| 1 | — | Murid dapat membaca bilangan cacah tiga angka sampai 1.000 dengan benar menggunakan kartu bilangan dan benda konkret. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat menyebutkan nama bilangan cacah sampai 1.000 yang disajikan dalam bentuk lambang bilangan. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menuliskan lambang bilangan cacah sampai 1.000 berdasarkan nama bilangan yang didengar atau dibaca dengan benar. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat menuliskan nama bilangan cacah sampai 1.000 berdasarkan lambang bilangan yang diberikan dengan benar. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat menentukan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan pada bilangan cacah tiga angka sampai 1.000 menggunakan benda konkret atau gambar. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat menjelaskan arti nilai tempat setiap angka pada bilangan cacah sampai 1.000 dengan benar. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat melakukan komposisi bilangan cacah sampai 1.000 berdasarkan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat melakukan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000 ke dalam bentuk ratusan, puluhan, dan satuan. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000 menggunakan simbol lebih besar (>), lebih kecil (<), atau sama dengan (=) dengan benar. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 1.000 dari yang terkecil ke terbesar dengan benar. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 1.000 dari yang terbesar ke terkecil dengan benar. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat menentukan hasil penjumlahan dua bilangan cacah sampai 100 tanpa menyimpan dengan benar menggunakan cara bersusun. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat menentukan hasil penjumlahan dua bilangan cacah sampai 100 dengan menyimpan menggunakan cara bersusun dengan benar. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 100 dengan benar. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat menentukan hasil pengurangan dua bilangan cacah sampai 100 tanpa mengambil (meminjam) menggunakan cara bersusun dengan benar. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat menentukan hasil pengurangan dua bilangan cacah sampai 100 dengan mengambil (meminjam) menggunakan cara bersusun dengan benar. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100 dengan benar. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menentukan hasil perkalian dua bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol dengan benar. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat menjelaskan konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang pada bilangan cacah sampai 100 dengan benar. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat menentukan hasil pembagian dua bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol dengan benar. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat menjelaskan konsep pembagian sebagai pengurangan berulang atau kebalikan perkalian pada bilangan cacah sampai 100 dengan benar. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual sehari-hari yang melibatkan operasi perkalian bilangan cacah sampai 100 dengan benar. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual sehari-hari yang melibatkan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan benar. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menunjukkan kemampuan membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, dan mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000 melalui asesmen sumatif. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat menunjukkan kemampuan menyelesaikan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100 melalui asesmen sumatif. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100 menggunakan contoh kontekstual dari kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat mengidentifikasi bagian-bagian kalimat matematika (suku pertama, suku kedua, dan hasil) pada kalimat penjumlahan bilangan cacah sampai 100. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penyelesaian kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 ketika nilai pada suku pertama belum diketahui (contoh: ... + 4 = 12). | 3 |
| 29 | — | Murid dapat menemukan nilai yang belum diketahui pada suku pertama dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 menggunakan sifat-sifat operasi penjumlahan. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penyelesaian kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 ketika nilai pada suku kedua belum diketahui (contoh: 4 + ... = 12). | 3 |
| 31 | — | Murid dapat menemukan nilai yang belum diketahui pada suku kedua dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 menggunakan sifat-sifat operasi penjumlahan. | 3 |
| 32 | — | Murid dapat menemukan berbagai pasangan nilai yang mungkin untuk dua suku yang belum diketahui dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 (contoh: ... + ... = 12). | 3 |
| 33 | — | Murid dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 untuk menyelesaikan masalah kontekstual kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penyelesaian kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 ketika nilai pada bilangan yang dikurangi belum diketahui (contoh: ... − 4 = 8). | 3 |
| 35 | — | Murid dapat menemukan nilai yang belum diketahui pada bilangan yang dikurangi dalam kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 menggunakan sifat-sifat operasi pengurangan. | 3 |
| 36 | — | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penyelesaian kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 ketika nilai pengurang belum diketahui (contoh: 12 − ... = 4). | 3 |
| 37 | — | Murid dapat menemukan nilai pengurang yang belum diketahui dalam kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 menggunakan sifat-sifat operasi pengurangan. | 3 |
| 38 | — | Murid dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 untuk menyelesaikan masalah kontekstual kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 39 | — | Murid dapat membentuk kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 berdasarkan situasi kontekstual, kemudian menentukan nilai yang belum diketahui di dalamnya. | 3 |
| 40 | — | Murid dapat menunjukkan kemampuan menjelaskan langkah-langkah penyelesaian dan mengisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan bilangan cacah sampai 100 secara mandiri. | 3 |
| 41 | — | Murid dapat menunjukkan kemampuan menjelaskan langkah-langkah penyelesaian dan mengisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan bilangan cacah sampai 100 secara mandiri. | 3 |
| 42 | — | Murid dapat mengidentifikasi berbagai alat ukur panjang baku (penggaris, meteran gulung, meteran rol, pengukur tinggi badan) dan menyebutkan satuan yang digunakan (cm, m). | 3 |
| 43 | — | Murid dapat memilih alat ukur panjang yang tepat sesuai dengan benda yang akan diukur dalam kehidupan sehari-hari. | 2 |
| 44 | — | Murid dapat mengukur panjang benda di sekitarnya (pensil, buku, meja) menggunakan penggaris dengan satuan sentimeter (cm) secara tepat. | 3 |
| 45 | — | Murid dapat mencatat dan membandingkan hasil pengukuran panjang beberapa benda menggunakan satuan cm dalam tabel sederhana. | 3 |
| 46 | — | Murid dapat mengukur panjang benda atau jarak yang lebih besar (tinggi badan, panjang ruangan) menggunakan meteran dengan satuan meter (m) secara tepat. | 3 |
| 47 | — | Murid dapat mengestimasi panjang benda sebelum mengukur dan membandingkan hasil estimasi dengan hasil pengukuran menggunakan satuan m. | 3 |
| 48 | — | Murid dapat menentukan hubungan antarsatuan baku panjang, yaitu 1 m = 100 cm, melalui kegiatan pengamatan dan eksplorasi. | 2 |
| 49 | — | Murid dapat mengubah satuan panjang dari meter ke sentimeter dan sebaliknya menggunakan konsep hubungan 1 m = 100 cm. | 3 |
| 50 | — | Murid dapat menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan yang melibatkan satuan panjang (cm dan m) dalam konteks kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 51 | — | Murid dapat membandingkan dan mengurutkan panjang beberapa benda yang dinyatakan dalam satuan cm atau m menggunakan pemahaman nilai tempat bilangan cacah. | 3 |
| 52 | — | Murid dapat menunjukkan kemampuan mengukur panjang benda menggunakan satuan baku (cm dan m) dengan memilih alat ukur yang tepat. | 3 |
| 53 | — | Murid dapat menentukan hubungan antarsatuan baku panjang dan mengubah satuan panjang (cm ke m atau sebaliknya) dengan benar. | 3 |
| 54 | — | Murid dapat mengidentifikasi berbagai alat ukur berat baku (timbangan duduk, timbangan digital, timbangan kodok) dan menyebutkan satuan yang digunakan (g, kg). | 3 |
| 55 | — | Murid dapat memilih alat ukur berat yang tepat sesuai dengan benda yang akan diukur dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 56 | — | Murid dapat mengukur berat benda di sekitarnya menggunakan timbangan dengan satuan gram (g) dan kilogram (kg) secara tepat. | 3 |
| 57 | — | Murid dapat mencatat dan membandingkan hasil pengukuran berat beberapa benda menggunakan satuan g dan kg dalam tabel sederhana. | 3 |
| 58 | — | Murid dapat menentukan hubungan antarsatuan baku berat, yaitu 1 kg = 1.000 g dan 1 ons = 100 g, melalui kegiatan pengamatan dan eksplorasi. | 3 |
| 59 | — | Murid dapat mengubah satuan berat dari kilogram ke gram dan sebaliknya menggunakan konsep hubungan 1 kg = 1.000 g. | 3 |
| 60 | — | Murid dapat menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan yang melibatkan satuan berat (g dan kg) dalam konteks kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 61 | — | Murid dapat membandingkan dan mengurutkan berat beberapa benda yang dinyatakan dalam satuan g atau kg menggunakan pemahaman bilangan cacah. | 3 |
| 62 | — | Murid dapat menunjukkan kemampuan mengukur berat benda menggunakan satuan baku (g dan kg) dengan memilih alat ukur yang tepat. | 3 |
| 63 | — | Murid dapat menentukan hubungan antarsatuan baku berat dan mengubah satuan berat (g ke kg atau sebaliknya) dengan benar. | 3 |
| 64 | — | Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang pengukuran panjang benda menggunakan satuan baku (cm, m) serta hubungan antarsatuannya. | 3 |
| 65 | — | Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang pengukuran berat benda menggunakan satuan baku (g, kg) serta hubungan antarsatuannya. | 3 |
| 66 | — | Murid dapat menyelesaikan soal-soal yang melibatkan pengukuran panjang dan berat dengan satuan baku dalam berbagai konteks masalah kehidupan sehari-hari. | 3 |