Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekertichevron_rightKelas 5

KKTP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

KKTPSDKelas 5CSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti · Kelas 5

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSemester 1
Tahun Ajaran2026/2027
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0-5960-6970-8485-100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 5.1.1 = Kelas 5, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah.

Bab 1 — Ragam Budaya dan Tokoh Teladan (4 TP)

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1TP 5.1.1Menganalisis cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan sosial dalam menghadapi perbedaan budaya2
2TP 5.1.2Mengkreasi solusi inovatif berdasarkan kebijaksanaan Buddha Sakyamuni untuk konteks modern dalam merawat keragaman budaya2
3TP 5.1.3Merefleksikan sikap bersatu dalam perbedaan dengan berperan serta melakukan dialog moderasi beragama2
4TP 5.1.4Menganalisis nilai-nilai Pancasila dasar negara berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan dalam konteks keteladanan tokoh bangsa2

Bab 2 — Bahasa dan Budaya dalam Agamaku (4 TP)

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
5TP 5.2.1Menganalisis keragaman upacara puja dalam tradisi agama Buddha melalui penggunaan bahasa doa dan pembacaan paritta2
6TP 5.2.2Merefleksikan sikap bersatu dalam perbedaan melalui dialog moderasi beragama tentang keragaman bahasa doa dan budaya Buddhis2
7TP 5.2.3Menganalisis nilai-nilai Buddhadharma yang terkandung dalam kitab suci berlandaskan nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan2
8TP 5.2.4Menerapkan hak dan kewajiban berbahasa yang santun di rumah ibadah yang mencerminkan kehidupan yang moderat2

Bab 3 — Meneladan Bodhisattva dan Buddha (4 TP)

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
9TP 5.3.1Menganalisis strategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan untuk meraih kesuksesan2
10TP 5.3.2Mengadaptasi pendekatan strategi Buddha Sakyamuni untuk mengatasi tantangan personal2
11TP 5.3.3Mengevaluasi efektivitas cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial2
12TP 5.3.4Mengkreasi solusi inovatif berdasarkan kebijaksanaan Buddha Sakyamuni dalam menyelesaikan masalah untuk konteks modern2

5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARAN

Bab 1 — Ragam Budaya dan Tokoh Teladan

TP 5.1.1: Menganalisis cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan sosial dalam menghadapi perbedaan budaya

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi contoh masalah perbedaan budaya yang dihadapi Buddha Sakyamuni dalam kisah kehidupan-Nya.
2. Menguraikan pendekatan atau strategi bijaksana yang digunakan Buddha Sakyamuni dalam mendamaikan perbedaan budaya di masyarakat.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menyebutkan kisah maupun cara Buddha Sakyamuni dalam menghadapi perbedaan budaya meskipun telah diberikan panduan.Mampu menyebutkan contoh peristiwa perbedaan budaya pada masa Buddha Sakyamuni, namun belum runtut dalam menjelaskan cara penyelesaian masalahnya tanpa bimbingan guru.Mampu menganalisis dan menguraikan cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan sosial terkait perbedaan budaya secara mandiri dan tepat.Mampu menganalisis cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah perbedaan budaya secara mendalam serta mengaitkannya dengan relevansi fenomena sosial di lingkungan sekitar.

TP 5.1.2: Mengkreasi solusi inovatif berdasarkan kebijaksanaan Buddha Sakyamuni untuk konteks modern dalam merawat keragaman budaya

Indikator Pencapaian:
1. Merumuskan gagasan solusi kreatif dalam merawat keragaman budaya di lingkungan sekolah atau masyarakat.
2. Menghubungkan prinsip kebijaksanaan Buddha Sakyamuni dengan bentuk aksi nyata pemecahan masalah intoleransi modern.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mengemukakan ide solusi untuk merawat keragaman budaya berdasarkan ajaran Buddha Sakyamuni.Mampu mengemukakan ide sederhana untuk merawat keragaman, namun solusinya masih meniru contoh umum dan belum jelas kaitannya dengan kebijaksanaan Buddha.Mampu mengkreasi solusi yang inovatif dan terstruktur dalam merawat keragaman budaya modern berlandaskan prinsip kebijaksanaan Buddha Sakyamuni.Mampu mengkreasi solusi yang sangat orisinal, aplikatif, dan terperinci, serta mengajak teman sebaya untuk menerapkan solusi merawat keragaman budaya dalam kehidupan nyata.

TP 5.1.3: Merefleksikan sikap bersatu dalam perbedaan dengan berperan serta melakukan dialog moderasi beragama

Indikator Pencapaian:
1. Menunjukkan keaktifan dalam simulasi dialog moderasi beragama yang menghargai keberagaman keyakinan.
2. Menuliskan refleksi pribadi mengenai manfaat persatuan dan keterbukaan dalam perbedaan.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum menunjukkan partisipasi aktif dalam dialog dan belum mampu merefleksikan makna persatuan dalam perbedaan.Berpartisipasi secara pasif dalam dialog moderasi beragama dan menuliskan refleksi singkat yang masih membutuhkan bantuan pertanyaan pemantik.Berperan aktif dalam dialog moderasi beragama dengan santun serta mampu merefleksikan sikap bersatu dalam perbedaan secara mandiri.Menunjukkan inisiatif tinggi dalam memfasilitasi dialog yang harmonis, toleran, serta menyusun refleksi mendalam disertai komitmen tindakan persatuan yang nyata.

TP 5.1.4: Menganalisis nilai-nilai Pancasila dasar negara berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan dalam konteks keteladanan tokoh bangsa

Indikator Pencapaian:
1. Menguraikan keterkaitan antara sila-sila Pancasila dengan prinsip Paticcasamuppada (Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan).
2. Menunjukkan keteladanan tokoh bangsa yang mengamalkan nilai persatuan dan kemanusiaan sesuai hukum sebab akibat.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan prinsip Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan.Mampu menyebutkan nilai Pancasila dan tokoh bangsa, namun analisis keterkaitannya dengan Hukum Sebab Akibat masih terbatas dan memerlukan bantuan.Mampu menganalisis hubungan antara nilai-nilai Pancasila dasar negara dengan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan melalui contoh tindakan tokoh bangsa secara tepat.Mampu menganalisis secara komprehensif keterkaitan nilai Pancasila dan Paticcasamuppada pada tokoh bangsa, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keutuhan bangsa.

Bab 2 — Bahasa dan Budaya dalam Agamaku

TP 5.2.1: Menganalisis keragaman upacara puja dalam tradisi agama Buddha melalui penggunaan bahasa doa dan pembacaan paritta

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi variasi bahasa doa dan paritta (seperti Pali, Sanskerta, atau bahasa daerah/nasional) dalam berbagai mazhab/tradisi Buddhis.
2. Menjelaskan makna dan tujuan bersama dari keragaman tata cara puja lintas tradisi Buddhis.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu membedakan ragam bahasa doa dan pembacaan paritta dari berbagai tradisi upacara puja agama Buddha.Mampu menyebutkan beberapa bahasa doa atau paritta dari tradisi Buddhis, tetapi belum dapat menjelaskan alasan keberagaman tata cara upacaranya.Mampu menganalisis ragam upacara puja beserta kekhasan bahasa doa dan pembacaan paritta antar-tradisi Buddhis dengan jelas dan tepat.Mampu menganalisis esensi kesatuan di balik keberagaman bahasa doa paritta antar-mazhab serta mampu menyajikan perbandingannya secara sistematis dan apresiatif.

TP 5.2.2: Merefleksikan sikap bersatu dalam perbedaan melalui dialog moderasi beragama tentang keragaman bahasa doa dan budaya Buddhis

Indikator Pencapaian:
1. Mengekspresikan sikap saling menghargai terhadap variasi bahasa doa dan budaya Buddhis dalam forum diskusi.
2. Menyimpulkan pentingnya moderasi beragama dalam menjaga keharmonisan internal umat Buddha.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum bersedia menerima perbedaan bahasa doa antar-tradisi dan belum mampu menyusun refleksi tentang moderasi beragama.Mengikuti dialog keragaman bahasa doa secara pasif dan mampu menyampaikan refleksi sederhana setelah diberikan bimbingan.Mampu merefleksikan pentingnya persatuan internal secara mandiri dan bersikap inklusif dalam mendiskusikan keragaman bahasa doa dan tradisi Buddhis.Mampu memimpin atau menghidupkan dialog moderasi beragama dengan sikap terbuka, apresiatif, serta menghasilkan refleksi kritis solutif untuk mempererat persaudaraan Buddhis.

TP 5.2.3: Menganalisis nilai-nilai Buddhadharma yang terkandung dalam kitab suci berlandaskan nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

Indikator Pencapaian:
1. Menemukan kutipan atau ajaran dalam kitab suci Buddhis yang memuat konsep kesalingbergantungan.
2. Menjelaskan konsekuensi dari setiap perbuatan etis berlandaskan hukum sebab-akibat dalam kehidupan nyata.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menemukan ajaran kitab suci yang berhubungan dengan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan.Mampu menunjukkan ayat atau kisah dari kitab suci tentang karma/sebab akibat, namun analisis maknanya terhadap Buddhadharma masih belum utuh.Mampu menganalisis nilai-nilai moral Buddhadharma dalam kitab suci dengan mengaitkannya secara logis pada Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan.Mampu menguraikan secara mendalam korelasi ajaran kitab suci dan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan serta memberikan argumentasi etis yang aplikatif untuk perilaku sehari-hari.

TP 5.2.4: Menerapkan hak dan kewajiban berbahasa yang santun di rumah ibadah yang mencerminkan kehidupan yang moderat

Indikator Pencapaian:
1. Menunjukkan perilaku bertutur kata santun dan ramah anak saat berada di vihara/cetiya.
2. Membedakan hak diri untuk beribadah dengan tenang dan kewajiban menjaga kesopanan tutur bahasa antar-umat di rumah ibadah.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mempraktikkan etika berbahasa yang santun dan belum memahami hak serta kewajibannya di lingkungan rumah ibadah.Mampu berbahasa santun di rumah ibadah hanya jika diperingatkan atau didampingi oleh guru/orang tua.Menerapkan hak dan kewajiban berbahasa santun di rumah ibadah secara konsisten dan mandiri yang mencerminkan sikap moderat.Secara konsisten berbahasa sangat santun di rumah ibadah, menjadi teladan bagi rekan sebaya, serta mampu mengingatkan teman lain dengan cara yang sopan dan ramah.

Bab 3 — Meneladan Bodhisattva dan Buddha

TP 5.3.1: Menganalisis strategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan untuk meraih kesuksesan

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi bentuk-bentuk rintangan yang dihadapi Petapa Gotama sebelum dan sesudah mencapai Penerangan Sempurna
2. Menjelaskan strategi dan kualitas batin yang digunakan Buddha Sakyamuni dalam menaklukkan rintangan tersebut

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menyebutkan rintangan yang dihadapi Buddha Sakyamuni serta membutuhkan bimbingan penuh untuk mengenali strategi yang digunakan beliau.Mampu menyebutkan bentuk rintangan yang dihadapi Buddha Sakyamuni, namun masih memerlukan arahan dalam menjelaskan strategi penaklukannya.Mampu mengidentifikasi rintangan dan menganalisis strategi Buddha Sakyamuni dalam mengatasinya secara tepat dan mandiri.Mampu menganalisis strategi Buddha Sakyamuni secara mendalam dan kritis serta mengaitkannya secara logis dengan konsep kesuksesan batiniah dan jasmaniah.

TP 5.3.2: Mengadaptasi pendekatan strategi Buddha Sakyamuni untuk mengatasi tantangan personal

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi tantangan atau kesulitan personal yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari murid
2. Menyusun langkah konkret penyelesaian masalah pribadi dengan meneladani strategi Buddha Sakyamuni

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mengidentifikasi masalah pribadi dan belum dapat menghubungkannya dengan teladan strategi Buddha Sakyamuni meski telah dibimbing.Mampu mengenali tantangan diri sendiri, namun membutuhkan bantuan dalam memilih strategi Buddha Sakyamuni yang relevan untuk diterapkan.Mampu mengidentifikasi tantangan pribadi dan mandiri menyusun tindakan konkret berdasarkan adaptasi strategi Buddha Sakyamuni.Mampu mengadaptasi strategi Buddha Sakyamuni secara konsisten, reflektif, dan memberikan contoh penerapan yang inspiratif bagi teman sebaya.

TP 5.3.3: Mengevaluasi efektivitas cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial

Indikator Pencapaian:
1. Menelaah contoh kasus penyelesaian masalah individu dan sosial oleh Buddha Sakyamuni dalam kisah Buddhis
2. Menilai alasan keberhasilan dan dampak positif dari penyelesaian masalah yang dilakukan Buddha Sakyamuni

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menceritakan kembali cara Buddha menyelesaikan masalah dan belum dapat memberikan penilaian terhadap dampak tindakan tersebut.Mampu menyebutkan contoh penyelesaian masalah oleh Buddha Sakyamuni, tetapi evaluasi efektivitas yang diberikan masih sangat sederhana atau membutuhkan stimulus guru.Mampu mengevaluasi efektivitas cara Buddha Sakyamuni dalam menyelesaikan masalah individu dan sosial dengan argumen yang jelas dan berbasis fakta kisah.Mampu memberikan penilaian kritis, komprehensif, dan membandingkan berbagai pendekatan penyelesaian masalah oleh Buddha beserta dampak jangka panjangnya bagi masyarakat.

TP 5.3.4: Mengkreasi solusi inovatif berdasarkan kebijaksanaan Buddha Sakyamuni dalam menyelesaikan masalah untuk konteks modern

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi permasalahan kontemporer di lingkungan keluarga, sekolah, atau pertemanan
2. Merumuskan gagasan solusi inovatif yang mengintegrasikan nilai kebijaksanaan dan cinta kasih Buddha Sakyamuni

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu merumuskan ide pemecahan masalah modern berdasarkan nilai-nilai kebijaksanaan Buddha walaupun telah diberikan contoh.Mampu menemukan permasalahan di sekitar, namun solusi yang diajukan masih bersifat umum dan belum secara jelas mengintegrasikan kebijaksanaan Buddha.Mampu mengkreasi solusi yang realistis dan inovatif untuk memecahkan masalah kontekstual murid dengan bersandar pada kebijaksanaan Buddha Sakyamuni.Mampu merumuskan solusi inovatif yang orisinal, aplikatif, dan terperinci, serta mengajak komunitas kelas/sekolah untuk mempraktikkannya bersama.

6. CATATAN

KKTP semester ini mencakup Bab 1 — Ragam Budaya dan Tokoh Teladan; Bab 2 — Bahasa dan Budaya dalam Agamaku; Bab 3 — Meneladan Bodhisattva dan Buddha (total 12 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.