| 1 | — | Murid mampu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari beserta contoh penerapannya. | 3 |
| 2 | — | Murid mampu menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data sebagai alat untuk menyimpan dan mengelola data terstruktur. | 3 |
| 3 | — | Murid mampu mensimulasikan cara kerja pencarian data secara unplugged menggunakan logika VLOOKUP dan HLOOKUP. | 3 |
| 4 | — | Murid mampu menerapkan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP dalam lembar kerja untuk mencari data pada himpunan data terstruktur. | 3 |
| 5 | — | Murid mampu membedakan jenis-jenis chart (pie chart, column chart, bar chart) beserta kegunaan masing-masing dalam visualisasi data. | 3 |
| 6 | — | Murid mampu membuat chart pada aplikasi lembar kerja untuk memvisualisasikan data penumpang atau data kontekstual lainnya secara tepat. | 3 |
| 7 | — | Murid mampu menentukan kriteria peringkasan data berdasarkan kategori tertentu secara unplugged. | 3 |
| 8 | — | Murid mampu menggunakan fitur Pivot Table pada lembar kerja untuk meringkas dan menganalisis himpunan data terstruktur berdasarkan kategori yang ditentukan. | 3 |
| 9 | — | Murid mampu menyelesaikan soal asesmen sumatif yang mencakup pencarian data (VLOOKUP/HLOOKUP), visualisasi data (chart), dan peringkasan data (Pivot Table) dalam lembar kerja. | 3 |
| 10 | — | Murid mampu merefleksikan proses analisis data yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan pemanfaatan lembar kerja dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat mengenal konsep fungsi (input-proses-output) sebagai mesin komputasi dan menjelaskan cara kerja fungsi linear dalam konteks penyelesaian masalah sehari-hari. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat mengeksekusi mesin komputasi sederhana berbasis fungsi dengan mengidentifikasi nilai input, proses transformasi, dan output yang dihasilkan. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat memahami konsep himpunan data terstruktur dan memodelkan persoalan logika kehidupan sehari-hari ke dalam bentuk himpunan. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menerapkan operasi himpunan (gabungan, irisan, selisih) untuk menyelesaikan persoalan sederhana yang mengandung data berstruktur dengan volume kecil. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat mengoperasikan konversi bilangan desimal ke bilangan biner dan oktal serta sebaliknya sebagai bentuk representasi data dalam komputasi. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat mengenal organisasi data terstruktur dalam bentuk tumpukan (stack) dan menyelesaikan persoalan sederhana menggunakan konsep stack. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat menerapkan berpikir komputasional secara terpadu — meliputi konsep fungsi, himpunan data terstruktur, sistem bilangan, dan struktur data stack — untuk menyelesaikan persoalan komputasi sederhana dalam kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 18 | — | Murid mampu mengidentifikasi persoalan sehari-hari yang dapat diselesaikan menggunakan pendekatan algoritmik dengan melibatkan literasi numerasi. | 3 |
| 19 | — | Murid mampu merancang langkah-langkah penyelesaian masalah numerasi secara terurut dan logis dalam bentuk algoritma sederhana. | 3 |
| 20 | — | Murid mampu menggunakan blok Control, Input, dan Variable pada Scratch untuk membangun program visual yang menerapkan logika algoritma. | 3 |
| 21 | — | Murid mampu membuat Custom Block pada Scratch sebagai representasi prosedur/fungsi dalam algoritma pemrograman visual. | 3 |
| 22 | — | Murid mampu menerapkan konsep algoritma (urutan, perulangan, percabangan) melalui eksplorasi aktivitas Puzzle dan Maze pada Blockly Games. | 3 |
| 23 | — | Murid mampu membandingkan pendekatan algoritmik pada Scratch dan Blockly serta menjelaskan kesamaan prinsip dasar pemrograman visual antar kedua platform. | 3 |
| 24 | — | Murid mampu menerapkan struktur algoritma berupa urutan instruksi dan perulangan melalui eksplorasi Blockly Games Music. | 3 |
| 25 | — | Murid mampu menuliskan sekumpulan instruksi dalam format pseudocode yang merepresentasikan alur program yang dibuat pada Blockly Games Music. | 3 |
| 26 | — | Murid mampu menulis dan menjalankan program prosedural sederhana (Hello World, Hello Namaku) menggunakan bahasa pemrograman teks untuk memahami struktur dasar program. | 3 |
| 27 | — | Murid mampu merancang algoritma dan mengimplementasikan program prosedural untuk mencetak pola tanda bintang dari 1 sampai N dan dari N sampai 1 menggunakan struktur perulangan. | 3 |
| 28 | — | Murid mampu merancang algoritma berupa instruksi garis lajur dan kode warna untuk mengendalikan pergerakan Robot Ozobot sesuai tujuan yang ditentukan. | 3 |
| 29 | — | Murid mampu menuliskan pseudocode yang merepresentasikan urutan instruksi kode warna Ozobot untuk mengatur kecepatan dan arah gerak robot. | 3 |
| 30 | — | Murid mampu menunjukkan kemampuan merancang penyelesaian masalah yang melibatkan literasi numerasi dan menuliskan sekumpulan instruksi dalam format pseudocode secara mandiri sebagai bukti ketercapaian kompetensi Bab III. | 3 |
| 31 | — | Murid mampu mengimplementasikan algoritma pemrograman visual maupun prosedural untuk menyelesaikan persoalan sederhana sebagai bentuk asesmen sumatif akhir bab. | 3 |