| 1 | — | Murid dapat menjelaskan perbedaan konsep data dan informasi serta mendeskripsikan pentingnya validitas data di era digital. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat menerapkan penggunaan mesin pencari dengan variabel yang lebih banyak (operator pencarian, filter, dan kata kunci spesifik) untuk memperoleh informasi yang relevan dan spesifik. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menerapkan proses komputasi yang dilakukan manusia secara mandiri untuk mengumpulkan data melalui metode manual seperti kuesioner dan wawancara. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat menerapkan proses koleksi data secara otomatis menggunakan teknologi web scraping sebagai salah satu bentuk komputasi untuk mendapatkan data yang berkualitas. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat menerapkan analisis pengambilan data dengan mengolah data mentah yang telah dikumpulkan menjadi informasi yang bermakna. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat melaporkan data yang telah diolah dalam berbagai bentuk visualisasi seperti tabel, diagram, dan infografis menggunakan perangkat teknologi pengolah lembar kerja. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat menjelaskan ekosistem periksa fakta (fact-checking) beserta peran setiap komponen di dalamnya untuk membedakan informasi yang merupakan fakta dan bukan fakta. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat mengidentifikasi platform dan lembaga periksa fakta yang terpercaya sebagai bagian dari ekosistem verifikasi informasi digital. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat menjelaskan kriteria dan standar yang menyatakan suatu data dan sumber data dikatakan valid, kredibel, dan terpercaya. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat menggunakan cara membaca lateral untuk mengevaluasi berbagai informasi digital secara kritis guna menentukan kebenaran dan keandalan sumber. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat mengevaluasi data secara berkelompok sehingga menghasilkan data yang bersih, benar, dan terpercaya dengan menerapkan kriteria validasi yang telah dipelajari. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat menerapkan seluruh proses dari koleksi data, pengolahan, hingga validasi sumber untuk menghasilkan informasi yang akurat dalam skenario kasus nyata. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat menunjukkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pencarian informasi dengan banyak variabel, koleksi data, ekosistem periksa fakta, serta evaluasi validitas data dan sumber data melalui asesmen sumatif bab. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menjelaskan konsep algoritma dan merepresentasikannya dalam bentuk diagram alir dengan benar. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat menelusuri dan memvalidasi langkah-langkah diagram alir untuk permasalahan sederhana secara sistematis. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat menelusuri dan menginterpretasikan pseudokode yang diberikan untuk memahami alur logika program sederhana. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat menulis algoritma penyelesaian masalah sederhana dalam format pseudokode secara mandiri. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menulis pseudokode yang memuat ekspresi aritmatika dan logika dengan notasi yang dekat dengan bahasa komputer. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat menulis dan menelusuri pseudokode yang menggunakan struktur percabangan (if-else) untuk menyelesaikan masalah bersyarat. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat menulis pseudokode yang menggunakan struktur perulangan (loop) untuk memproses sekumpulan data secara efisien. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat mendefinisikan dan menggunakan fungsi dalam pseudokode untuk memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat merancang kasus uji yang relevan untuk memverifikasi kebenaran pseudokode yang telah ditulis. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat menguji dan memperbaiki rancangan program sederhana dalam pseudokode berdasarkan hasil kasus uji. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menjelaskan dan membandingkan algoritma pencarian (linear search, binary search) serta pengurutan (bubble sort, selection sort) standar. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat mengidentifikasi penerapan algoritma pencarian dan pengurutan pada contoh permasalahan di kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat memilih algoritma standar yang tepat (pencarian atau pengurutan) untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat menerapkan algoritma standar pilihan dalam bentuk pseudokode atau simulasi untuk menghasilkan solusi yang benar. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menjelaskan konsep dan perbedaan struktur data tumpukan (stack) dan antrean (queue) beserta operasi dasarnya (push, pop, enqueue, dequeue). | 3 |
| 29 | — | Murid dapat mensimulasikan penggunaan stack dan queue secara tepat untuk menyelesaikan kasus di kehidupan nyata dan pemrograman. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat mengidentifikasi struktur data dan algoritma standar yang relevan untuk menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur kompleks dengan volume tidak kecil. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat menerapkan struktur data dan algoritma standar secara terpadu untuk menghasilkan solusi atas persoalan kompleks sebagai bukti capaian belajar bab Algoritma dan Struktur Data. | 3 |