KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) MATEMATIKA Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 9.1.1 = Kelas 9, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 9.1.1 | Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar sistem persamaan linear dua variabel | 2 | | 2 | TP 9.1.2 | Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui cara grafik | 2 | | 3 | TP 9.1.3 | Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui cara substitusi | 2 | | 4 | TP 9.1.4 | Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui cara eliminasi | 2 | | 5 | TP 9.1.5 | Menyelesaikan masalah dengan menggunakan sistem persamaan linear dua variabel | 2 |
Bab 2 — Bangun Ruang (8 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 6 | TP 9.2.1 | Membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) | 2 | | 7 | TP 9.2.2 | Membuat bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dari jaring-jaringnya | 2 | | 8 | TP 9.2.3 | Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) | 2 | | 9 | TP 9.2.4 | Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaan bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) | 2 | | 10 | TP 9.2.5 | Menjelaskan cara untuk menentukan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) | 2 | | 11 | TP 9.2.6 | Menyelesaikan masalah yang terkait dengan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) | 2 | | 12 | TP 9.2.7 | Menentukan keliling, luas, panjang busur, dan luas juring lingkaran | 2 | | 13 | TP 9.2.8 | Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun ruang terhadap ukuran luas dan/atau volume | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Sistem Persamaan Linear Dua VariabelTP 9.1.1: Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar sistem persamaan linear dua variabelIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi dua variabel berbeda dari situasi/masalah kontekstual yang diberikan 2. Menyusun dua persamaan linear dua variabel yang saling terkait sesuai situasi masalah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi variabel dan belum dapat menyusun model persamaan linear dari situasi yang disajikan. | Mampu mengidentifikasi variabel, namun masih memerlukan bimbingan dalam menyusun bentuk aljabar kedua persamaan secara tepat. | Mampu mengidentifikasi variabel dan menyusun model sistem persamaan linear dua variabel secara tepat dan mandiri. | Mampu menyusun model sistem persamaan linear dua variabel dengan tepat serta memberikan interpretasi mendalam terhadap makna fisis setiap koefisien dan konstanta. |
TP 9.1.2: Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui cara grafikIndikator Pencapaian: 1. Menentukan titik-titik potong sumbu koordinat dari kedua persamaan linear 2. Menggambar grafik kedua garis pada bidang Kartesius dan menentukan titik potongnya sebagai himpunan penyelesaian | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menentukan titik potong sumbu dan belum tepat dalam menggambar garis pada bidang Kartesius. | Mampu menentukan titik potong garis, tetapi penggambaran grafik pada bidang Kartesius masih kurang presisi sehingga titik potong belum tepat ditemukan. | Mampu menggambar kedua garis pada bidang Kartesius dengan skala yang benar dan menemukan titik potong sebagai penyelesaian SPLDV secara mandiri. | Mampu menggambar grafik dengan sangat presisi, menentukan penyelesaiannya, serta menganalisis hubungan kedua garis (berpotongan, sejajar, atau berimpit) secara mandiri. |
TP 9.1.3: Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui cara substitusiIndikator Pencapaian: 1. Mengubah salah satu persamaan menjadi bentuk eksplisit (menyatakan satu variabel dalam variabel lain) 2. Mensubstitusikan persamaan ke persamaan lainnya dan menghitung nilai kedua variabel secara tepat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengubah bentuk persamaan dan belum dapat melakukan langkah substitusi antarvariabel. | Mampu menyatakan satu variabel dalam variabel lain, namun masih melakukan kekeliruan perhitungan aljabar saat melakukan substitusi. | Mampu melakukan langkah substitusi secara runtut dan memperoleh nilai kedua variabel dengan tepat secara mandiri. | Mampu memilih variabel termudah untuk disubstitusikan secara efisien, menyelesaikan perhitungan dengan teliti, serta memeriksa kebenaran hasil (validasi) ke sistem persamaan semula. |
TP 9.1.4: Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui cara eliminasiIndikator Pencapaian: 1. Menyamakan koefisien salah satu variabel yang akan dieliminasi menggunakan operasi perkalian yang sesuai 2. Mengeliminasi variabel melalui operasi penjumlahan atau pengurangan untuk menemukan nilai variabel lainnya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyamakan koefisien variabel dan belum dapat melakukan operasi eliminasi variabel. | Mampu menyamakan koefisien suatu variabel, namun masih keliru dalam memilih operasi (tambah/kurang) untuk mengeliminasi variabel tersebut. | Mampu menyamakan koefisien dan melakukan operasi eliminasi dengan runtut hingga menemukan himpunan penyelesaian secara tepat dan mandiri. | Mampu menyelesaikan SPLDV menggunakan metode eliminasi murni maupun kombinasi (eliminasi-substitusi) dengan langkah yang paling efektif dan sistematis. |
TP 9.1.5: Menyelesaikan masalah dengan menggunakan sistem persamaan linear dua variabelIndikator Pencapaian: 1. Merancang model matematika dari permasalahan kehidupan sehari-hari yang melibatkan SPLDV 2. Menyelesaikan model SPLDV dan menafsirkan solusi numerik kembali ke konteks awal masalah | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu memodelkan dan belum dapat menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan konsep SPLDV. | Mampu memodelkan masalah kontekstual ke dalam SPLDV, tetapi penyelesaian akhir dan penafsirannya masih membutuhkan arahan guru. | Mampu memodelkan situasi nyata ke bentuk SPLDV, menyelesaikan model tersebut, dan menafsirkan maknanya sesuai konteks masalah secara mandiri. | Mampu memodelkan dan menyelesaikan masalah kontekstual yang kompleks serta mengevaluasi kelogisan solusi terhadap batasan kondisi di dunia nyata. |
Bab 2 — Bangun RuangTP 9.2.1: Membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut)Indikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi bentuk dan jumlah bangun datar pembentuk sisi-sisi bangun ruang 2. Menggambar pola jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas, kerucut) dengan proporsi dan ukuran yang tepat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi komponen bidang sisi dan belum dapat menggambar jaring-jaring bangun ruang yang ditugaskan. | Mampu menggambar beberapa bagian sisi bangun datar pembentuk, namun susunan pola jaring-jaring belum tepat untuk membentuk bangun ruang utuh. | Mampu menggambar pola jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas, kerucut) dengan posisi bidang dan ukuran sisi yang tepat dan mandiri. | Mampu membuat berbagai variasi pola jaring-jaring yang valid untuk bangun ruang yang sama secara kreatif, presisi, dan proporsional. |
TP 9.2.2: Membuat bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dari jaring-jaringnyaIndikator Pencapaian: 1. Memotong dan melipat pola jaring-jaring bangun ruang secara rapi dan akurat 2. Merakit jaring-jaring menjadi model bangun ruang 3 dimensi yang kokoh dan presisi | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merakit jaring-jaring menjadi bentuk bangun ruang tiga dimensi secara tepat. | Mampu merakit jaring-jaring menjadi bangun ruang, namun bentuknya masih kurang rapi, kurang presisi, atau bagian sambungan belum pas. | Mampu merakit jaring-jaring menjadi model bangun ruang (prisma, tabung, limas, kerucut) yang rapi, tepat, dan kokoh secara mandiri. | Mampu merakit bangun ruang dengan tingkat kerapian dan presisi tinggi, serta mampu menjelaskan hubungan antara rusuk/sisi yang bertemu pada model tersebut. |
TP 9.2.3: Menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut)Indikator Pencapaian: 1. Menguraikan luas permukaan bangun ruang sebagai jumlahan luas seluruh sisi pembentuknya 2. Menjelaskan asal-usul rumus luas permukaan bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas, kerucut) secara sistematis | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menguraikan hubungan antara luas sisi-sisi pembentuk dengan luas permukaan bangun ruang. | Mampu menyebutkan rumus luas permukaan bangun ruang, namun belum dapat menjelaskan proses penurunan rumus dari jaring-jaring sisi bangun ruang. | Mampu menjelaskan cara penentuan luas permukaan bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas, kerucut) berdasarkan jumlahan luas bidang pembentuknya secara runtut dan mandiri. | Mampu menjelaskan konsep dan proses penemuan rumus luas permukaan semua bangun ruang secara komprehensif serta menghubungkannya dengan penalaran geometri yang logis. |
TP 9.2.4: Menyelesaikan masalah yang terkait dengan luas permukaan bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut)Indikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi unsur-unsur dan rumus luas permukaan bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas, dan kerucut) yang relevan dengan konteks masalah 2. Menghitung luas permukaan bangun ruang tunggal dan gabungan dalam situasi kontekstual dengan tepat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi rumus luas permukaan bangun ruang yang sesuai dan melakukan kesalahan hitung mendasar meskipun telah diberikan bimbingan langsung. | Mampu mengidentifikasi rumus luas permukaan bangun ruang sisi datar atau sisi lengkung, namun masih memerlukan bantuan dan arahan untuk menyelesaikan masalah kontekstual atau bangun ruang gabungan. | Mampu secara mandiri merumuskan dan menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan luas permukaan prisma, tabung, bola, limas, maupun kerucut dengan prosedur dan perhitungan yang tepat. | Mampu menyelesaikan masalah kontekstual yang kompleks (termasuk bangun ruang gabungan dan estimasi biaya bahan) serta memvalidasi hasil perhitungan dan memberikan alternatif penyelesaian yang efisien. |
TP 9.2.5: Menjelaskan cara untuk menentukan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut)Indikator Pencapaian: 1. Menjelaskan konsep penurunan rumus volume bangun ruang berdasarkan hubungan antar-bangun (misal: tabung ke kerucut, prisma ke limas) 2. Menguraikan langkah-langkah penentuan volume bangun ruang secara logis dan runtut | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan rumus volume bangun ruang atau menjelaskan kaitan antar-dimensi pembentuk volume tanpa panduan penuh dari guru. | Mampu menyebutkan rumus volume bangun ruang, tetapi penjelasan mengenai asal-usul atau keterkaitan antar-rumus (seperti volume kerucut terhadap tabung) masih belum runtut. | Mampu menjelaskan secara runtut dan tepat konsep penentuan volume bangun ruang prisma, tabung, bola, limas, dan kerucut menggunakan bahasa matematis yang tepat. | Mampu menguraikan keterkaitan konsep volume antar-bangun ruang secara mendalam disertai representasi visual atau penalaran geometris yang komprehensif. |
TP 9.2.6: Menyelesaikan masalah yang terkait dengan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut)Indikator Pencapaian: 1. Menerapkan rumus volume bangun ruang yang sesuai untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual 2. Menentukan salah satu dimensi bangun ruang jika volume dan dimensi lainnya diketahui | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu memilih rumus volume yang sesuai dengan konteks permasalahan dan kesulitan menerapkan operasi aritmetika terkait. | Mampu memilih rumus volume yang benar untuk bangun ruang tunggal, tetapi masih mengalami kekeliruan perhitungan atau kesulitan ketika mencari dimensi yang belum diketahui. | Mampu menyelesaikan masalah kontekstual terkait volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas, kerucut) secara mandiri dengan langkah terstruktur dan hasil yang akurat. | Mampu menyelesaikan masalah kontekstual multi-langkah (seperti debit pengisian wadah, perbandingan kapasitas volume, atau bentuk komposit) secara mandiri, tepat, dan fleksibel. |
TP 9.2.7: Menentukan keliling, luas, panjang busur, dan luas juring lingkaranIndikator Pencapaian: 1. Menghitung keliling dan luas lingkaran menggunakan nilai pi yang tepat 2. Menghitung panjang busur dan luas juring berdasarkan rasio sudut pusat terhadap sudut satu putaran penuh | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan konsep keliling dan luas lingkaran serta kesulitan menentukan nilai perbandingan sudut juring/busur. | Mampu menghitung keliling dan luas lingkaran standar, namun masih membutuhkan panduan dalam menghitung panjang busur dan luas juring menggunakan perbandingan sudut pusat. | Mampu menghitung keliling, luas, panjang busur, dan luas juring lingkaran secara mandiri, akurat, dan sesuai dengan prosedur matematis. | Mampu menganalisis dan menyelesaikan variasi soal kontekstual terkait unsur-unsur lingkaran (misal: luas juring untuk selimut kerucut atau lintasan roda) dengan cepat dan tepat. |
TP 9.2.8: Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun ruang terhadap ukuran luas dan/atau volumeIndikator Pencapaian: 1. Menganalisis dampak perbesaran/pengecilan skala dimensi panjang terhadap luas permukaan bangun ruang 2. Menganalisis dan menjelaskan dampak perbesaran/pengecilan faktor skala k terhadap perubahan volume bangun ruang | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali bahwa perubahan ukuran dimensi linear mengakibatkan perubahan non-linear pada luas permukaan dan volume. | Mampu menghitung perubahan luas atau volume melalui perhitungan manual ulang dari awal, tetapi belum memahami pola rasio perubahan kuadratik (k²) dan kubik (k³). | Mampu menjelaskan dan membuktikan pengaruh faktor perbesaran k terhadap luas permukaan (menjadi k² kali) dan volume (menjadi k³ kali) secara tepat. | Mampu menggeneralisasi prinsip perubahan proporsional untuk memprediksi perubahan luas dan volume pada berbagai kasus tanpa harus menghitung nilai riil secara penuh, serta mengomunikasikan penalarannya secara kritis. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Sistem Persamaan Linear Dua Variabel; Bab 2 — Bangun Ruang (total 13 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |