KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 10.1.1 = Kelas 10, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Berpikir Komputasional (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 10.1.1 | Menganalisis permasalahan sehari-hari yang kompleks dengan pendekatan berpikir komputasional | 2 | | 2 | TP 10.1.2 | Merumuskan solusi berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan sehari-hari yang kompleks | 2 | | 3 | TP 10.1.3 | Menerapkan berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan sehari-hari yang kompleks melalui simulasi langkah terstruktur | 2 | | 4 | TP 10.1.4 | Mengevaluasi hasil pemecahan permasalahan sehari-hari yang kompleks berdasarkan penerapan berpikir komputasional | 2 |
Bab 2 — Algoritma dan Pemrograman Lanjut (2 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 10.2.1 | Membandingkan beberapa algoritma untuk menyelesaikan permasalahan secara terstruktur | 2 | | 6 | TP 10.2.2 | Menerapkan algoritma pemrograman untuk menghasilkan aplikasi | 2 |
Bab 3 — Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 7 | TP 10.3.1 | Menjelaskan cara kerja KA mengenali pola citra | 2 | | 8 | TP 10.3.2 | Menjelaskan cara kerja KA mengenali pola suara | 2 | | 9 | TP 10.3.3 | Mengidentifikasi profesi di bidang KA | 3 | | 10 | TP 10.3.4 | Menganalisis tanggung jawab etika dan hukum atas penggunaan KA yang harus dipikul manusia | 3 | | 11 | TP 10.3.5 | Mengevaluasi batasan pengambilan keputusan pada KA agar kondisi tertentu tidak sepenuhnya diserahkan pada KA | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Berpikir KomputasionalTP 10.1.1: Menganalisis permasalahan sehari-hari yang kompleks dengan pendekatan berpikir komputasionalIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil (dekomposisi). 2. Mengidentifikasi pola dan informasi relevan serta mengabaikan detail yang tidak penting (abstraksi). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu memecah masalah kompleks menjadi komponen lebih sederhana dan kesulitan memilah informasi yang relevan. | Mampu melakukan dekomposisi masalah sederhana atau memilah informasi relevan dengan bimbingan dan arahan guru. | Mampu memecah masalah kompleks menjadi beberapa sub-masalah serta menyaring informasi relevan secara mandiri. | Mampu memecah masalah kompleks secara sistematis, mengidentifikasi pola tersembunyi, dan menggeneralisasi prinsip abstraksi pada konteks kasus baru. |
TP 10.1.2: Merumuskan solusi berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan sehari-hari yang kompleksIndikator Pencapaian: 1. Menyusun tahapan logis penyelesaian masalah berdasarkan hasil analisis dekomposisi. 2. Merancang model atau representasi data sederhana untuk mendukung pengambilan keputusan solusi. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun urutan langkah penyelesaian masalah yang terstruktur dan logis. | Mampu menyusun beberapa langkah penyelesaian masalah, namun urutannya belum sepenuhnya runtut tanpa bantuan guru. | Mampu merumuskan urutan langkah dan model solusi yang logis serta terstruktur secara mandiri. | Mampu merumuskan alternatif rancangan solusi yang inovatif, adaptif, serta mempertimbangkan efisiensi sumber daya secara kritis. |
TP 10.1.3: Menerapkan berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan sehari-hari yang kompleks melalui simulasi langkah terstrukturIndikator Pencapaian: 1. Mengeksekusi simulasi langkah-langkah solusi (dry run/penelusuran manual) secara urut. 2. Mendeteksi dan memperbaiki kesalahan (debugging) yang ditemukan saat simulasi berlangsung. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjalankan langkah simulasi secara runtut dan tidak menemukan letak galat (error). | Mampu menjalankan sebagian langkah simulasi, tetapi memerlukan arahan guru saat menemukan galat. | Mampu menjalankan seluruh langkah simulasi secara runtut serta membetulkan kesalahan logika sederhana secara mandiri. | Mampu mendemonstrasikan simulasi langkah terstruktur dengan cepat, mendiagnosis akar masalah galat rumit, dan mengoptimalkan efisiensi langkah secara mandiri. |
TP 10.1.4: Mengevaluasi hasil pemecahan permasalahan sehari-hari yang kompleks berdasarkan penerapan berpikir komputasionalIndikator Pencapaian: 1. Menilai kesesuaian output solusi terhadap kriteria keberhasilan masalah awal. 2. Memberikan rekomendasi perbaikan berbasis efisiensi algoritma atau akurasi langkah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menilai apakah hasil simulasi telah menjawab kriteria masalah yang dihadapi. | Mampu mengidentifikasi kesesuaian hasil akhir, namun belum mampu memberikan saran perbaikan tanpa panduan. | Mampu mengevaluasi ketercapaian hasil pemecahan masalah dan memberikan saran perbaikan berbasis data/bukti secara mandiri. | Mampu menyajikan evaluasi komprehensif, mengkritisi kelemahan solusi dari aspek efektivitas dan efisiensi, serta mengusulkan solusi lanjutan yang lebih optimal. |
Bab 2 — Algoritma dan Pemrograman LanjutTP 10.2.1: Membandingkan beberapa algoritma untuk menyelesaikan permasalahan secara terstrukturIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi alur kerja dari minimal dua algoritma berbeda untuk masalah yang sama. 2. Menganalisis perbedaan kelebihan dan kekurangan tiap algoritma berdasarkan kompleksitas langkah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan alur langkah dari dua algoritma berbeda pada kasus yang sama. | Mampu menjelaskan langkah dasar dua algoritma, tetapi belum dapat membandingkan efektivitasnya secara mandiri. | Mampu membandingkan langkah, kelebihan, dan kelemahan minimal dua algoritma secara terstruktur dan tepat. | Mampu membandingkan efisiensi algoritma secara mendalam serta merekomendasikan algoritma paling tepat berdasarkan skenario kebutuhan spesifik. |
TP 10.2.2: Menerapkan algoritma pemrograman untuk menghasilkan aplikasiIndikator Pencapaian: 1. Menerjemahkan rancangan algoritma ke dalam kode program yang berfungsi sesuai sintaks. 2. Menguji fungsionalitas aplikasi agar menghasilkan keluaran yang diharapkan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menuliskan kode program yang berfungsi dari algoritma yang telah dirancang. | Mampu mengimplementasikan potongan kode sederhana, namun aplikasi belum sepenuhnya berjalan tanpa bantuan perbaikan dari guru. | Mampu menulis dan menjalankan aplikasi yang berfungsi baik serta bebas dari error sintaks utama secara mandiri. | Mampu menghasilkan aplikasi yang modular, rapi, dan responsif, serta menambahkan fitur penanganan error (error handling) tingkat lanjut. |
Bab 3 — Literasi dan Etika Kecerdasan ArtifisialTP 10.3.1: Menjelaskan cara kerja KA mengenali pola citraIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan tahapan pemrosesan data citra (ekstraksi fitur/piksel). 2. Menjelaskan proses pencocokan pola visual citra pada model kecerdasan artifisial. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan tahapan dasar bagaimana komputer atau KA memproses data gambar. | Mampu menyebutkan konsep piksel dan data citra, tetapi belum runtut menjelaskan proses pengenalan pola tanpa bimbingan. | Mampu menjelaskan alur kerja pengenalan citra mulai dari ekstraksi fitur hingga klasifikasi label secara runut. | Mampu menerangkan mekanisme pengenalan pola citra dengan contoh analogi nyata, mengidentifikasi faktor pembatas akurasi, dan menghubungkannya dengan isu etika data visual. |
TP 10.3.2: Menjelaskan cara kerja KA mengenali pola suaraIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan transformasi sinyal audio/gelombang suara menjadi representasi data digital. 2. Menjelaskan mekanisme pengenalan pola fonem atau fitur audio oleh model KA. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan bagaimana suara diubah menjadi data digital untuk diproses oleh KA. | Mampu menyebutkan bahwa suara diubah menjadi teks/sinyal, namun belum memahami konsep ekstraksi fitur audio tanpa diarahkan. | Mampu menjelaskan urutan pemrosesan suara dari gelombang audio, ekstraksi spektrogram/fitur, hingga pengenalan pola secara tepat. | Mampu menjelaskan secara komprehensif cara kerja sistem pengenalan suara (seperti Speech-to-Text), faktor gangguan (noise), serta implikasi akurasi pada dialek/aksen. |
TP 10.3.3: Mengidentifikasi profesi di bidang KAIndikator Pencapaian: 1. Menyebutkan ragam profesi kerja di bidang kecerdasan artifisial beserta peran utamanya 2. Menjelaskan keterampilan teknis dan non-teknis yang dibutuhkan untuk berkarier di bidang KA 3. Memetakan jalur karier dan relevansi profesi KA dengan kebutuhan industri saat ini | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyebutkan jenis-jenis profesi di bidang KA secara spesifik tanpa bimbingan intensif guru. | Mampu menyebutkan beberapa profesi di bidang KA, namun masih memerlukan arahan dalam menguraikan peran dan keterampilan yang dibutuhkan. | Mampu mengidentifikasi ragam profesi di bidang KA secara mandiri, lengkap dengan deskripsi tugas dan kompetensi utama yang dipersyaratkan. | Mampu menganalisis ragam profesi di bidang KA secara komprehensif, memetakan prospek masa depan karier KA, serta mengaitkannya dengan potensi minat pribadi secara kritis. |
TP 10.3.4: Menganalisis tanggung jawab etika dan hukum atas penggunaan KA yang harus dipikul manusiaIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan prinsip-prinsip etika dalam pemanfaatan KA (seperti privasi, transparansi, dan non-diskriminasi) 2. Mengidentifikasi regulasi dan konsekuensi hukum atas pelanggaran penggunaan teknologi KA 3. Menganalisis studi kasus mengenai dampak kelalaian manusia dalam implementasi sistem KA | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi isu etika maupun aturan hukum terkait penggunaan KA meskipun telah diberikan contoh kasus. | Mampu mengenali masalah etika atau hukum dasar dalam penggunaan KA dengan bantuan stimulus atau pemantik dari guru. | Mampu menganalisis secara mandiri tanggung jawab etika dan konsekuensi hukum yang harus dipikul manusia dalam berbagai skenario pemanfaatan KA. | Mampu mengkritisi studi kasus pelanggaran etika dan hukum KA secara mendalam, serta merumuskan rekomendasi mitigasi risiko yang solutif dan bertanggung jawab. |
TP 10.3.5: Mengevaluasi batasan pengambilan keputusan pada KA agar kondisi tertentu tidak sepenuhnya diserahkan pada KAIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan keterbatasan teknis dan moral KA dalam proses pengambilan keputusan kritis 2. Menentukan skenario atau domain risiko tinggi (high-stakes) yang wajib mempertahankan kendali manusia (human-in-the-loop) 3. Menilai risiko kegagalan sistem KA jika keputusan krusial diotomatisasi penuh | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan batasan kemampuan KA dan cenderung menganggap KA dapat diandalkan sepenuhnya di segala situasi. | Mampu menyebutkan contoh kondisi di mana KA membuat kesalahan, namun masih memerlukan panduan untuk merumuskan batasan intervensi manusia. | Mampu mengevaluasi batasan pengambilan keputusan KA secara mandiri dan mengidentifikasi area berisiko tinggi yang membutuhkan kendali manusia. | Mampu menyajikan evaluasi kritis berbasis argumen logis mengenai batasan KA serta merancang kerangka kontrol manusia (human oversight) yang tepat untuk skenario berisiko tinggi. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Berpikir Komputasional; Bab 2 — Algoritma dan Pemrograman Lanjut; Bab 3 — Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial (total 11 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |