Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightMatematikachevron_rightKelas 10

KKTP Matematika Kelas 10 — Semester 1

KKTPSMAKelas 10ESemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Matematika kelas 10 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Matematika Kelas 10 — Semester 1

Matematika · Kelas 10

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

MATEMATIKA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat membedakan bentuk eksponen dan yang bukan eksponen serta menuliskan perkalian berulang dalam notasi eksponen dengan benar.3
2Murid dapat memodelkan situasi kehidupan sehari-hari (seperti penyebaran virus atau konten viral) ke dalam bentuk eksponen.3
3Murid dapat menggeneralisasi sifat-sifat eksponen (perkalian bilangan berpangkat, pembagian bilangan berpangkat, dan pangkat dari pangkat) melalui eksplorasi pola.3
4Murid dapat membuktikan sifat-sifat eksponen menggunakan definisi perkalian berulang dan menyederhanakan ekspresi eksponen menggunakan sifat tersebut.3
5Murid dapat menggeneralisasi sifat bilangan berpangkat nol, pangkat negatif, dan pangkat pecahan serta menjelaskan maknanya secara matematis.3
6Murid dapat menggunakan sifat pangkat pecahan untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan bilangan berpangkat rasional.3
7Murid dapat menjelaskan hubungan antara bilangan berpangkat pecahan dan bentuk akar serta menyederhanakan bentuk akar menggunakan sifat-sifat eksponen.3
8Murid dapat merasionalkan penyebut pecahan yang mengandung bentuk akar dengan benar.3
9Murid dapat menjelaskan definisi fungsi eksponensial f(x) = aˣ (a > 0, a ≠ 1) dan mengidentifikasi karakteristik grafik fungsi eksponensial berdasarkan nilai basisnya.3
10Murid dapat membuat dan menginterpretasi grafik fungsi eksponensial menggunakan tabel nilai atau aplikasi (GeoGebra).3
11Murid dapat membedakan fungsi pertumbuhan eksponen dan fungsi peluruhan eksponen serta mengidentifikasi ciri-ciri masing-masing dari grafik dan rumusnya.3
12Murid dapat memodelkan dan menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan pertumbuhan dan peluruhan eksponensial (seperti pertumbuhan penduduk atau peluruhan zat).3
13Murid dapat menyelesaikan soal-soal yang mencakup sifat-sifat bilangan berpangkat (termasuk pangkat pecahan) dan bentuk akar sebagai bukti ketercapaian kompetensi bilangan.3
14Murid dapat menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan persamaan eksponensial berbasis sama dan fungsi eksponensial sebagai bukti ketercapaian kompetensi aljabar dan fungsi.3
15Murid mampu mengidentifikasi pola bilangan dan menjelaskan pengertian barisan bilangan beserta unsur-unsurnya (suku, beda) melalui eksplorasi kontekstual.3
16Murid mampu menentukan suku ke-n dari suatu barisan aritmetika menggunakan rumus Un = a + (n-1)b dan menerapkannya pada masalah sehari-hari.3
17Murid mampu mengidentifikasi ciri barisan geometri berdasarkan rasio tetap antar suku yang berdekatan melalui kegiatan eksplorasi pelipatan kertas.3
18Murid mampu menentukan suku ke-n dari suatu barisan geometri menggunakan rumus Un = a · r^(n-1) dan mengidentifikasi masalah yang dapat dimodelkan dengan barisan geometri.3
19Murid mampu menjelaskan konsep deret aritmetika sebagai jumlah suku-suku barisan aritmetika dan menemukan rumus Sn = n/2 · (2a + (n-1)b) melalui eksplorasi.3
20Murid mampu menentukan jumlah n suku pertama dari suatu deret aritmetika dan menyelesaikan masalah kontekstual yang dapat dimodelkan dengan deret aritmetika.3
21Murid mampu menentukan jumlah n suku pertama dari suatu deret geometri menggunakan rumus Sn = a(r^n - 1)/(r - 1) dan menyelesaikan masalah yang dimodelkan dengan deret geometri.3
22Murid mampu membedakan deret geometri tak hingga yang konvergen dan divergen serta menentukan jumlah deret geometri tak hingga konvergen dengan rumus S∞ = a/(1-r) untuk |r| < 1.3
23Murid mampu menyelesaikan masalah keuangan yang berkaitan dengan bunga tunggal dengan menggunakan konsep barisan dan deret aritmetika.3
24Murid mampu menyelesaikan masalah keuangan yang berkaitan dengan bunga majemuk dengan menggunakan konsep barisan dan deret geometri.3
25Murid mampu menyelesaikan soal asesmen sumatif yang mencakup penentuan suku ke-n barisan aritmetika dan geometri, jumlah n suku pertama deret aritmetika dan geometri, serta aplikasi bunga tunggal dan bunga majemuk secara mandiri.3
26Murid dapat mengidentifikasi sisi depan, sisi samping, dan sisi miring pada segitiga siku-siku terhadap suatu sudut lancip yang ditentukan.3
27Murid dapat menjelaskan konsep perbandingan trigonometri tangen (tan θ) sebagai rasio sisi depan terhadap sisi samping pada segitiga siku-siku melalui kegiatan eksplorasi bayangan.3
28Murid dapat menjelaskan konsep perbandingan trigonometri sinus (sin θ) sebagai rasio sisi depan terhadap sisi miring, dan cosinus (cos θ) sebagai rasio sisi samping terhadap sisi miring pada segitiga siku-siku.3
29Murid dapat merangkum hubungan antara ketiga perbandingan trigonometri (sin, cos, tan) dan menerapkannya untuk mencari panjang sisi segitiga siku-siku yang tidak diketahui.3
30Murid dapat menemukan nilai sin, cos, dan tan untuk sudut istimewa 30°, 45°, dan 60° melalui eksplorasi segitiga siku-siku sama kaki dan segitiga sama sisi.3
31Murid dapat menggunakan nilai perbandingan trigonometri sudut istimewa untuk menyelesaikan perhitungan panjang sisi segitiga siku-siku tanpa kalkulator.3
32Murid dapat menerapkan perbandingan trigonometri (sin, cos, dan tan θ) untuk menyelesaikan masalah kontekstual sehari-hari, seperti menentukan tinggi bangunan atau jarak yang tidak dapat diukur langsung.3
33Murid dapat mengaplikasikan perbandingan trigonometri pada bangun ruang sederhana (seperti piramida) dengan mengidentifikasi segitiga siku-siku yang relevan dan menjelaskan perubahan nilai trigonometri ketika besar sudut berubah.3
34Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman konsep perbandingan trigonometri (sin, cos, tan) dari sudut lancip pada segitiga siku-siku secara tertulis.3
35Murid dapat mengaplikasikan perbandingan trigonometri termasuk nilai sudut istimewa untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah kontekstual kehidupan sehari-hari secara mandiri.3
36Murid dapat mengidentifikasi sistem persamaan linear tiga variabel dari masalah kontekstual sehari-hari dengan menentukan variabel dan membuat model matematikanya secara tepat.3
37Murid dapat menjelaskan syarat suatu sistem persamaan disebut linear (semua variabel berpangkat satu) dan membedakannya dari sistem yang bukan linear.3
38Murid dapat menyelesaikan sistem persamaan linear tiga variabel menggunakan metode substitusi dan eliminasi secara sistematis.3
39Murid dapat memeriksa kebenaran solusi sistem persamaan linear tiga variabel dengan mensubstitusikan kembali hasil ke setiap persamaan.3
40Murid dapat memodelkan masalah nyata (konteks ekonomi, fisika, atau kehidupan sehari-hari) ke dalam sistem persamaan linear tiga variabel dan menyelesaikannya.3
41Murid dapat memaknai solusi sistem persamaan linear tiga variabel dalam konteks permasalahan nyata yang diberikan.3
42Murid dapat mengidentifikasi sistem pertidaksamaan linear dua variabel dari masalah kontekstual dengan menentukan variabel, tanda ketidaksamaan yang tepat, dan membuat model matematikanya.3
43Murid dapat membedakan sistem pertidaksamaan linear dari bentuk matematika lain berdasarkan syarat linear, pertidaksamaan, dan sistem (simultan).3
44Murid dapat menggambar grafik setiap pertidaksamaan linear, menentukan daerah hasil masing-masing pertidaksamaan, dan menentukan daerah irisan yang merupakan solusi sistem pertidaksamaan linear dua variabel.3
45Murid dapat menginterpretasikan daerah solusi sistem pertidaksamaan linear dua variabel dalam konteks masalah nyata yang dimodelkan.3
46Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel, mencakup pemodelan, penyelesaian, dan pemaknaan solusi.3
47Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sistem pertidaksamaan linear dua variabel, mencakup pemodelan, penggambaran grafik, penentuan daerah solusi, dan interpretasi hasil.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan CP Fase E elemen Bilangan (Kurikulum Merdeka) dan ATP Matematika Kelas 10 Semester 1 Bab Eksponen. Guru dapat menggunakan rubrik ini untuk penilaian formatif maupun sumatif. Level 'Berkembang' merupakan batas ketercapaian minimum yang diharapkan. Murid yang berada di level 'Belum Berkembang' dan 'Mulai' perlu mendapat tindak lanjut berupa intervensi atau pembelajaran remedial yang terstruktur. Interval nilai bersifat panduan dan dapat disesuaikan dengan konteks sekolah masing-masing.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.