KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 7 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 7.1.1 = Kelas 7, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Upaweda (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 7.1.1 | Menjelaskan pengertian ajaran Kitab Upaweda sebagai pedoman hidup | 2 | | 2 | TP 7.1.2 | Mengidentifikasi kedudukan ajaran Kitab Upaweda dalam pengelompokan Weda | 2 | | 3 | TP 7.1.3 | Menguraikan bagian-bagian ajaran Kitab Upaweda | 2 | | 4 | TP 7.1.4 | Menerapkan ajaran Kitab Upaweda dalam perilaku kehidupan sehari-hari | 2 |
Bab 2 — Ātmān Sebagai Sumber Hidup (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 7.2.1 | Menjelaskan hakikat Atman sebagai sumber hidup bagi makhluk hidup | 2 | | 6 | TP 7.2.2 | Mengidentifikasi sifat-sifat Atman dalam ajaran Sraddha dan Bhakti | 2 | | 7 | TP 7.2.3 | Menganalisis hubungan Atman dengan raga atau lapisan badan manusia | 2 | | 8 | TP 7.2.4 | Menelaah fungsi Atman sebagai pemberi napas kehidupan bagi makhluk hidup | 2 |
Bab 3 — Tri Hita Karana (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 7.3.1 | Menjelaskan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari | 2 | | 10 | TP 7.3.2 | Menguraikan bagian-bagian dari nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana | 2 | | 11 | TP 7.3.3 | Menganalisis keterkaitan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana dalam menciptakan keharmonisan sosial | 2 | | 12 | TP 7.3.4 | Menerapkan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — UpawedaTP 7.1.1: Menjelaskan pengertian ajaran Kitab Upaweda sebagai pedoman hidupIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pengertian etimologis kata Upaweda (Upa dan Veda) 2. Menguraikan kedudukan dan fungsi Upaweda sebagai pedoman praktis dalam menuntun kehidupan umat Hindu | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan pengertian kata Upaweda maupun fungsinya sebagai pedoman hidup meskipun telah diberikan bimbingan. | Mampu menyebutkan arti kata Upaweda secara sederhana, namun belum dapat menguraikan fungsinya sebagai pedoman hidup tanpa bantuan guru. | Mampu menjelaskan pengertian etimologis Upaweda dan menguraikan fungsinya sebagai pedoman hidup sehari-hari secara mandiri dan runtut. | Mampu menjelaskan pengertian dan fungsi Upaweda secara komprehensif serta menghubungkan relevansinya dengan tantangan peradaban masa kini secara kritis. |
TP 7.1.2: Mengidentifikasi kedudukan ajaran Kitab Upaweda dalam pengelompokan WedaIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan skema kodifikasi Kitab Suci Weda (Sruti dan Smrti) 2. Menentukan letak dan kedudukan Kitab Upaweda sebagai bagian dari Weda Smrti | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan kelompok Weda Sruti dan Smrti serta belum dapat menentukan posisi Upaweda di dalamnya. | Mampu menyebutkan pembagian garis besar Weda, namun masih memerlukan arahan untuk menempatkan posisi Upaweda secara tepat pada kelompok Smrti. | Mampu mengidentifikasi letak dan kedudukan Kitab Upaweda dalam bagan kodifikasi Weda Smrti secara mandiri dan tepat. | Mampu mengidentifikasi kedudukan Kitab Upaweda dalam struktur Weda secara terperinci serta menjelaskan perbedaan karakteristiknya dengan kelompok Wedangga. |
TP 7.1.3: Menguraikan bagian-bagian ajaran Kitab UpawedaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan cabang-cabang utama Kitab Upaweda (Itihasa, Purana, Arthasastra, Ayurweda, Gandharwaweda, Dhanurweda) 2. Menjelaskan pokok bahasan dari masing-masing cabang Kitab Upaweda | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan cabang-cabang Kitab Upaweda maupun pokok bahasannya walaupun telah dibimbing. | Mampu menyebutkan sebagian nama cabang Kitab Upaweda (seperti Itihasa dan Purana), namun masih kesulitan menjelaskan pokok bahasannya tanpa panduan. | Mampu menguraikan seluruh bagian utama Kitab Upaweda beserta pokok bahasan intinya secara tepat dan mandiri. | Mampu menguraikan secara rinci bagian-bagian Kitab Upaweda, menyertakan contoh kitab turunannya (seperti Ramayana, Mahabharata, Caraka Samhita), serta menganalisis keterkaitan antarcabang ilmu tersebut. |
TP 7.1.4: Menerapkan ajaran Kitab Upaweda dalam perilaku kehidupan sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Memberikan contoh konkret keteladanan moral dari kisah Itihasa atau nilai kesehatan Ayurweda dalam keseharian 2. Mempraktikkan perilaku bijak, disiplin, atau hidup sehat yang bersumber dari ajaran Upaweda di lingkungan sekolah dan rumah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu memberikan contoh maupun mempraktikkan perilaku yang mencerminkan pengamalan ajaran Upaweda. | Mampu menyebutkan contoh penerapan nilai Upaweda, namun belum konsisten mempraktikkannya dalam perilaku nyata tanpa pengawasan. | Mampu mempraktikkan tindakan nyata yang selaras dengan nilai-nilai Upaweda (misalnya kejujuran ksatria atau pola hidup sehat) dalam keseharian secara mandiri. | Mampu mempraktikkan nilai ajaran Upaweda secara konsisten, menjadi teladan bagi teman sebaya, serta mampu mengajak lingkungan sekitar untuk menerapkan kebajikan tersebut. |
Bab 2 — Ātmān Sebagai Sumber HidupTP 7.2.1: Menjelaskan hakikat Atman sebagai sumber hidup bagi makhluk hidupIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pengertian Atman sebagai percikan terkecil dari Brahman (Tuhan) 2. Menguraikan peran Atman sebagai sumber kehidupan bagi sarwa prani (manusia, hewan, dan tumbuhan) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan pengertian Atman maupun fungsinya sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup. | Mampu menyebutkan Atman sebagai sumber hidup, namun belum dapat menjelaskan kaitannya dengan Brahman tanpa bimbingan. | Mampu menjelaskan hakikat Atman sebagai percikan Brahman yang menjiwai dan memberi napas kehidupan bagi makhluk hidup secara jelas dan mandiri. | Mampu menguraikan konsep filosofis hubungan Brahman dan Atman (Brahman Atman Aikyam) secara mendalam serta mengaitkannya dengan kesadaran kesetaraan seluruh makhluk hidup. |
TP 7.2.2: Mengidentifikasi sifat-sifat Atman dalam ajaran Sraddha dan BhaktiIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan istilah-istilah sifat Atman yang tercantum dalam Kitab Bhagawadgita (seperti Acchedya, Adaheya, Akledya, Asosya, Nitya) 2. Menjelaskan arti dari sifat-sifat Atman tersebut dalam kaitannya dengan keyakinan (Sraddha) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan maupun menjelaskan istilah sifat-sifat Atman dalam Bhagawadgita. | Mampu menyebutkan 2-3 istilah sifat Atman, namun masih keliru atau membutuhkan bantuan dalam menjelaskan artinya. | Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan makna minimal 5 sifat utama Atman dalam Bhagawadgita secara mandiri dan benar. | Mampu mengidentifikasi seluruh sifat Atman secara komprehensif, menjelaskan maknanya secara filosofis, serta merefleksikan sifat kekal Atman terhadap konsep kematian dan reinkarnasi (Punarbhawa). |
TP 7.2.3: Menganalisis hubungan Atman dengan raga atau lapisan badan manusiaIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan konsep lapisan pembungkus badan manusia (Tri Sarira: Sthula, Suksma, Antakarana Sarira) 2. Menganalisis keterkaitan Atman dalam menggerakkan lapisan raga manusia serta pengaruh ikatan duniawi (Maya) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menguraikan unsur-unsur raga/Tri Sarira maupun menganalisis hubungannya dengan Atman. | Mampu menyebutkan unsur Tri Sarira, namun belum mampu menganalisis fungsi Atman sebagai penggerak raga tanpa tuntunan guru. | Mampu menganalisis hubungan antara Atman dengan lapisan-lapisan badan (Tri Sarira) sebagai wadah dan sumber energi kehidupan secara terstruktur dan mandiri. | Mampu menganalisis secara kritis bagaimana Atman terikat oleh Tri Guna pada raga fisik, serta merumuskan cara-cara spiritual untuk menjaga kesucian raga sebagai kuil Atman. |
TP 7.2.4: Menelaah fungsi Atman sebagai pemberi napas kehidupan bagi makhluk hidupIndikator Pencapaian: 1. Menelaah peran Atman sebagai sumber energi Prana (napas dan daya hidup) bagi seluruh ciptaan 2. Menelaah akibat yang terjadi pada tubuh fisik saat Atman berpisah dari badan wadahnya (proses kematian) | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menelaah peran Atman dalam memberikan daya napas dan kehidupan pada tubuh fisik. | Mampu menjelaskan bahwa ketiadaan Atman menyebabkan kematian, namun belum dapat menelaah mekanisme Prana sebagai energi kehidupan secara runtut tanpa bantuan. | Mampu menelaah fungsi Atman sebagai penggerak napas kehidupan (Prana) serta menganalisis dampak pemisahan Atman dari raga jasmani secara mandiri dan logis. | Mampu menyimpulkan secara mendalam keterikatan antara Atman, napas kehidupan, dan siklus hidup-mati, serta menghubungkannya dengan rasa hormat dan welas asih terhadap kelestarian sesama makhluk hidup. |
Bab 3 — Tri Hita KaranaTP 7.3.1: Menjelaskan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hariIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pengertian dan hakikat ajaran Tri Hita Karana secara tepat 2. Mencontohkan perwujudan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam aktivitas kehidupan sehari-hari | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan pengertian Tri Hita Karana dan belum mampu memberikan contoh perwujudannya dalam kehidupan sehari-hari meskipun telah diberikan bimbingan. | Mampu menjelaskan pengertian Tri Hita Karana secara garis besar dengan bimbingan, namun contoh perwujudan nilainya dalam kehidupan sehari-hari masih terbatas. | Mampu menjelaskan pengertian dan nilai-nilai Tri Hita Karana secara mandiri serta memberikan contoh perwujudannya dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat. | Mampu menjelaskan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana secara komprehensif, memberikan contoh kontekstual yang beragam, serta mengaitkannya dengan manfaat terciptanya ketenteraman batin. |
TP 7.3.2: Menguraikan bagian-bagian dari nilai-nilai ajaran Tri Hita KaranaIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan bagian-bagian Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan) 2. Menguraikan makna dan karakteristik hubungan pada masing-masing bagian Tri Hita Karana | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan maupun menguraikan ketiga bagian dari Tri Hita Karana walau dengan instruksi langsung dari guru. | Mampu menyebutkan ketiga bagian Tri Hita Karana, namun uraian makna dan karakteristik hubungan antarelemen masih tertukar atau kurang tepat. | Mampu menguraikan ketiga bagian Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan, Palemahan) secara tepat, runut, dan mandiri beserta karakteristik hubungannya. | Mampu menguraikan secara mendalam bagian-bagian Tri Hita Karana, menganalisis perbedaan fungsi masing-masing unsur, serta menjelaskan korelasi saling ketergantungan antarbagian secara kritis. |
TP 7.3.3: Menganalisis keterkaitan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana dalam menciptakan keharmonisan sosialIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi hubungan sinergis antara Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan terhadap keteraturan sosial 2. Menganalisis dampak ketidakseimbangan penerapan Tri Hita Karana terhadap munculnya konflik atau disharmoni sosial | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi keterkaitan antara Tri Hita Karana dengan terciptanya keharmonisan hidup bermasyarakat. | Mampu mengidentifikasi hubungan sosial (Pawongan) saja, namun belum mampu mengaitkan integrasi ketiga unsur Tri Hita Karana terhadap keharmonisan tanpa bantuan guru. | Mampu menganalisis secara logis dan mandiri keterkaitan ketiga unsur Tri Hita Karana dalam mewujudkan keharmonisan sosial dan pencegahan konflik. | Mampu menyajikan analisis kritis berbasis studi kasus mengenai relasi Tri Hita Karana dan dinamika sosial kemasyarakatan, serta merumuskan ide solutif untuk menjaga kerukunan. |
TP 7.3.4: Menerapkan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakatIndikator Pencapaian: 1. Menunjukkan perilaku bakti kepada Tuhan, kepedulian terhadap sesama, dan pelestarian alam di lingkungan sekolah dan keluarga 2. Menampilkan aksi nyata pengamalan Tri Hita Karana dalam kehidupan bermasyarakat secara konsisten | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum menunjukkan tindakan atau sikap yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai Tri Hita Karana di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. | Mampu menerapkan nilai-nilai Tri Hita Karana hanya pada satu lingkup (misalnya hanya di rumah atau di sekolah) dan masih membutuhkan arahan/pengawasan rutin. | Mampu menerapkan nilai-nilai Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan, Palemahan) secara konsisten dan mandiri di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. | Secara konsisten dan proaktif mempraktikkan nilai-nilai Tri Hita Karana di semua lingkungan, menjadi teladan (role model), serta mampu mengajak teman sebaya untuk menjaga kerukunan dan keasrian lingkungan. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Upaweda; Bab 2 — Ātmān Sebagai Sumber Hidup; Bab 3 — Tri Hita Karana (total 12 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |