| 1 | — | Murid dapat mengidentifikasi letak geografis Indonesia (astronomis, geografis, geologis) dan menjelaskan pengaruhnya terhadap kondisi alam serta kehidupan masyarakat Indonesia. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat mengamati peta Indonesia secara sistematis untuk menemukan hubungan antara posisi geografis dan keberagaman kondisi wilayah Indonesia. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menjelaskan keberagaman ekosistem (hutan tropis, laut, mangrove, dan lainnya) di Indonesia sebagai dampak kondisi geografis yang strategis. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat mengidentifikasi persebaran sumber daya alam hayati di berbagai wilayah Indonesia dan mengaitkannya dengan upaya pemanfaatan serta pelestariannya. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat mengidentifikasi persebaran sumber daya alam tambang (mineral, batu bara, minyak bumi) di Indonesia berdasarkan peta persebaran tambang. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat berdiskusi secara kolaboratif mengenai pemanfaatan sumber daya tambang secara bertanggung jawab dan mengidentifikasi sumber daya alternatif penggantinya. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat menjelaskan konsep konektivitas antarruang di Indonesia dan dampaknya terhadap distribusi sumber daya alam serta pemenuhan kebutuhan masyarakat. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat menganalisis keterkaitan antara kondisi geografis wilayah dengan pola kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat menjelaskan berbagai faktor aktivitas manusia (deforestasi, industrialisasi, alih fungsi lahan) yang berkontribusi terhadap perubahan iklim di Indonesia. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat mengajukan pertanyaan kritis dan mendiskusikan hubungan sebab-akibat antara aktivitas manusia di Indonesia dengan gejala perubahan iklim yang terjadi. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat memprediksi dampak perubahan iklim terhadap kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Indonesia serta potensi bencana alam yang ditimbulkan. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat mengevaluasi studi kasus bencana alam di Indonesia yang berkaitan dengan perubahan iklim dan menarik simpulan mengenai kelompok masyarakat yang paling terdampak. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat merefleksikan pola adaptasi yang dilakukan masyarakat Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim dan menjelaskan upaya mitigasi bencana dalam konteks lokal dan nasional. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat merancang secara kolaboratif rencana sederhana mitigasi bencana atau adaptasi perubahan iklim yang relevan dengan kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat mengidentifikasi berbagai contoh penerapan nilai dan norma sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat menjelaskan peran nilai dan norma sosial sebagai landasan adaptasi masyarakat Indonesia terhadap perubahan iklim dan tantangan lingkungan. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat menjelaskan konsep ruang, waktu, dan manusia sebagai dasar ilmu sejarah dan IPS dalam memahami kehidupan masyarakat Indonesia dari masa ke masa. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menganalisis keterhubungan antara kondisi geografis (ruang) dengan perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia (waktu) menggunakan contoh dari lingkungan lokal. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat menjelaskan konsep toponimi dan mengidentifikasi contoh penamaan wilayah di lingkungan sekitar yang mencerminkan hubungan antara manusia, sejarah, dan kondisi geografis Indonesia. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat mengomunikasikan hasil penelusuran toponimi daerah sekitarnya sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Indonesia dalam merespons kondisi lingkungan. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat mengelaborasi hubungan antara upaya pelestarian lingkungan dan adaptasi perubahan iklim oleh masyarakat Indonesia dengan pencapaian SDGs dalam konteks lokal, nasional, dan global. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat menyajikan hasil penyelidikan secara kolaboratif mengenai kontribusi nyata masyarakat dan pemerintah Indonesia dalam mendukung SDGs terkait lingkungan hidup. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman secara menyeluruh tentang kondisi geografis Indonesia, keberagaman sumber daya alam, perubahan iklim, dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat Indonesia melalui asesmen sumatif. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat merefleksikan capaian belajar dan mengevaluasi pemahaman diri terkait seluruh materi Bab 1 sebagai dasar perbaikan dan pengembangan belajar lebih lanjut. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat menjelaskan berbagai potensi bencana yang berkaitan dengan perubahan iklim akibat aktivitas manusia di lingkungan sekitar. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat mengidentifikasi berbagai cuaca ekstrem dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat di lingkungan lokal. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat menganalisis berbagai aktivitas manusia (industri, pertanian, transportasi) yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menyebutkan berbagai aktivitas yang dapat dilakukan manusia untuk mengurangi dampak perubahan iklim. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat menjelaskan berbagai bentuk aktivitas manusia dalam melakukan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat mengumpulkan informasi secara kolaboratif tentang contoh nyata adaptasi perubahan iklim yang dilakukan masyarakat lokal. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat menerangkan aktivitas manusia dalam memanfaatkan layanan bank umum dan bank sentral untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. | 3 |
| 32 | — | Murid dapat mengidentifikasi peran bank umum dan bank sentral dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. | 3 |
| 33 | — | Murid dapat menerangkan aktivitas manusia dalam memanfaatkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat membandingkan aktivitas manusia melalui berbagai jenis lembaga keuangan berdasarkan fungsi dan perannya. | 3 |
| 35 | — | Murid dapat mengidentifikasi berbagai contoh aktivitas manusia dalam menerapkan nilai dan norma sosial yang terdapat di masyarakat. | 3 |
| 36 | — | Murid dapat mengamati dan mendokumentasikan fenomena penerapan nilai dan norma sosial dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar. | 3 |
| 37 | — | Murid dapat menjelaskan peran nilai dan norma sosial dalam mendorong aktivitas manusia untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim. | 3 |
| 38 | — | Murid dapat mengevaluasi keterkaitan antara norma sosial yang berlaku di masyarakat dengan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. | 3 |
| 39 | — | Murid dapat menjelaskan konsep toponimi sebagai bentuk aktivitas manusia dalam menelusuri sejarah dan asal-usul nama wilayah. | 3 |
| 40 | — | Murid dapat mengidentifikasi contoh toponimi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi setempat beserta maknanya. | 3 |
| 41 | — | Murid dapat menganalisis keterhubungan antara toponimi lokal dengan aktivitas manusia pada masa lampau dan pengaruhnya pada masa kini. | 3 |
| 42 | — | Murid dapat mengomunikasikan hasil penelusuran toponimi wilayah sekitar menggunakan media informasi yang tepat secara kolaboratif. | 3 |
| 43 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang ragam aktivitas manusia meliputi adaptasi perubahan iklim, lembaga keuangan, nilai dan norma sosial, serta toponimi melalui asesmen sumatif. | 3 |
| 44 | — | Murid dapat merefleksikan proses belajar dan menyusun rencana tindak lanjut dari hasil penyelidikan tentang ragam aktivitas manusia yang telah dipelajari. | 3 |