Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekertichevron_rightKelas 5

KKTP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

KKTPSDKelas 5CSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5 — Semester 1

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti · Kelas 5

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menerima keragaman budaya benda dan nonbenda di Indonesia sebagai anugerah yang patut disyukuri.3
2Murid dapat mendeskripsikan perbedaan antara budaya benda dan budaya nonbenda secara umum dengan contoh konkret.3
3Murid dapat mengelompokkan budaya benda dan budaya nonbenda yang berkaitan dengan agama Buddha di Indonesia.3
4Murid dapat menangkap makna nilai-nilai Buddhis yang terkandung dalam keragaman budaya benda dan nonbenda.3
5Murid dapat mengidentifikasi masalah yang timbul dari keragaman budaya benda dan nonbenda di Indonesia.3
6Murid dapat menjelaskan cara Buddha Sakyamuni mengatasi masalah kehidupan sosial sebagai teladan dalam menyelesaikan masalah keragaman budaya.3
7Murid dapat menguraikan cara mengatasi masalah keragaman budaya berdasarkan nilai-nilai Buddhadharma dan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan.3
8Murid dapat membuat tabel masalah dan solusi terkait keragaman budaya di lingkungan rumah, sekolah, dan vihara.3
9Murid dapat mendeskripsikan peran tokoh pendiri bangsa Indonesia dalam menerima dan menjaga keragaman budaya.3
10Murid dapat menunjukkan sikap mencintai tanah air dan menjaga persatuan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila Buddhis.3
11Murid dapat membandingkan peran tokoh teladan pendiri bangsa dengan tokoh teladan pejuang penyebar Dharma di Indonesia.3
12Murid dapat menunjukkan perilaku meneladan sikap tokoh pejuang Dharma dalam menghadapi hambatan untuk meraih kesuksesan.3
13Murid dapat mendeskripsikan peran Buddha Sakyamuni dalam menerima keragaman budaya dan menunjukkan sikap keteladanan Buddha terhadap Upali.3
14Murid dapat meneladan sikap toleransi Buddha Sakyamuni terhadap keragaman sebagai dasar sikap bersatu dalam perbedaan.3
15Murid dapat menunjukkan bukti dan menjelaskan sikap toleransi Raja Asoka terhadap keragaman budaya dan agama.3
16Murid dapat mengaplikasikan enam faktor yang membawa keharmonisan dalam kehidupan di rumah, sekolah, dan vihara.3
17Murid dapat menjelaskan hubungan antara budaya bangsa dan budaya agama Buddha serta mengamalkan sikap mencintai perbedaan sebagai wujud dialog moderasi beragama.3
18Murid dapat menunjukkan sikap keteladanan diri sendiri di rumah, sekolah, dan vihara berdasarkan nilai-nilai Buddhadharma dan Pancasila Buddhis.3
19Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang keragaman budaya benda dan nonbenda, peran tokoh teladan (pendiri bangsa, pejuang Dharma, Buddha Sakyamuni, Raja Asoka), serta mengamalkan nilai toleransi dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.3
20Murid dapat mengidentifikasi berbagai bahasa yang digunakan dalam doa dan puja agama Buddha (Pali, Sanskrit, Indonesia, daerah) beserta contoh penggunaannya.3
21Murid dapat menjelaskan kaitan antara penggunaan bahasa dalam doa (paritta) dengan budaya agama Buddha sebagai bagian dari kehidupan beragama sehari-hari.3
22Murid dapat membedakan penggunaan bahasa agama Buddha (Pali/Sanskrit) dengan bahasa Indonesia dan bahasa daerah dalam membaca paritta dan kitab suci.3
23Murid dapat menunjukkan sikap bangga menggunakan bahasa agama Buddha dan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas umat Buddha Indonesia.3
24Murid dapat menerapkan penggunaan bahasa doa agama Buddha yang dipadukan dengan bahasa daerah setempat sebagai wujud budaya bangsa.3
25Murid dapat menyanyikan lagu/gending Buddhis dengan perpaduan seni dan budaya daerah sebagai bentuk persatuan dalam keberagaman.3
26Murid dapat menganalisis peran bahasa agama Buddha (Triratna, Ratana Sutta) dan bahasa Indonesia sebagai pembentuk identitas agama sekaligus pemersatu bangsa.3
27Murid dapat menunjukkan perilaku positif dalam menggunakan bahasa agama Buddha dan bahasa Indonesia secara berdampingan berlandaskan nilai moderasi beragama.3
28Murid dapat menggunakan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah dalam membaca terjemahan kitab suci agama Buddha sebagai kebiasaan yang mencerminkan identitas bangsa.3
29Murid dapat mengaitkan nilai-nilai Buddhadharma yang terdapat dalam kitab suci dengan penggunaan bahasa dan budaya lokal sebagai wujud pengamalan Pancasila Buddhis.3
30Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan menggunakan berbagai bahasa (Pali, Indonesia, daerah) dalam doa dan pembacaan kitab suci sebagai bukti pemahaman terhadap bahasa dan budaya agama Buddha.3
31Murid dapat merefleksikan peran bahasa agama Buddha dan bahasa Indonesia/daerah sebagai pembentuk identitas dan pemersatu bangsa berdasarkan nilai-nilai Buddhadharma dan Pancasila.3
32Murid dapat mendeskripsikan sikap diri sendiri dan orang lain dalam berterima kasih atas pertolongan berdasarkan kisah Bodhisattva.3
33Murid dapat menunjukkan contoh perilaku berterima kasih atas pertolongan yang mencerminkan nilai-nilai Buddhadharma dalam kehidupan sehari-hari.3
34Murid dapat menguraikan sifat-sifat Bodhisattva yang tercermin dalam riwayat kehidupan Pangeran Siddharta sebagai bentuk teladan nilai moral.3
35Murid dapat mengaitkan sifat-sifat Bodhisattva dengan nilai-nilai moral dalam kehidupan individu berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan.3
36Murid dapat menjelaskan nilai moral balas budi yang diteladankan oleh Bodhisattva dan Buddha Sakyamuni berdasarkan kisah dalam kitab suci (Itivuttaka: 106).3
37Murid dapat mengamalkan nilai balas budi dan rasa syukur sebagai bagian dari nilai-nilai Buddhadharma dalam kehidupan di rumah, sekolah, dan vihara.3
38Murid dapat merelevansikan sifat Bodhisattva serta nilai-nilai moral dalam riwayat kehidupan Pangeran Siddharta dan Buddha dengan sikap teladan dalam kehidupan sehari-hari.3
39Murid dapat menunjukkan sikap meneladan Bodhisattva dan Buddha dalam menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial di lingkungan sekitarnya.3
40Murid dapat menjelaskan cara belajar dan semangat pantang menyerah Pangeran Siddharta sebagai Bodhisattva dalam menghadapi hambatan untuk meraih kesuksesan.3
41Murid dapat mengamalkan sikap pantang menyerah yang diteladankan Bodhisattva dan Buddha dalam kegiatan belajar sehari-hari berlandaskan nilai-nilai Pancasila Buddhis.3
42Murid dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi Buddha Sakyamuni dan cara beliau mengatasinya sebagai teladan dalam meraih kesuksesan.3
43Murid dapat menerapkan nilai-nilai ketekunan dan keteguhan hati yang diteladankan Buddha Sakyamuni untuk menghadapi rintangan dalam kehidupan sehari-hari.3
44Murid dapat meneladan sifat Bodhisattva serta nilai-nilai moral dalam riwayat kehidupan Pangeran Siddharta dan Buddha untuk menghadapi hambatan dalam meraih kesuksesan secara nyata.3
45Murid dapat mengamalkan sikap bersatu dalam perbedaan dan moderasi beragama dengan meneladani nilai-nilai universal Bodhisattva dan Buddha dalam kehidupan bermasyarakat.3
46Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang sifat, nilai moral, dan keteladanan Bodhisattva serta Buddha Sakyamuni dalam berterima kasih, menghadapi hambatan, dan meraih kesuksesan melalui asesmen sumatif.3
47Murid dapat mengungkapkan sikap dan komitmen pribadi untuk meneladani nilai-nilai Bodhisattva dan Buddha dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengamalan nilai-nilai Buddhadharma dan Pancasila Buddhis.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Bab 1 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5 Semester 1. Guru dapat menggunakan rubrik ini untuk penilaian formatif maupun sumatif. Level 'Berkembang' menjadi batas ketercapaian minimal yang diharapkan. Murid yang berada di level 'Belum Berkembang' atau 'Mulai' perlu mendapatkan program remedial atau pendampingan tambahan. Pengamatan sikap (observasi) sangat dianjurkan untuk TP yang berdimensi afektif (TP 1, 4, 6), sedangkan TP 2, 3, 5 dapat dinilai melalui tes tulis atau lisan, dan TP 7–8 melalui produk/portofolio.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.