Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightIPAchevron_rightKelas 7

KKTP IPA Kelas 7 — Semester 1

KKTPSMPKelas 7DSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru IPA kelas 7 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP IPA Kelas 7 — Semester 1

IPA · Kelas 7

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

IPA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0-5960-6970-8485-100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan pengertian sains dan mengidentifikasi cabang-cabang utama ilmu sains (biologi, fisika, kimia, astronomi, geologi) beserta objek kajiannya.3
2Murid dapat mengumpulkan informasi mengenai seorang ilmuwan sains, cabang yang ia geluti, dan penemuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dari berbagai sumber.3
3Murid dapat mengidentifikasi sikap ilmiah (terbuka, sistematis, analitis, berpikir kritis, mampu mengambil keputusan) yang dimiliki ilmuwan sains dan menghubungkannya dengan cara ilmuwan bekerja.3
4Murid dapat menyajikan hasil penelusuran informasi tentang ilmuwan sains dalam bentuk poster dan mempresentasikannya di kelas secara sistematis.3
5Murid dapat menjelaskan fungsi laboratorium IPA sebagai tempat penyelidikan ilmiah dan mengidentifikasi alat-alat laboratorium beserta kegunaannya.3
6Murid dapat menerapkan prosedur keamanan dan keselamatan kerja di laboratorium IPA berdasarkan hasil pengamatan terhadap simbol-simbol keselamatan dan aturan laboratorium.3
7Murid dapat menjelaskan tahapan-tahapan metode ilmiah secara berurutan sebagai cara ilmuwan sains melakukan penyelidikan.3
8Murid dapat melakukan pengamatan terhadap fenomena di sekitar sekolah dan mencatat hasil pengamatannya dengan memperhatikan karakteristik objek yang diamati sebagai langkah awal metode ilmiah.3
9Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan.3
10Murid dapat merumuskan hipotesis yang sesuai dengan tujuan penyelidikan berdasarkan identifikasi variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.3
11Murid dapat merencanakan langkah-langkah operasional percobaan sederhana secara sistematis, termasuk menentukan alat, bahan, dan prosedur yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan ilmiah.3
12Murid dapat melakukan pengukuran besaran panjang, massa, dan waktu menggunakan alat ukur yang tepat serta mencatat hasil pengukuran dengan satuan yang benar.3
13Murid dapat menjelaskan potensi kekeliruan dalam pengukuran dan cara meminimalkannya untuk mendapatkan data yang akurat.3
14Murid dapat melakukan pengukuran besaran suhu dan volume menggunakan alat ukur yang tepat serta mencatat hasil pengukuran dengan satuan yang benar.3
15Murid dapat mengolah data hasil pengukuran dalam bentuk tabel dan menjelaskan pola atau hubungan yang ditemukan dari data tersebut.3
16Murid dapat melaksanakan percobaan sederhana sesuai rancangan yang telah dibuat, mengumpulkan data hasil pengamatan dan pengukuran secara akurat.3
17Murid dapat menganalisis data hasil percobaan menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel dan menarik kesimpulan yang relevan dengan tujuan penyelidikan berdasarkan bukti.3
18Murid dapat mengidentifikasi sumber ketidakpastian dalam penyelidikan yang telah dilakukan dan menjelaskan cara spesifik untuk meningkatkan kualitas data serta kemungkinan penjelasan alternatif atas hasil percobaan.3
19Murid dapat menulis laporan percobaan sederhana dengan struktur yang logis dan sistematis (tujuan, hipotesis, alat dan bahan, prosedur, data, analisis, kesimpulan) serta mengomunikasikan hasilnya secara lisan dengan argumen yang sesuai konteks penyelidikan.3
20Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang hakikat ilmu sains, cabang-cabang sains, peran ilmuwan, dan tahapan metode ilmiah melalui asesmen sumatif tertulis.3
21Murid dapat mendemonstrasikan keterampilan proses sains secara terpadu — mulai dari mengamati, mempertanyakan, merencanakan, menganalisis data, mengevaluasi, hingga mengomunikasikan hasil — melalui tugas unjuk kerja atau produk laporan percobaan sebagai bukti capaian akhir bab.3
22Murid dapat mendefinisikan pengertian zat dan mengidentifikasi tiga wujud zat (padat, cair, gas) berdasarkan pengamatan terhadap benda-benda di lingkungan sekitar.3
23Murid dapat menyelidiki dan membandingkan sifat-sifat zat padat, cair, dan gas (bentuk, volume, kompresibilitas) melalui percobaan sederhana dengan mencatat hasil pengamatan secara sistematis.3
24Murid dapat memodelkan pengaturan dan pergerakan partikel dalam zat padat, cair, dan gas untuk menjelaskan perbedaan sifat ketiga wujud zat tersebut.3
25Murid dapat menghubungkan keadaan partikel (jarak antar partikel dan kebebasan gerak) dengan sifat-sifat zat yang dapat diamati seperti bentuk, volume, dan kemampatan, dan menuangkannya dalam bentuk tabel ringkasan.3
26Murid dapat menjelaskan keenam proses perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, mengkristal) beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.3
27Murid dapat menjelaskan perubahan wujud zat pada skala partikel saat terjadi pemanasan dan pendinginan berdasarkan hasil demonstrasi pemanasan es batu yang diamati dan dicatat dalam bentuk tabel data suhu.3
28Murid dapat menginterpretasi data titik leleh dan titik didih berbagai zat untuk memprediksi wujud suatu zat pada suhu tertentu.3
29Murid dapat merancang penyelidikan sederhana tentang faktor yang mempengaruhi perubahan wujud zat (misalnya hujan buatan) dengan mengidentifikasi variabel bebas, terikat, dan kontrol secara tepat.3
30Murid dapat membedakan perubahan fisika dan perubahan kimia berdasarkan ciri-cirinya (reversibilitas, terbentuknya zat baru, perubahan sifat) melalui pengamatan berbagai fenomena di sekitar.3
31Murid dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai peristiwa di lingkungan sekitar sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia berdasarkan hasil pengamatan dalam percobaan sederhana.3
32Murid dapat menjelaskan konsep kerapatan (massa jenis) zat dan menghitung massa jenis benda padat menggunakan data hasil pengukuran massa dan volume.3
33Murid dapat melakukan percobaan menentukan massa jenis zat padat dan membandingkan kerapatan beberapa cairan yang berbeda menggunakan alat ukur yang sesuai, serta mencatat data secara akurat dalam tabel.3
34Murid dapat menjelaskan pengaruh perbedaan kerapatan zat terhadap peristiwa mengapung, melayang, dan tenggelam dalam kehidupan sehari-hari menggunakan konsep perbandingan massa jenis benda dan fluida.3
35Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang kerapatan zat secara sistematis dalam bentuk laporan atau presentasi yang didukung data dan argumen ilmiah yang sesuai.3
36Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang sifat zat, model partikel, perubahan wujud, perubahan fisika dan kimia, serta kerapatan zat melalui asesmen sumatif berupa perencanaan dan pelaporan hasil percobaan menyelidiki faktor yang mempengaruhi melelehnya es batu.3
37Murid dapat menerapkan keterampilan proses ilmiah secara utuh (merumuskan masalah, merancang penyelidikan, mengumpulkan dan menganalisis data, menarik kesimpulan, serta mengomunikasikan hasil) dalam konteks penyelidikan sifat dan perubahan zat.3
38Murid dapat mengidentifikasi konsep suhu sebagai ukuran derajat panas atau dingin suatu benda berdasarkan pengamatan fenomena sehari-hari di lingkungan sekitar.3
39Murid dapat menjelaskan prinsip kerja termometer dan membuat termometer sederhana dengan skala suhu yang benar sebagai alat ukur suhu harian.3
40Murid dapat membandingkan berbagai skala suhu (Celsius, Fahrenheit, Kelvin, Reamur) dan melakukan konversi antar skala suhu dengan tepat.3
41Murid dapat mengolah data hasil pengukuran suhu dalam bentuk tabel dan menjelaskan hubungan antar skala suhu berdasarkan bukti hasil perhitungan.3
42Murid dapat mendeskripsikan konsep kalor sebagai energi yang berpindah akibat perbedaan suhu serta menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan perubahan wujud zat.3
43Murid dapat melakukan percobaan sederhana untuk menyelidiki hubungan antara kalor yang diberikan dengan perubahan suhu benda, lalu menyusun laporan singkat hasil percobaan secara sistematis.3
44Murid dapat menganalisis tiga cara perpindahan kalor (konduksi, konveksi, dan radiasi) beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.3
45Murid dapat merancang dan melakukan percobaan untuk mengamati salah satu jenis perpindahan kalor, kemudian mengomunikasikan hasil pengamatan dengan argumen yang sesuai.3
46Murid dapat menjelaskan konsep pemuaian sebagai konsekuensi fenomena suhu dan kalor pada zat padat, cair, dan gas, serta mengidentifikasi contoh pemuaian dan penyusutan dalam kehidupan sehari-hari.3
47Murid dapat melakukan eksperimen bimetal untuk membuktikan konsep pemuaian zat padat, sekaligus mendeskripsikan pemanfaatan energi kalor dalam teknologi di kehidupan sehari-hari seperti balon udara dan panas bumi.3
48Murid dapat merancang dan melaksanakan percobaan ilmiah untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan melelehnya es batu, dengan menerapkan pemahaman tentang suhu, kalor, dan perpindahan kalor.3
49Murid dapat menyusun laporan hasil percobaan secara sistematis yang memuat data, analisis, dan kesimpulan berdasarkan bukti, serta mengevaluasi sumber ketidakpastian dalam penyelidikan.3
50Melalui pengamatan dan aktivitas fisik sederhana (lomba berpindah posisi duduk), murid dapat membedakan konsep jarak tempuh dan perpindahan beserta satuannya dengan benar.3
51Melalui kegiatan pengamatan di lingkungan sekitar, murid dapat mengidentifikasi konsep gerak relatif suatu benda terhadap titik acuan yang berbeda dengan tepat.3
52Melalui penyelidikan percobaan mobil-mobilan sederhana, murid dapat menghitung kecepatan dan kelajuan suatu benda bergerak menggunakan data jarak dan waktu yang terukur.3
53Melalui percobaan mobil-mobilan, murid dapat mendeskripsikan konsep percepatan sebagai perubahan kecepatan per satuan waktu dan membedakannya dengan kelajuan tetap.3
54Melalui pengamatan fenomena dan diskusi, murid dapat mengidentifikasi berbagai jenis gaya (gaya otot, gaya pegas, gaya gravitasi, gaya gesek, gaya magnet, gaya mesin) beserta contoh penerapannya dalam teknologi sehari-hari.3
55Melalui latihan soal dan percobaan sederhana, murid dapat menghitung resultan gaya dari dua gaya atau lebih yang bekerja pada satu benda secara segaris.3
56Melalui aktivitas 'sulap sains' (menarik taplak meja tanpa menjatuhkan benda), murid dapat menjelaskan konsep kelembaman (inersia) dan merumuskan bunyi Hukum I Newton dengan kata-kata sendiri.3
57Melalui pengamatan berbagai fenomena, murid dapat menganalisis minimal tiga contoh penerapan Hukum I Newton dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi kendaraan.3
58Melalui penyelidikan percobaan dengan benda bermassa berbeda, murid dapat menganalisis hubungan antara besar gaya, massa benda, dan percepatan yang dihasilkan sesuai Hukum II Newton (F = m × a).3
59Melalui pengolahan data percobaan dalam bentuk tabel dan grafik, murid dapat menyimpulkan hubungan proporsional antara gaya dan percepatan serta hubungan berbanding terbalik antara massa dan percepatan.3
60Melalui percobaan pembuatan alat penyiram tanaman sederhana, murid dapat menjelaskan prinsip gaya aksi dan reaksi pada Hukum III Newton serta mengidentifikasi pasangan gaya aksi-reaksi pada benda.3
61Melalui kegiatan berkarya produk alat penyiram tanaman, murid dapat mengomunikasikan hasil percobaan secara sistematis dalam laporan singkat yang memuat data, analisis, dan kesimpulan.3
62Melalui analisis infografik teknologi roket, murid dapat menjelaskan bagaimana prinsip Hukum III Newton, gaya dorong, dan gaya gesek bekerja pada sistem peluncuran roket.3
63Melalui proyek simulasi roket sederhana, murid dapat merancang dan menguji model roket air atau roket balon dengan menerapkan konsep Hukum Newton serta mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi jarak dan kecepatan tempuhnya.3
64Melalui asesmen sumatif tertulis, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang konsep gerak (jarak, perpindahan, kecepatan, percepatan) dan gaya (macam-macam gaya, resultan gaya, Hukum I–III Newton) serta penerapannya dalam teknologi.3
65Melalui refleksi akhir bab, murid dapat mengevaluasi capaian belajarnya sendiri terkait keterampilan inkuiri yang telah dilakukan selama pembelajaran Bab 4 dan mengidentifikasi hal yang perlu ditingkatkan.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun berdasarkan ATP Bab 1 IPA Kelas 7 Fase D dan mengacu pada CP elemen Pemahaman IPA serta Keterampilan Proses (Mengamati dan Mengomunikasikan Hasil). Guru disarankan menggunakan rubrik ini secara holistik, bukan sebagai checklist kaku. Untuk TP yang bersifat kinerja (nomor 4 dan 8), penilaian dapat didukung dengan lembar observasi atau portofolio. Interval nilai dapat disesuaikan berdasarkan karakteristik murid dan kesepakatan MGMP sekolah.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Dokumen terkait

Perangkat pendamping untuk mapel dan kelas yang sama.

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.