah an-Nās ayat per ayat dengan lancar tanpa melihat tulisan.3
6Melalui aktivitas hafalan berpasangan (tutor sebaya), murid dapat menyimak dan mengoreksi hafalan Surah an-Nās teman dengan sikap saling menghargai.3
7Melalui model discovery learning dan tanya jawab, murid dapat menjelaskan pesan-pesan pokok Surah an-Nās yaitu memohon perlindungan kepada Allah Swt. dengan benar.3
8Melalui diskusi kelompok, murid dapat menunjukkan sikap berlindung diri kepada Allah Swt. sebagai implementasi pemahaman makna Surah an-Nās dalam kehidupan sehari-hari.3
9Melalui metode ceramah dan demonstrasi, murid dapat menyebutkan huruf hijaiah bersambung sesuai dengan makhārijul ḥurūf dengan tepat.3
10Melalui model talqīn dan tasmī', murid dapat membaca rangkaian huruf hijaiah bersambung sesuai dengan makhārijul ḥurūf secara mandiri.3
11Melalui asesmen lisan, murid dapat menunjukkan hafalan Surah an-Nās secara lengkap dan lancar sebagai bukti capaian kompetensi membaca dan menghafal Al-Qur'an.3
12Melalui asesmen tertulis (pilihan ganda dan isian), murid dapat menjawab pertanyaan tentang pesan pokok Surah an-Nās serta huruf hijaiah bersambung dan makhārijul ḥurūf dengan benar.3
13Murid dapat menyebutkan asmaulhusna al-Ḥafīẓ beserta artinya dengan benar sebagai bagian dari iman kepada Allah Swt.3
14Murid dapat menunjukkan perilaku tawakal dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman makna al-Ḥafīẓ dengan penuh tanggung jawab.3
15Murid dapat menyebutkan asmaulhusna al-Walī beserta artinya dengan benar sebagai bagian dari iman kepada Allah Swt.3
16Murid dapat menunjukkan perilaku bersyukur atas perlindungan Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman makna al-Walī dengan penuh tanggung jawab.3
17Murid dapat menyebutkan asmaulhusna al-'Alīm beserta artinya dengan benar sebagai bagian dari iman kepada Allah Swt.3
18Murid dapat menunjukkan perilaku rajin belajar dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman makna al-'Alīm dengan penuh tanggung jawab.3
19Murid dapat menyebutkan asmaulhusna al-Khabīr beserta artinya dengan benar sebagai bagian dari iman kepada Allah Swt.3
20Murid dapat menunjukkan sikap rasa ingin tahu yang baik dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman makna al-Khabīr dengan penuh tanggung jawab.3
21Murid dapat menyebutkan keempat asmaulhusna (al-Ḥafīẓ, al-Walī, al-'Alīm, dan al-Khabīr) beserta artinya dengan benar sebagai bukti pemahaman iman kepada Allah Swt.3
22Murid dapat menunjukkan contoh perilaku tawakal, bersyukur, rajin belajar, dan rasa ingin tahu sebagai implementasi dari pemahaman makna asmaulhusna al-Ḥafīẓ, al-Walī, al-'Alīm, dan al-Khabīr.3
23Murid dapat meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa sikap menyayangi sesama manusia merupakan cerminan dari iman kepada Allah Swt.3
24Murid dapat menyebutkan arti sikap menyayangi sesama manusia dan memberikan contoh perilakunya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.3
25Murid dapat menunjukkan sikap menyayangi sesama manusia melalui perilaku nyata di lingkungan keluarga dan sekolah.3
26Murid dapat meyakini bahwa sikap empati dan bertutur kata yang lembut adalah cerminan dari iman kepada Allah Swt.3
27Murid dapat menyebutkan arti empati dan bertutur kata yang lembut serta memberikan contoh-contohnya dengan benar.3
28Murid dapat membuat kreasi cerita pendek sederhana yang menggambarkan sikap empati dan tutur kata yang lembut dengan percaya diri.3
29Murid dapat meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa sikap jujur merupakan cerminan dari iman kepada Allah Swt.3
30Murid dapat menyebutkan arti jujur, memberikan contoh perilaku jujur, dan menyebutkan akibat dari sikap tidak jujur dengan benar.3
31Murid dapat membuat kreasi cerita pendek sederhana mengenai sikap jujur dan menunjukkan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan baik.3
32Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang arti dan contoh perilaku terpuji (menyayangi sesama, empati, tutur kata lembut, dan jujur) melalui asesmen sumatif secara tertulis dengan benar.3
33Murid dapat merefleksikan komitmen diri untuk selalu membiasakan perilaku terpuji sebagai cerminan iman kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.3
34Melalui pengamatan dan tanya jawab, murid dapat menerima dengan ikhlas bahwa azan adalah panggilan Allah Swt. kepada hamba-Nya untuk melaksanakan salat fardu.3
35Melalui model Modeling The Way dan metode demonstrasi, murid dapat menjelaskan ketentuan azan (syarat, waktu, dan lafal) dengan benar.3
36Melalui latihan individu dan kelompok, murid dapat melafalkan bacaan azan dengan tartil dan benar sesuai ketentuan.3
37Melalui praktik demonstrasi, murid dapat mempraktikkan azan dengan sikap dan suara yang baik dan benar sebagai wujud akhlak memuliakan panggilan Allah Swt.3
38Melalui pengamatan dan tanya jawab, murid dapat menerima dengan ikhlas bahwa ikamah adalah seruan tanda salat akan segera dilaksanakan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt.3
39Melalui model Modeling The Way dan metode demonstrasi, murid dapat menjelaskan ketentuan ikamah serta melafalkan bacaan ikamah dengan baik dan benar.3
40Melalui ceramah dan tanya jawab, murid dapat menjelaskan pengertian salat fardu, syarat wajib, syarat sah, rukun salat, sunah salat, dan hal-hal yang membatalkan salat dengan benar.3
41Melalui pembiasaan dan internalisasi nilai, murid dapat menunjukkan sikap disiplin dan terbiasa menjalankan salat fardu dengan tertib sebagai implementasi akhlak terhadap Allah Swt.3
42Melalui model Modeling The Way dan metode demonstrasi, murid dapat mempraktikkan gerakan salat fardu secara berurutan dan benar.3
43Melalui latihan individu dan kelompok, murid dapat melafalkan bacaan salat fardu (niat, takbiratul ihram, doa iftitah, surah al-Fatihah, rukuk, sujud, tasyahud, dan salam) dengan tartil dan benar.3
44Melalui tes tertulis (pilihan ganda, isian, dan uraian), murid dapat menunjukkan pemahaman tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu dengan benar.3
45Melalui asesmen praktik, murid dapat mendemonstrasikan gerakan dan bacaan salat fardu secara lengkap dan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi bab ini.3
46Melalui kegiatan membaca dan tanya jawab berpasangan (cooperative script), murid dapat menjelaskan biografi Nabi Nuh a.s. — termasuk silsilah dan kedudukannya sebagai nabi dan rasul — dengan baik.3
47Melalui kegiatan pembelajaran kisah Nabi Nuh a.s., murid dapat meyakini dengan sungguh-sungguh kebenaran kisah Nabi Nuh a.s. sebagai bagian dari iman kepada para nabi dan rasul Allah Swt.3
48Melalui pengamatan gambar dan tanya jawab (cooperative script), murid dapat menjelaskan cara dakwah Nabi Nuh a.s. kepada umatnya — termasuk seruan untuk menyembah Allah Swt. dan menjauhi kemusyrikan — dengan baik.3
49Melalui diskusi kelompok tentang dakwah Nabi Nuh a.s., murid dapat meyakini dengan sungguh-sungguh kebenaran dakwah Nabi Nuh a.s. sebagai wujud iman kepada Allah Swt. dan rasul-Nya.3
50Melalui kegiatan menyusun urutan kartu kisah (picture to picture/card to card) dan mendongeng (talking stick), murid dapat menjelaskan sikap sabar dan kerja keras Nabi Nuh a.s. dalam membangun kapal dan menghadapi penolakan umatnya dengan benar.3
51Melalui diskusi kelompok tentang kisah Nabi Nuh a.s., murid dapat menunjukkan sikap sabar dan kerja keras dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana meneladani kisah Nabi Nuh a.s. dengan benar.3
52Melalui kegiatan mendongeng dan video comment, murid dapat menceritakan kembali kisah keteladanan Nabi Nuh a.s. secara runtut dengan percaya diri.3
53Melalui asesmen tertulis dan lisan, murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang biografi, dakwah, serta sikap sabar dan kerja keras Nabi Nuh a.s. sebagai bukti keyakinan terhadap kebenaran kisah nabi dan rasul Allah Swt.3
54Melalui unjuk kerja menceritakan kembali, murid dapat menyampaikan sikap-sikap yang dapat diteladani dari kisah Nabi Nuh a.s. dan menghubungkannya dengan perilaku akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun untuk Bab 1 'Ayo Belajar Al-Qur'an' kelas 2 Fase A. Penilaian TP 4 dan TP 6 bersifat observasi sikap sehingga disarankan menggunakan lembar observasi harian atau jurnal guru, bukan tes tertulis. Untuk TP berbasis hafalan (TP 5), asesmen dilakukan secara lisan satu per satu atau berpasangan. Guru dapat menyesuaikan interval nilai sesuai kondisi dan karakteristik murid di kelas. Seluruh deskripsi rubrik menggunakan bahasa yang dapat dikomunikasikan kepada orang tua dalam laporan perkembangan belajar.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.