Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightMatematikachevron_rightKelas 7

KKTP Matematika Kelas 7 — Semester 1

KKTPSMPKelas 7DSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Matematika kelas 7 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Matematika Kelas 7 — Semester 1

Matematika · Kelas 7

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

MATEMATIKA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan pengertian bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif dengan memodelkannya pada konteks nyata seperti suhu dan ketinggian.3
2Murid dapat meletakkan bilangan bulat pada garis bilangan dengan menentukan arah dan jarak dari titik nol secara tepat.3
3Murid dapat membandingkan dua bilangan bulat menggunakan tanda lebih dari (>) dan kurang dari (<) dengan bantuan garis bilangan.3
4Murid dapat mengurutkan sekumpulan bilangan bulat dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya dan menuliskan notasinya dengan tepat.3
5Murid dapat mengenal dan menggunakan hubungan antara bilangan bulat dan kebalikannya (invers penjumlahan) untuk menyelesaikan masalah.3
6Murid dapat menentukan hasil penjumlahan bilangan bulat positif dan negatif menggunakan garis bilangan maupun aturan operasi hitung.3
7Murid dapat menentukan hasil pengurangan bilangan bulat, termasuk pengurangan yang melibatkan bilangan bulat negatif.3
8Murid dapat menghubungkan operasi pengurangan bilangan bulat dengan konsep invers penjumlahan untuk menyelesaikan masalah kontekstual.3
9Murid dapat menentukan hasil perkalian bilangan bulat dengan memahami aturan tanda (positif × positif, positif × negatif, negatif × negatif).3
10Murid dapat menggunakan sifat komutatif dan asosiatif pada operasi perkalian bilangan bulat untuk menyederhanakan perhitungan.3
11Murid dapat menentukan hasil pembagian bilangan bulat dengan memahami aturan tanda hasil pembagian.3
12Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual sederhana yang melibatkan operasi campuran penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat.3
13Murid dapat menentukan semua faktor dari suatu bilangan bulat positif melalui konsep pasangan faktor.3
14Murid dapat menentukan faktor persekutuan dari dua bilangan bulat positif.3
15Murid dapat mengidentifikasi bilangan prima dan menjelaskan fakta bahwa setiap bilangan cacah lebih dari 1 dapat ditulis tepat satu cara sebagai hasil kali bilangan prima.3
16Murid dapat menentukan faktorisasi prima suatu bilangan bulat positif menggunakan pohon faktor.3
17Murid dapat menentukan FPB dari dua bilangan bulat positif menggunakan faktorisasi prima.3
18Murid dapat menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan FPB bilangan bulat.3
19Murid dapat menentukan KPK dari dua bilangan bulat positif menggunakan faktorisasi prima.3
20Murid dapat menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan KPK bilangan bulat.3
21Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual kehidupan sehari-hari yang melibatkan operasi hitung campuran bilangan bulat (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian).3
22Murid dapat memberikan estimasi atau perkiraan hasil operasi bilangan bulat dalam konteks masalah nyata seperti keuangan sederhana dan pengukuran.3
23Murid dapat menunjukkan penguasaan kompetensi membaca, menulis, membandingkan, dan melakukan operasi hitung bilangan bulat (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) melalui asesmen sumatif.3
24Murid dapat menunjukkan kemampuan menentukan faktor, faktorisasi prima, FPB, dan KPK serta menerapkannya dalam penyelesaian masalah melalui asesmen sumatif.3
25Murid dapat mengenali adanya bilangan lain di antara dua bilangan bulat dan menyebutkan contohnya dalam konteks kehidupan sehari-hari (suhu, kecepatan internet).3
26Murid dapat menjelaskan pengertian bilangan rasional sebagai bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a dan b bilangan bulat serta b ≠ 0.3
27Murid dapat mengidentifikasi suatu bilangan (bilangan bulat, pecahan biasa, pecahan campuran) sebagai bilangan rasional dengan menuliskannya dalam bentuk a/b.3
28Murid dapat menentukan berbagai bentuk pecahan a/b yang ekuivalen untuk menyatakan satu nilai bilangan rasional yang sama.3
29Murid dapat mengubah bilangan rasional dari bentuk pecahan a/b ke bentuk desimal (desimal terbatas atau desimal berulang tak terbatas).3
30Murid dapat membedakan bilangan rasional dan bilangan irasional berdasarkan sifat bentuk desimalnya, serta menggambarkan hubungan jenis-jenis bilangan dalam diagram Venn sistem bilangan Real.3
31Murid dapat menaksir (estimasi) nilai suatu bilangan rasional dan meletakkannya pada garis bilangan dengan tepat.3
32Murid dapat membandingkan dua bilangan rasional (dalam bentuk pecahan maupun desimal) menggunakan tanda <, >, atau = dengan menyamakan penyebut atau memperhatikan nilai tempat.3
33Murid dapat mengurutkan sekumpulan bilangan rasional (positif, negatif, pecahan, dan desimal) dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.3
34Murid dapat menempatkan urutan bilangan rasional pada garis bilangan untuk memvisualisasikan posisi relatif setiap bilangan.3
35Murid dapat melakukan estimasi hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional menggunakan bilangan bulat terdekat sebelum menghitung secara tepat.3
36Murid dapat melakukan estimasi hasil perkalian dan pembagian bilangan rasional dalam konteks masalah kontekstual sederhana untuk menentukan kewajaran jawaban.3
37Murid dapat menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional dalam bentuk pecahan (berpenyebut sama maupun berbeda) secara prosedural.3
38Murid dapat menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional dalam bentuk desimal dengan memperhatikan nilai tempat.3
39Murid dapat menentukan hasil perkalian bilangan rasional dalam bentuk pecahan dan desimal secara prosedural.3
40Murid dapat menentukan hasil pembagian bilangan rasional dalam bentuk pecahan dan desimal dengan menggunakan konsep invers perkalian.3
41Murid dapat menyelesaikan operasi hitung campuran (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan rasional dengan memperhatikan urutan operasi yang benar.3
42Murid dapat menggunakan sifat komutatif, asosiatif, dan distributif pada operasi hitung bilangan rasional untuk menyederhanakan perhitungan.3
43Murid dapat memecahkan masalah kontekstual (termasuk berkaitan dengan literasi finansial) yang melibatkan operasi hitung bilangan rasional dengan memilih operasi yang tepat berdasarkan kata kunci masalah.3
44Murid dapat memberikan estimasi/perkiraan solusi dan memeriksa kewajaran hasil penyelesaian masalah kontekstual yang melibatkan bilangan rasional.3
45Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengertian, perbandingan, dan urutan bilangan rasional melalui asesmen tertulis.3
46Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan melakukan operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan rasional serta penerapannya dalam penyelesaian masalah kontekstual melalui asesmen tertulis.3
47Murid dapat menjelaskan pengertian rasio sebagai perbandingan secara perkalian (multiplikatif) antara dua besaran.3
48Murid dapat membedakan perbandingan secara penjumlahan (selisih) dan perbandingan secara perkalian (rasio) dari situasi nyata.3
49Murid dapat menyatakan rasio dalam berbagai bentuk, yaitu notasi a:b, pecahan, dan persen, serta menjelaskan hubungan antar bentuk tersebut.3
50Murid dapat membaca dan menulis rasio dari situasi sehari-hari menggunakan bentuk yang sesuai.3
51Murid dapat menentukan rasio ekuivalen dengan cara mengalikan atau membagi kedua suku rasio dengan bilangan yang sama.3
52Murid dapat menyederhanakan rasio ke bentuk paling sederhana dan menggunakannya dalam penyelesaian masalah kontekstual.3
53Murid dapat menggunakan konsep rasio untuk menyelesaikan masalah kontekstual, seperti perbandingan bahan dalam resep, campuran warna, atau komposisi larutan.3
54Murid dapat membandingkan dua rasio untuk menentukan komposisi yang lebih besar atau lebih kecil dalam suatu situasi nyata.3
55Murid dapat menjelaskan konsep proporsi sebagai pernyataan kesetaraan dua rasio dan menghubungkannya dengan konsep rasio ekuivalen.3
56Murid dapat menentukan nilai yang tidak diketahui dalam suatu proporsi untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.3
57Murid dapat menjelaskan konsep faktor skala sebagai rasio antara ukuran gambar/model dengan ukuran sesungguhnya.3
58Murid dapat menggunakan faktor skala untuk menghitung ukuran sesungguhnya atau ukuran gambar pada peta, denah, dan model berskala.3
59Murid dapat menjelaskan pengaruh perubahan skala secara proporsional terhadap panjang sisi dan luas bangun datar.3
60Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perubahan ukuran bangun datar secara proporsional menggunakan faktor skala.3
61Murid dapat menjelaskan konsep laju perubahan satuan sebagai rasio antara dua besaran berbeda satuan, seperti kecepatan (km/jam) dan harga satuan (Rp/unit).3
62Murid dapat menghitung laju perubahan satuan dari data yang diberikan dan menginterpretasikan maknanya dalam konteks nyata.3
63Murid dapat menggunakan laju perubahan satuan untuk membandingkan dua pilihan atau lebih dan mengambil keputusan yang tepat dalam situasi kontekstual.3
64Murid dapat menyelesaikan masalah yang melibatkan rasio dengan satuan berbeda, termasuk masalah yang berkaitan dengan literasi finansial seperti perbandingan harga per satuan.3
65Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang konsep rasio, rasio ekuivalen, proporsi, skala, dan laju perubahan satuan melalui penyelesaian soal asesmen sumatif.3
66Murid dapat menggunakan rasio dalam berbagai bentuk (skala, proporsi, dan laju perubahan) untuk menyelesaikan masalah kontekstual secara mandiri.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Matematika Kelas 7 Semester 1 Bab 1 (Bilangan Bulat) sesuai CP Fase D elemen Bilangan. Guru disarankan menggunakan rubrik ini bersama portofolio dan observasi selama proses pembelajaran, bukan hanya pada tes sumatif. Level 'Berkembang' ditetapkan sebagai batas ketercapaian minimal yang diharapkan untuk seluruh murid. Murid yang berada pada level 'Belum Berkembang' dan 'Mulai' perlu mendapatkan program tindak lanjut berupa pembelajaran berdiferensiasi atau remedial terbimbing sebelum melanjutkan ke bab berikutnya. Interval nilai dapat disesuaikan oleh guru sesuai karakteristik dan konteks satuan pendidikan masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Dokumen terkait

Perangkat pendamping untuk mapel dan kelas yang sama.

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.